Salah satu bentuk persiapan untuk lulus serdos adalah siap secara administrasi. Terdapat beberapa dokumen sertifikasi dosen yang harus ada dan disiapkan sejak dini. Sehingga dokumen lengkap dan sesuai ketentuan untuk mendukung penilaian serdos.Â
Seperti yang diketahui, penilaian serdos berbasis pada portofolio dosen tersebut. Jadi, dokumen-dokumen yang diminta perlu dipastikan sudah disiapkan. Berikut informasinya.Â
Daftar Isi
ToggleApa Itu Portofolio Dosen dalam Proses Serdos?
Portofolio dosen adalah kumpulan dokumen, rekam jejak, dan bukti kinerja dosen yang digunakan untuk menilai profesionalitas dosen sebagai pendidik profesional di perguruan tinggi.
Portofolio tersebut akan berisi sejumlah dokumen yang menjelaskan dan menjadi bukti kinerja akademik dosen. Sehingga menunjukan dosen memang menguasai kompetensi sebagai pendidik dan ilmuwan atau sebaliknya.
Salah satu strategi untuk mengoptimalkan penilaian portofolio dosen tersebut adalah memastikan kelengkapan dokumen terpenuhi. Sebab memang portofolio terdiri dari beberapa jenis dokumen dan wajib disiapkan dan diunggah dosen di SISTER.
Jenis-Jenis Dokumen dalam Portofolio Dosen untuk Serdos
Dokumen sertifikasi dosen di dalam portofolio serdos juga tercantum di dalam Kepdirjendikti No. 53/B/KPT/2025. Total ada 7 jenis dokumen yang menjadi isi dari portofolio dosen tersebut. Berikut penjelasannya:
1. Dokumen Daftar Riwayat Hidup
Dokumen yang pertama adalah daftar riwayat hidup. Hanya saja bukan dokumen fisik, melainkan data riwayat hidup dosen di sistem PDDikti. Data dosen di PDDikti terintegrasi dengan data di SISTER.
Data daftar riwayat hidup dosen akan diambil melalui sistem di SISTER. Inilah alasan kenapa eligible atau tidak ditetapkan sistem di SISTER. Pada saat pembukaan serdos dimulai dan memasuki tahap penarikan data eligible dan pengumuman.Â
2. Dokumen Ijazah
Dokumen kedua dalam kelengkapan dokumen sertifikasi dosen di portofolio dosen adalah ijazah. Sesuai ketentuan, ijazah pendidikan tinggi dari jenjang Sarjana sampai jenjang terakhir wajib diunggah dosen di SISTER.
Setelah dokumen ijazah berhasil diunggah dan terverifikasi oleh sistem. Maka kualifikasi akademik dosen akan mengikuti di SISTER. Data ini juga terintegrasi di PDDikti, sehingga pendidikan terakhir dosen terupdate di dua laman dalam sekali unggah.
3. Dokumen SK Penetapan Jabatan Akademik
Dokumen serdos yang ketiga adalah SK Jabatan. Yakni surat keputusan yang menerangkan pengangkatan jabatan akademik dosen. SK ini berbentuk fisik dan dibuat dalam format digital. Selanjutnya diunggah dosen di SISTER untuk melengkapi portofolio dosen dalam serdos. Setelah SK terunggah dan terverifikasi maka data jabatan akademik dosen akan terupdate otomatis di SISTER.
4. Dokumen Laporan Kinerja Dosen (LKD)
Dokumen sertifikasi dosen berikutnya adalah LKD. LKD mencantumkan hasil penilaian laporan BKD yang disusun dosen di SISTER sesuai jadwal. LKD ini akan mencantumkan apakah dosen mendapat nilai M (Memenuhi) atau tidak.
