Permasalahan di masyarakat Indonesia dan masyarakat global, tentunya diusahakan untuk diselesaikan bersama-sama. PBB sendiri merumuskan 17 poin tujuan dan sasaran dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
Ada banyak pihak yang ikut terlibat dalam mencapai 17 SDGs tersebut, termasuk perguruan tinggi di Indonesia dan di seluruh dunia. Kegiatan penelitian para dosen dan mahasiswa Indonesia pun diarahkan untuk mendukung pencapaian SDGs tersebut. Berikut informasinya.
Pengertian Sustainable Development Goals (SDGs)
SDGs adalah komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan masyarakat untuk dapat mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Secara sederhana, SDGs dipahami sebagai tujuan yang harus dicapai dalam mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat.
SDGs kemudian dirumuskan dan disepakati oleh PBB dengan berbagai negara yang tergabung di dalamnya. Termasuk juga Indonesia. Sehingga pemerintah Indonesia dan berbagai pihak di dalam negeri ikut berusaha mencapai SDGs tersebut hingga tahun 2030 mendatang.Â
17 Tujuan dan Sasaran dalam SDGs
Memahami bahwa SDGs adalah daftar tujuan nasional dan global untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Maka dari PBB sendiri menetapkan ada 17 poin tujuan dan sasaran dalam SDGs tersebut. Adapun 17 poin tujuan dan sasaran dalam SDGs yang dimaksud adalah sebagai berikut:Â
1. Tanpa Kemiskinan (No Poverty)
Tujuan SDGs yang pertama adalah Tanpa Kemiskinan. Melalui tujuan ini, SDGs mendorong proses mengatasi masalah kemiskinan masyarakat dalam bentuk apapun. Fokus utamanya adalah mengurangi angka kemiskinan dan memastikan masyarakat rentan mendapat perlindungan sosial.
2. Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)
SDGs kedua adalah Tanpa Kelaparan. Melalui tujuan ini, SDGs berupaya untuk mengatasi masalah kelaparan dan dampaknya. Sehingga kegiatan difokuskan untuk menjamin ketersediaan pangan, pangan yang mudah diakses, pertanian yang berkelanjutan, dan sebagainya.
3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
Poin ketiga dalam tujuan SDGs adalah meningkatkan kehidupan sehat dan sejahtera. Melalui tujuan ini, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan dengan baik dan hidup lebih sejahtera.
4. Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
SDGs keempat bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan akses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui tujuan ini, SDGs mendorong masyarakat mendapat akses pendidikan berkualitas dengan mudah dan adil.
5. Kesetaraan Gender (Gender Equality)
Tujuan SDGs kelima adalah kesetaraan gender. Fokus utamanya adalah untuk menghindari segala bentuk ketidakadilan berdasarkan gender. Misalnya diskriminasi gender, akses pendidikan, akses pekerjaan, dll. Baik wanita maupun pria memiliki kesempatan yang sama.
6. Air Bersih dan Sanitasi Layak (Clean Water and Sanitation)
Tujuan keenam dalam SDGs adalah menyediakan air bersih dan sanitasi yang layak. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah mendapat air bersih dan sanitasi layak. Yakni melalui tata kelola limbah, pengelolaan air berkelanjutan, dll.
7. Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy)
SDGs ketujuh adalah fokus menyediakan energi bersih dan terjangkau. Sehingga menjamin ketersediaan sumber energi dan kemudahan akses oleh masyarakat luas.
8. Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
SDGs kedelapan adalah berfokus pada ketersediaan pekerjaan yang layak untuk seluruh masyarakat dan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi.
9. Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)
Tujuan ke-9 dalam SDGs adalah membangun infrastruktur, industrialisasi, dan juga inovasi berkelanjutan.
10. Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities)
Tujuan SDGs ke-10 adalah berkurangnya kesenjangan. Artinya, SDGs mendorong penghapusan terhadap kesenjangan. Seperti perumusan kebijakan yang melindungi dan memberi hak yang sama kepada kalangan rentan (minoritas).
11. Kota dan Komunitas Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)
Tujuan SDGs ke-11 adalah membangun perencanaan kota yang baik. Sehingga menyediakan kota sebagai tempat tinggal dan tempat mencari nafkah yang aman dan kondusif.
12. Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production)
Berikutnya, SDGs bertujuan untuk mendorong terbentuknya pola konsumsi dan produksi berkelanjutan serta bertanggung jawab. Sehingga dalam menggunakan berbagai sumber daya, masyarakat bisa lebih efisien dan berkelanjutan.
13. Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action)
Tujuan SDGs ke-13 adalah melakukan uoaya atau tindakan untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya. Sehingga memastikan dampak negatif bisa ditekan, mendorong adaptasi masyarakat pada perubahan iklim, dan mitigasi bencana.
14. Ekosistem Laut (Life Below Water)
Tujuan ke-14 dalam SDGs adalah mendorong pelestarian dan pemanfaatan berbagai sumber daya laut secara efektif, efisien, dan tentunya berkelanjutan.
15. Ekosistem Daratan (Life on Land)
Tujuan SDGs berikutnya adalah mendorong perlindungan ekosistem di daratan, keanekaragaman, dan pemanfaatan secara bertanggung jawab serta berkelanjutan.
16. Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions)
Tujuan berikutnya dalam SDGs adalah menciptakan masyarakat dan dunia yang damai, adil, dan juga lembaga atau institusi yang tangguh.
17. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)
Tujuan ke-17 dari SDGs adalah membangun dan menguatkan kerjasama masyarakat dan berbagai pihak secara global. Sehingga memperkuat pencapaian SDGs.
Pentingnya Mencapai SDGs
Dalam tingkat nasional di setiap negara, pencapaian SDGs juga tidak memungkinkan dilakukan pemerintah sendiri. Melainkan juga melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan para peneliti serta masyarakat luas.
Lalu, seberapa penting mencapai SDGs tersebut hingga memasuki tahun 2030? Dilihat dari 17 tujuan dan sasaran SDGs, tentunya bisa dipahami mencapai semua poin tersebut adalah hal penting. Berikut beberapa alasannya:
1. Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Tercapainya SDGs membantu masyarakat di suatu negara dan di tingkat dunia memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Sebab bisa mengakses pendidikan dan kesehatan berkualitas, udara dan air bersih, lapangan kerja mudah diakses, dll.
2. Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Sehat
SDGs juga mencakup upaya untuk membangun lingkungan yang sehat, bersih, dan aman untuk dijadikan tempat tinggal makhluk hidup. Termasuk manusia. Sehingga tercapainya SDGs membantu menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di seluruh dunia.
3. Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan
SDGs adalah upaya untuk meningkatkan mutu kehidupan manusia dan elemen penting lainnya. Termasuk kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Jadi, saat SDGs bisa dicapai masyarakat dengan mudah mengakses pendidikan dan kesehatan berkualitas.
4. Menciptakan Keadilan bagi Masyarakat
Alasan penting SDGs yang tercapai juga untuk menciptakan keadilan bagi masyarakat. Melalui upaya menciptakan kesetaraan gender dan mengatasi kesenjangan. Maka keadilan akan dirasakan seluruh masyarakat di Indonesia dan dunia.
5. Mendukung Hubungan Baik Semua Negara di Dunia
SDGs juga mendukung kolaborasi antar berbagai pihak dan antar negara. Sehingga tercapainya SDGs bisa membantu menciptakan hubungan baik berbagai pihak di suatu negara. Sekaligus hubungan baik semua negara, khususnya anggota PBB.
Peran Penelitian Dosen dalam Mencapai SDGs
Kegiatan penelitian yang dilakukan mahasiswa maupun dosen berkontribusi dalam pencapaian SDGs. Sebab sejatinya, penelitian yang dilakukan akademisi bertujuan untuk mengatasi suatu masalah yang dihadapi masyarakat. Maupun bertujuan untuk menjawab pertanyaan di masyarakat.
Hasil penelitian dan luaran penelitian yang dijalankan akademisi, kemudian menjadi bentuk kontribusi pencapaian SDGs. Sebab ikut berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Baik masyarakat di Indonesia dan masyarakat di dunia.
