Bagi para dosen yang mengalami kendala dalam menyusun artikel ilmiah. Maka tentunya bisa ikut serta dalam program E-Course yang membahas secara rinci mengenai publikasi ilmiah di jurnal SINTA hingga jurnal Scopus.
Melalui program ini, para dosen akan mendapat pendampingan intensif dan fleksibel untuk meningkatkan kompetensi dalam publikasi jurnal ilmiah. Berikut informasinya.
Mengapa Artikel Sulit Menembus Jurnal SINTA 3?
Salah satu urgensi dosen untuk daftar E-Course SINTA Scopus adalah memahami strategi menembus editorial pengelola jurnal yang ketat. Harus diakui bahwa dalam publikasi di jurnal terindeks SINTA maupun Scopus bukan hal yang mudah.
Masih banyak sekali kalangan dosen yang menerima kabar kurang menyenangkan manuskripnya ditolak pengelola jurnal. Kira-kira apa yang menyebabkan penolakan tersebut? Berikut beberapa diantaranya:
1. Topik Tidak Sesuai Fokus Bidang Jurnal
Setiap jurnal memiliki scope atau fokus bidang tersendiri. Jadi, hana artikel yang sesuai fokus tersebut yang akan diterima. Inilah alasan kenapa dosen perlu lebih teliti dalam menentukan jurnal tujuan.
2. Skor Similarity Terlalu Tinggi
Orisinalitas manuskrip menjadi isu penting dan harus bisa dijaga untuk menghindari indikasi plagiat di kemudian hari. Oleh sebab itu, setiap pengelola jurnal menetapkan batas maksimal skor similarity dan harus bisa dipenuhi. Hal ini yang sering menjadikan manuskrip ditolak oleh pengelola jurnal. Terlebih jika penulis tidak bisa merevisi sesuai permintaan mitra bestari.
Baca juga: Daftar Jurnal Sinta 3 Pendidikan [Update]
3. Metode Penelitian Kurang Jelas
Metode penelitian harus tepat dan disampaikan secara rinci di dalam manuskrip. Sehingga editor dan mitra bestari bisa mengetahui detail proses penelitian bagaimana.
Sayangnya, pemaparan metode seringkali keliru dan kurang jelas. Hal ini yang membuat risiko manuskrip ditolak menjadi lebih tinggi. Sebab metode yang tidak bisa dijelaskan dengan baik oleh penulis, tentu ada kekhawatiran terjadi bias, pelanggaran etika, atau risiko lainnya.
4. Tidak Memiliki Kebaruan
Sebab umum berikutnya karena penelitian yang dilakukan dosen tidak memiliki kebaruan (novelty). Sehingga mengulang penelitian terdahulu dan tidak menghasilkan temuan baru atau temuan inovatif.
Baca selengkapnya: Memahami Apa Itu Novelty pada Penelitian dan Cara Menentukannya
5. Tidak Sesuai Format dan Sistematika Penulisan
Kesalahan teknis penulisan juga menjadi banyak kasus dalam penolakan manuskrip oleh pengelola jurnal. Mulai dari format penulisan dan sistematika manuskrip yang disubmit tidak sesuai kebijakan pengelola jurnal.
Baca selengkapnya: Format Penulisan Artikel Jurnal Terindeks SINTA
6. Kelemahan pada Referensi
Sebab berikutnya ada aspek lemah pada referensi yang digunakan. Secara umum referensi harus memenuhi 3 kriteria dasar. Yakni relevan atau sesuai topik, kredibel, dan juga terbitan terkini. Jika menggunakan publikasi yang sudah tua maka dianggap usang dan tidak relevan. Hal ini membuat data di artikel ilmiah bisa bias.
7. Keterbacaan yang Masih Rendah
Sebab lainnya adalah keterbacaan manuskrip artikel ilmiah yang masih rendah. Misalnya jika disusun dalam bahasa Indonesia setiap paragraf tidak berisi kalimat efektif, paragraf tidak memenuhi kriteria paragraf yang baik, dll. Jika dalam bahasa Inggris, contohnya ada banyak kesalahan grammar.
Baca juga: Panduan Lengkap Cara Publikasi Jurnal SINTA 3, Sistematis, dan Mudah Dipahami
Sukses Publikasi di Jurnal SINTA 3 Melalui Program E-Course
Proses publikasi di jurnal SINTA maupun Scopus memiliki standar, tahapan, dan tantangan yang kompleks. Agar prosesnya lebih terarah, dosen dapat mengikuti E-Course “SINTA Scopus Mastery: Dari Draft ke Accepted” dari Dunia Dosen.