Sesuai ketentuan, dosen baru bisa menjadi peserta serdos salah satunya jika memenuhi BKD 4 semester (2 tahun) berturut-turut. Jadi, LKD merupakan bukti dosen berhasil memenuhi BKD sesuai ketentuan.Â
Baca juga: Tips Mengisi LKD-BKD Bagi Pemula
5. Dokumen Sertifikat PEKERTI dan AA
Dalam serdos di tahun 2025, peserta wajib memiliki sertifikat PEKERTI dan AA. Jadi, dokumen ini wajib disiapkan. Dokumen juga wajib diunggah dosen di akun SISTER. Sehingga terbaca di sistem, dosen sudah memenuhi salah satu syarat menjadi peserta serdos.Â
Yakni, bersertifikat PEKERTI dan AA. Jadi, dokumen ini wajib dimiliki dan disesuaikan datanya di SISTER. Sehingga secara otomatis melengkapi portofolio dosen yang akan dinilai dalam serdos.
Baca juga: Ketentuan dalam Penyelenggaraan PEKERTI AA Tahun 2026
6. Dokumen PDD-UKTPT
Selanjutnya adalah dokumen PDD-UKTPT. Dalam serdos di tahun 2025, dokumen ini berisi pencapaian tri dharma dosen. Mencakup unsur video untuk tugas pengajaran, dan 2 esai untuk tugas penelitian serta PkM. PDD-UKTPT inilah yang akan dinilai asesor, sehingga harus disusun dengan baik dan benar.Â
Ketahui juga: 6 Tips Mempersiapkan Dokumen PDD-UKTPT untuk Serdos
7. Data Penilaian Persepsi
Penilaian persepsi adalah penilaian dari dosen peserta serdos sendiri, rekan sejawat, pimpinan perguruan tinggi, dan mahasiswa yang diampu dosen. Penilaian ini melihat dosen memiliki kinerja akademik yang baik atau tidak. Penilaian dilakukan langsung di SISTER.Â
Alur Penilaian Portofolio Dosen dalam Serdos
Seluruh dokumen sertifikasi dosen (portofolio dosen) yang dijelaskan sebelumnya, akan masuk dalam proses penilaian. Dalam Kepdirjendikti No. 53/B/KPT/2025 menjelaskan serdos melibatkan 2 jenis penilaian dan dilakukan bertahap.
Seluruh dokumen yang disebutkan di atas masuk dalam dua jenis penilaian tersebut. Yakni penilaian internal dan eksternal. Secara alur, penilaian internal dilakukan lebih dulu dan disusul penilaian eksternal oleh asesor serdos. Berikut penjelasan detailnya:
1. Penilaian Internal
Penilaian internal dipahami sebagai proses penilaian dalam serdos yang dilakukan pihak perguruan tinggi. Penilaian internal sendiri terbagi menjadi 2 tahapan, yaitu:
- Penilaian Empirikal, penilaian yang terkait dengan kualifikasi akademik, jabatan akademik, yang telah diunggah dan tersedia di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI).
- Penilaian Persepsi, penilaian yang didasarkan atas persepsi kepemilikan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial oleh atasan, sejawat, mahasiswa dan diri sendiri.
Dokumen yang masuk dalam penilaian internal seperti daftar riwayat hidup, ijazah, SK jabatan, LKD, dan sebagainya. Melalui daftar dokumen sertifikasi dosen sebelumnya, secara umum semua dokumen kecuali PDD-UKTPT masuk di penilaian internal.
2. Penilaian Eksternal
Tahap kedua adalah penilaian eksternal, yakni proses penilaian dalam serdos yang dilakukan oleh 2 asesor di luar perguruan tinggi yang menaungi peserta serdos. Sehingga penilaian dilakukan pihak eksternal perguruan tinggi.
Asesor akan fokus menilai dokumen PDD-UKTPT, ketentuan penilaiannya adalah sebagai berikut:
- Memberikan skor penilaian sesuai rubrik yang ditetapkan Kemdiktisaintek untuk video pengajaran dan 2 esai penelitian serta PkM.
- Mencermati kesesuaian antara substansi video dan esai dengan dokumen bukti pendukung yang dilampirkan peserta serdos. Semuanya harus sesuai dengan dokumen bukti pendukung.
- Mengisi komentar penilaian di sistem SISTER untuk serdos, sebab asesor wajib memberi umpan balik pada PDD-UKTPT yang disusun peserta serdos.
Hasil penilaian internal dan eksternal di atas kemudian dihitung atau digabung. Sehingga didapatkan hasil penilaian akhir portofolio dosen dalam serdos. Hasil penilaian akhir inilah yang menentukan dosen dinyatakan lulus serdos atau sebaliknya.