Penelitian para dosen khususnya, tentunya akan dijalankan para ahli di bidangnya. Hasil penelitian dipublikasikan melalui media publikasi global. Seperti jurnal internasional bereputasi, prosiding internasional, dan lain sebagainya. Sehingga berkontribusi nyata dalam pencapaian SDGs.
Baca juga: Ketentuan dan Cara Pemenuhan Angka Kredit Penelitian (AK Prestasi)Â
Strategi Dosen agar Penelitiannya Mendukung SDGs
Pemerintah Indonesia mendorong kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh dosen mampu mendukung tercapainya Asta Cipta sekaligus SDGs. Dalam hibah penelitian dan PkM dari Kemdiktisaintek di tahun anggaran 2026. Terdapat sejumlah skema hibah penelitian dan PkM yang mendorong tercapainya beberapa poin SDGs.
Selain karena dukungan hibah Kemdiktisaintek. Penelitian dosen yang didanai pihak lain sudah sepatutnya tetap berusaha mencapai SDGs. Sebab SDGs adalah tujuan global dan berdampak bagi masyarakat di seluruh dunia. Berikut beberapa strategi agar penelitian dosen mendukung pencapaian SDGs tersebut:
1. Memetakan Topik Penelitian agar Relevan dengan SDGs
Strategi yang pertama, para dosen perlu memetakan topik penelitian sehingga bisa relevan dengan daftar tujuan SDGs. Dosen bisa menganalisis dan menentukan topik sesuai bidang keilmuan yang ditekuni. Kemudian menyaring topik penelitian mana saja yang relevan dengan pencapaian SDGs.
Penentuan topik yang relevan sejak awal dan masuk ke dalam roadmap penelitian. Bisa membantu dosen menjalankan penelitian jangka panjang yang aktif berkontribusi mencapai SDGs.
Baca juga: Mengenal Apa Itu State of The Art (SOTA) dan Arti Pentingnya dalam PenelitianÂ
2. Melakukan Kolaborasi Multidisiplin dan Lintas Institusi
Strategi yang kedua dalam mencapai SDGs adalah dengan melakukan kolaborasi penelitian. Dosen bisa berkolaborasi lintas institusi, multidisiplin, dan lebih luas lagi. Sebab permasalahan yang dihadapi masyarakat tidak selalu cukup diteliti oleh satu pakar. Melainkan butuh kepakaran beberapa dosen dan peneliti.
Terutama permasalahan tingkat global dengan faktor pemicu dan dampak yang luas di berbagai aspek kehidupan. Kolaborasi di tingkat nasional dan internasional menjadi strategi penting dalam menyelaraskan penelitian dengan SDGs.
Baca juga: Memahami Cara Menentukan dan Mengukur TKT dalam Prorgram Hibah Penelitian
3. Melibatkan Masyarakat dan Industri dalam Penelitian
Strategi ketiga dalam mencapai SDGs melalui penelitian yang dilaksanakan dosen adalah melibatkan masyarakat dan industri sebagai mitra. Bermitra dengan masyarakat dan industri membantu meneliti topik yang relevan dengan permasalahan mereka.
Sekaligus hasil penelitian bisa diimplementasikan langsung oleh mitra tersebut. Selain mencapai SDGs, penelitian dosen juga membantu perguruan tinggi yang menaungi mencapai IKU 4, IKU 5, dan juga IKU 7.Â
Baca juga: Apa Itu Indikator Kinerja Utama? Berikut Pengertian, Fungsi, dan 12 Poin IKUÂ
4. Mengoptimalkan Luaran Penelitian
Strategi berikutnya adalah dengan mengoptimalkan luaran penelitian. Jika memungkinkan, luaran yang dihasilkan tidak hanya dalam bentuk publikasi ilmiah. Akan tetapi juga menghasilkan karya terapan maupun karya seni.Â
Karya terapan dan karya seni memiliki potensi lebih tinggi untuk diimplementasikan langsung oleh mitra dan masyarakat luas. Sehingga tercapainya SDGs bisa lebih maksimal. Tidak hanya 1 atau 2 poin dalam tujuan SDGs, akan tetapi beberapa poin sekaligus.
Baca juga: Memahami Apa Itu Novelty pada Penelitian dan Cara MenentukannyaÂ