Melalui program ini, peserta mendapatkan pendampingan intensif untuk memahami proses publikasi, ketentuan jurnal, serta etika penulisan ilmiah dari jurnal SINTA hingga Scopus. Materi disampaikan langsung oleh praktisi berpengalaman, sehingga peserta dapat mengurangi risiko penolakan dan meningkatkan kualitas manuskrip.
E-Course ini menghadirkan Prof. Dr. Rudy Agung Nugroho, S.Si., M.Si., Ph.D., Guru Besar Fisiologi Hewan Universitas Mulawarman. Beliau telah memublikasikan 66 artikel di jurnal Scopus dengan h-index 14, serta memiliki lebih dari 200 karya terindeks Google Scholar dengan h-index 22.
Pengalaman menghadapi proses editorial dan publikasi jurnal bereputasi tersebut akan dibagikan secara eksklusif untuk membantu peserta menyiapkan artikel hingga lebih siap diterima jurnal tujuan.
Baca juga: Pengertian, Manfaat, dan Daftar Jurnal SINTA 3 Tahun 2026 di Berbagai Bidang Keilmuan
Materi yang Dibahas Tuntas dalam E-Course SINTA Scopus
Ikut daftar E-Course SINTA Scopus yang diisi oleh Prof. Dr. Rudy Agung Nugroho, S.Si., M.Si., Ph.D. tentunya menjadi langkah yang tepat. Pasalnya materi untuk mendukung para peserta menembus editorial jurnal SINTA dan jurnal Scopus dibuat detail. Berikut daftar materi yang akan disampaikan pemateri:
1. Navigasi Strategis Tren Publikasi Ilmiah
E-Course akan dibuka dengan pemaparan materi terkait strategi menganalisis tren publikasi ilmiah. Sebab berbekal topik penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Maka potensi menembus jurnal SINTA dan Scopus lebih tinggi.
2. Optimasi Seleksi Jurnal Demi Akselerasi Karier
Materi kedua fokus membahas mengenai teknik dan strategi menyeleksi jurnal tujuan. Pada materi ini, peserta akan diberikan wawasan lebih dalam mencari dan menemukan jurnal potensial. Sekaligus meminimalkan risiko salah memilih jurnal untuk mencegah penolakan manuskrip.
3. Standar Etika dan Proteksi Reputasi Akademik
Materi ketiga membahas mengenai standar etika dalam publikasi ilmiah yang harus dipahami dan dipatuhi oleh para dosen. Sebab kepatuhan pada etika penelitian dan publikasi ilmiah inilah reputasi akademik dosen lebih terjaga.
Baca selengkapnya: Pelanggaran Etika Publikasi Ilmiah, Bentuk & Dampaknya
4. Transformasi Struktur Artikel Standar Internasional
Materi keempat akan membahas mengenai ketentuan penulisan artikel ilmiah yang tepat dan sesuai kebijakan pengelola jurnal. Peserta program akan dipandu untuk memahami bagaimana mengubah draft menjadi manuskrip yang siap submit ke jurnal tujuan.
5. Mengunci Kelolosan Melalui Novelty dan Research Gap
Materi kelima akan membahas mengenai bagaimana proses yang tepat dalam mendapatkan dan merumuskan research gap sekaligus novelty pada manuskrip. Melalui 2 aspek ini, para dosen bisa lebih mudah mengunci peluang manuskrip diterima jurnal tujuan.
Baca juga: Research Gap : Pengertian, Fungsi, dan Korelasinya dengan Novelty Penelitian
6. Menulis Judul, Abstrak, dan Kata Kunci yang Menarik dan Efektif
Materi berikutnya akan membahas mengenai strategi menyusun sejumlah bagian dari artikel ilmiah agar menarik bagi editor dan mitra bestari. Mulai dari tata cara merumuskan judul, menyusun abstrak, dan menentukan kata kunci yang tepat serta efektif.
Fasilitas Tambahan bagi Peserta E-Course SINTA Scopus
Tak hanya mendapat akses secara eksklusif ke daftar materi yang dijelaskan sebelumnya. Para peserta E-Course juga bisa mengakses seluruh fasilitas tambahan yang disediakan Dunia Dosen. Diantaranya adalah:
1. Gratis Rangkuman Materi
Para peserta yang ingin lebih hemat waktu dalam mempelajari ulang materi E-Course. Maka bisa mengakses fasilitas ini, karena seluruh materi akan dibuat rangkuman yang lebih padat dan jelas. Sehingga bisa tetap memahami materi, mengingatnya kembali, dan menunjang penerapannya langsung.
2. Modul dan Video Materi
Peserta E-Course SINTA Scopus juga akan disediakan modul dan video materi yang disusun sistematis dan dibahas mendetail oleh pemateri. Sehingga bisa dijadikan pegangan saat mengakses seluruh materi satu per satu. Sekaligus meningkatkan pemahaman pada materi yang dipaparkan oleh pemateri.
