Menyusun RPS Berbasis OBE Bukan Sekadar Rutinitas Administratif, Belajar Lebih dalam Lewat E-Course Dunia Dosen 

menyusun-rps-berbasis-obe
Menyusun RPS Berbasis OBE Bukan Sekadar Rutinitas Administratif, Belajar Lebih dalam Lewat E-Course Dunia Dosen

Menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) masih menjadi tantangan bagi banyak dosen di Indonesia. Hal ini terlihat dari masih banyaknya kesulitan dan kebingungan para dosen dalam menyusun RPS OBE tersebut. 

Padahal, RPS OBE menjadi peta jalan kegiatan pembelajaran untuk semester selanjutnya. Tentunya wajib disusun, sekaligus dipastikan mampu memandu dosen dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif, terstruktur, dan tentunya relevan dengan kurikulum OBE itu sendiri. 

Kesalahan Paradigma Penyusunan RPS OBE di Kalangan Dosen 

Banyak dosen di Indonesia yang menilai menyusun RPS OBE adalah rutinitas dan kegiatan administratif semata. Cukup mengisi template RPS OBE dan pengesahan dari pihak perguruan tinggi. Namun, RPS OBE tidak sesederhana itu. Terdapat banyak komponen di dalamnya dan harus saling terhubung satu sama lain. 

Pengalaman tersebut juga pernah dirasakan oleh salah satu influencer akademik sekaligus dosen aktif di salah satu perguruan tinggi Indonesia, yaitu Khairani. Menurutnya, pemahaman mengenai konsep OBE baru benar-benar terbentuk setelah mempelajari penyusunan kurikulum dan RPS secara lebih sistematis.

Apakah Bapak/Ibu dosen pernah merasa bingung saat harus menyusun RPS berbasis OBE? Istilah seperti CPL, CPMK, Taksonomi Bloom, hingga asesmen sering kali membuat proses penyusunan RPS terasa lebih rumit daripada yang dibayangkan. Jika pernah mengalaminya, hal ini juga pernah dirasakan oleh Khairani. 

“Jujur, saya pernah berpikir bahwa menyusun RPS hanya soal mengisi format. Sampai suatu waktu, saya dihadapkan pada istilah-istilah seperti CPL, CPMK, Taksonomi Bloom, dan asesmen yang berbasis OBE,” kata Khairani membagikan pengalamannya menyusun RPS OBE dan masih keliru. 

Berhadapan dengan sejumlah istilah yang masih asing di telinga. Kemudian istilah-istilah tersebut saling berkaitan satu sama lain dan perumusannya harus menjadikan salah satunya sebagai acuan. Hal ini kemudian menyadarkan Khairani bahwa menyusun RPS OBE punya kompleksitas tinggi. 

Sebab jika hanya asal disusun mengikuti template yang sudah disiapkan perguruan tinggi. Menurutnya akan ada indikasi kompetensi yang dicapai mahasiswa tidak optimal. Sehingga RPS OBE yang disusun dosen tidak benar-benar mendukung implementasi kurikulum OBE. 

“Dan saya mulai bertanya, ‘apakah yang saya susun, benar-benar sudah mengarahkan mahasiswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan?’,” ungkapnya. 

Baca juga: Tahapan Menyusun RPS OBE dengan Backward Design Beserta Contohnya

Memperdalam Pemahaman RPS OBE dan Penyusunannya Lewat E-Course 

Menyadari bahwa RPS berbasis OBE membutuhkan pemahaman lebih agar relevan dengan CPL dan mendukung tercapainya profil lulusan. Khairani lantas memutuskan untuk mulai memperdalam pemahaman tentang RPS OBE. Sekaligus bagaimana menyusunnya dengan baik dan benar. 

Dalam proses tersebut, dirinya kemudian bertemu dengan program E-Course dari Dunia Dosen. Beberapa program E-Course yang diselenggarakan mengusung topik-topik berkaitan dengan RPS OBE. Pertemuan ini tentunya membantunya memahami RPS OBE dari ahlinya, secara terstruktur, dan juga lebih aplikatif. 

“Kalau bapak/ibu pernah merasakan hal yang sama, artinya bapak/ibu tidak sendirian. Karena itu, saya belajar lebih dalam melalui E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE dari Dunia Dosen,” terang Khairani. 

“Materinya praktis, aplikatif, dan membantu memahami bagaimana merancang pembelajaran yang lebih terstruktur dan bermakna,” imbuhnya. 

Khairani juga menyampaikan bahwa dengan ikut serta di program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE yang diselenggarakan Dunia Dosen. Maka selain memperdalam pemahaman tentang apa itu RPS OBE, juga paham tahapan penyusunan. 