3. Sertifikat E-Course
Peserta E-Course juga akan menerima bukti keikutsertaan dalam program dan bukti telah menyelesaikan seluruh tahapan program dengan menerima sertifikat elektronik. Sertifikat ini sekaligus bisa menjadi bukti pengembangan diri jika ingin diklaim para dosen dalam laporan BKD (LKD).
4. Bonus Eksklusif Lengkap
Fasilitas lainnya, para peserta juga akan menerima sejumlah bonus tambahan dan sifatnya gratis serta leluasa diambil kapan saja. Seperti:
- Template artikel ilmiah (format IMRAD sesuai standar jurnal SINTA & Scopus)
- Checklist pra submit -publish ke jurnal SINTA & Scopus
- Scorecard Penilaian Mandiri
- dan masih banyak lagi yang lainnya.
Apa Kata Peserta E-Course Dunia Dosen?
Program E-Course yang diselenggarakan Dunia Dosen tentunya tidak berhenti di E-Corse SINTA Scopus. Ada lebih banyak topik yang dibahas di setiap program E-Course dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan dosen dan perkembangan regulasi akademik.
Sudah banyak dosen yang ikut serta dalam program E-Course dan membagikan ulasan positifnya. Diantaranya:
1. Dewa Putu Bagus Pujawan S.Par., M.Par.
E-Course Al untuk Dosen Materi dan videonya sangat membantu beserta tipsnya, untuk kedepannya semoga kegiatannya semakin berkembang dan membahas tentang perkembangan dunia dosen yang berkaitan dengan teknologi. Terima kasih.
2. Dedy Muharman, S.H., M.Hum.
Saya pribadi merasa e-course yang ditawarkan Dunia Dosen sangat berguna dan bermanfaat bagi saya dalam meraih kesuksesan menjalankan karier sebagai dosen. Semoga Dunia Dosen lebih inovatif lagi untuk mendukung para dosen di Indonesia. Terima kasih,
3. Dr. Ismail Akzam, S.Pd., M.A.
Materinya sangat bermanfaat, penyampaiannya jelas, dan mudah dipahami. Semoga bisa menambah ilmu dan keterampilan saya. Terima kasih kepada tim penyelenggara Dunia Dosen luar biasa dan dahsyat!
Melalui ulasan positif para peserta program E-Course tersebut, tentunya menunjukan program berjalan baik. Sekaligus memberi manfaat positif kepada para peserta. Jadi, para dosen tidak perlu ragu untuk daftar E-Course SINTA Scopus. Pendaftaran bisa dilakukan kapan saja karena sudah bersifat daring.
Strategi Publikasi Sukses Tembus Jurnal SINTA & Scopus
Daftar E-Course SINTA Scopus Mastery sekarang dan ketahui strategi mengubah draft menjadi artikel siap submit ke jurnal bereputasi!
Sumber:
- Pelopor Publikasi. [@peloporpublikasi]. (2026, Apr 01). Banyak yang bilang publikasi di SINTA 2 itu susah…[Foto]. Instagram. https://www.instagram.com/p/DWnZGk3EeTW/?img_index=1
- Cara Cepat Tembus Jurnal Sinta 3: Strategi Teruji agar Artikel Ilmiah Mudah Diterima. (2026). Literasi Eduvest. Diakses pada 30 Juli 2026 dari https://literasi.eduvest.greenvest.co.id/cara-cepat-tembus-jurnal-sinta-3-strategi-teruji-agar-artikel-ilmiah-mudah-diterima/
- Penolakan Artikel Jurnal: Kenali Tanda dan Penyebabnya. (2025). Indonesian Scientific Publication. Diakses pada 30 Juli 2026 dari https://idscipub.com/id/penolakan-artikel-jurnal-kenali-tanda-dan-penyebabnya/
- Kenapa Jurnal Kamu Sering Ditolak? Waspadai Ciri Referensi Tidak Layak yang Bikin Reviewer Geleng-Geleng Kepala! (2026). Masoem University. Diakses pada 30 Juli 2026 dari https://masoemuniversity.ac.id/artikel/kenapa-jurnal-kamu-sering-ditolak-waspadai-ciri-referensi-tidak-layak-yang-bikin-reviewer-geleng-geleng-kepala/
- Mengapa Artikel Ditolak di Jurnal Ilmiah? (2016). Universitas Padjadjaran. Diakses pada 30 Juli 2026 dari https://fikom.unpad.ac.id/mengapa-artikel-ditolak-di-jurnal-ilmiah/