Sekaligus memastikan seluruh rencana kegiatan pembelajaran menunjang mahasiswa menguasai kompetensi yang relevan dengan CPL yang ditetapkan sebelumnya. Pemahaman ini, menurutnya penting agar tidak ada lagi kekeliruan. 

Terlebih, bagi mahasiswa RPS yang disusun dosen adalah peta pembelajaran. Sehingga harus tepat agar pembelajaran efektif. Mahasiswa bisa memahami materi sekaligus menguasai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri terkini. 

“Karena RPS bukan sekadar dokumen. Tetapi adalah peta perjalanan belajar mahasiswa,” ungkap Khairani. 

Fasilitas Lengkap dalam Program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE

Dalam program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE, Dunia Dosen menggandeng narasumber ahli dan berpengalaman. Sehingga seluruh materi yang disampaikan kepada peserta mudah diaplikasikan karena berbasis pengalaman personal para narasumber. 

Selain itu, untuk menunjang pemahaman materi dan aplikasinya secara langsung. Dunia Dosen juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan. Mulai dari fasilitas akses materi E-Course seumur hidup. Sehingga seluruh materi bisa dipelajari berulang kali ketika dibutuhkan. Bukan hanya bisa diakses sekali saja. 

Para peserta juga akan menerima rangkuman materi di setiap topik yang dibahas narasumber. Sehingga bisa menjadi cara praktis dan efisien untuk mempelajari materi secara berulang. Tanpa perlu mengikuti setiap sesi pemaparan materi dari narasumber. 

Kemudian, seluruh peserta juga akan menerima sertifikat elektronik. Sehingga memiliki bukti sudah menyelesaikan kegiatan E-Course untuk mengembangkan kompetensi dalam menyusun RPS berbasis OBE. 

Dalam E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE, Dunia Dosen juga menyiapkan panduan lengkap berisi tahapan teknis penyusunan RPS OBE. Sehingga proses penyusunan menjadi lebih mudah dan juga efisien. 

Melalui sejumlah fasilitas tambahan tersebut, tentunya akan menunjang pemahaman materi dalam E-Course. Sekaligus memudahkan proses penerapannya agar ilmu yang didapatkan bisa segera diaplikasikan. Dosen pun bisa menyusun RPS OBE yang tepat, relevan dengan pencapaian CPL, dan mudah diikuti oleh mahasiswa. 

Dosen harus tau: E-Course RPS OBE Dunia Dosen: Solusi Praktis Menguasai Penyusunan RPS Berbasis OBE

Testimoni Peserta Program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE

Program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE yang diselenggarakan Dunia Dosen telah diikuti oleh ratusan dosen di Indonesia. Banyak diantaranya memberikan ulasan positif setelah merasakan langsung manfaat dari materi E-Course yang sudah diakses. Berikut beberapa diantaranya:  

1. Muchid Albintani, S.Sos., M.Phil., Ph.D.        

“E-course ini sangat membantu saya memahami penyusunan RPS berbasis OBE secara lebih teknis dan terarah. Materinya tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi juga memandu bagaimana menghubungkan CPL, CPMK, aktivitas pembelajaran, hingga asesmen agar RPS lebih terukur dan siap digunakan. Fasilitas akses materi selamanya dan ringkasan di setiap topik juga sangat bermanfaat karena saya bisa mempelajari ulang bagian penting kapan saja sesuai kebutuhan,”

2. Ade Gunawan, S.H., M.H.        

“Materi e-course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE sangat praktis, sistematis, dan mudah dipahami. Saya merasa terbantu dalam memahami komponen RPS, penyusunan capaian pembelajaran, serta perancangan penilaian yang lebih objektif. Fasilitas pembelajaran yang bisa diakses berulang, ringkasan materi, serta e-Certificate menjadi nilai tambah yang membuat e-course ini sangat layak diikuti oleh dosen yang ingin menyusun RPS dengan lebih rapi, efektif, dan sesuai kebutuhan akademik,”

Program E-Course Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE, tentunya menjadi program yang tepat diikuti oleh para dosen. Khususnya yang masih kebingungan dalam menyusun RPS OBE sesuai ketentuan. Sekaligus menghadapi kesulitan dalam proses penyusunan RPS OBE sehingga kesulitan mencapai CPL. 

Program E-Course bisa diikuti dosen kapan saja, dan tentunya seluruh materi bisa dengan mudah diaplikasikan. Jadi, tidak perlu ragu untuk segera mendaftar. Selain itu, Dunia Dosen juga mengangkat topik-topik lain berkaitan kompetensi dan karir akademik dosen. Detailnya bisa mengunjungi website resmi Dunia Dosen.

More Posts

Kelas E-Course

Ebook Gratis

Tag Populer