Tips Menyusun Portofolio Dosen Secara Optimal agar Lulus Serdos
Dalam proses serdos, dosen yang menjadi peserta tidak hanya wajib menyusun dokumen PDD-UKTPT di SISTER. Akan tetapi juga melengkapi administrasi sertifikasi dosen, sebab bagian dari portofolio dosen. Supaya penilaian portofolio optimal, maka berikut beberapa tips yang bisa dilakukan dosen:
1. Memahami Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan
Tips pertama, para dosen yang hendak mengikuti serdos tentunya wajib tahu dokumen apa saja dalam portofolio dosen. Sehingga bisa disiapkan jauh-jauh hari. Serta memahami bagaimana memastikan data di SISTER update pada data dokumen tersebut. Tanpa pemahaman ini, maka trik lain tidak akan berguna.
2. Menyiapkan Dokumen Sertifikasi Dosen Lebih Dini
Tips kedua, dosen perlu memastikan sudah menyiakan seluruh dokumen untuk serdos sejak dini. Beberapa dokumen butuh waktu untuk diterbitkan, beberapa data di SISTER juga ada tahap verifikasi operator sampai pimpinan. Jadi, menyiapkan dokumen jauh-jauh hari dan rapi dalam administrasi adalah kunci penting.
Baca juga: Serdos 2026, Pahami dan Penuhi Persyaratannya dari Sekarang!
3. Menyusun PDD-UKTPT Secara Sistematis
Dokumen PDD-UKTPT sebaiknya disusun secara sistematis. Ada banyak teknik manajemen pekerjaan bisa dipilih. Misalnya mengerjakan unsur paling sulit dan rumit dulu, disusul unsur lainya. Tujuannya agar seluruh unsur terpenuhi dan memenuhi rambu-rambu sesuai ketentuan. Tidak ada yang terlupa, kurang jelas, dll.
4. Video dan Esai dalam PDD-UKTPT Berisi Penjelasan Runtut
Tips berikutnya masih seputar dokumen PDD-UKTPT, dosen perlu memastikan penjelasan runtut. Sehingga sesuai alur logika keilmuan, terstruktur, dan tentunya mudah dipahami. Menyiapkan teks narasi untuk video pengajaran sangat dianjurkan agar rapi dan terstruktur.
5. Memilih Dokumen Bukti Relevan dan Mudah Diverifikasi
Dokumen bukti wajib dilampirkan dosen dalam PDD-UKTPT. Jadi, pastikan menyiakan dengan baik dan relevan sesuai ketentuan dalam serdos. Selain itu, utamakan bukti yang mudah diverifikasi. Khususnya verifikasi secara online agar cepat. Sehingga hasil penilaian serdos jelas dan cepat dirilis.
6. Gaya Bahasa Akademik dan Jelas
Tips berikutnya terkait gaya bahasa dalam menyusun dokumen PDD-UKTPT. Utamakan gaya bahasa akademik atau formal dengan istilah sesuai bidang keilmuan yang menjadi kepakaran dosen. Sebab asesor juga dari kalangan dosen, sehingga gaya bahasa yang sesuai akan memudahkan pemahaman.
Baca juga: Syarat agar Dosen Eligible untuk Sertifikasi Dosen Tahun 2026
7. Memeriksa Ulang Sebelum Finalisasi
Setiap kali mengurus dan menyiapkan dokumen serdos, pastikan dilakukan pemeriksaan atau verifikasi ulang. Tujuannya agar mencegah kesalahan yang mungkin terjadi. Terlebih pada PDD-UKTPT yang terpecah menjadi 3 unsur tri dharma.
Tidak sedikit dosen memiliki rekam jejak tridharma yang baik, tetapi belum mampu menyajikannya secara optimal dalam portofolio. Narasi yang kurang kuat, dokumen pendukung yang belum selaras, atau kesalahan kecil dalam pengisian dapat membuat kontribusi akademik tidak terbaca maksimal oleh asesor.
Karena itu, penyusunan PDD-UKTPT perlu dilakukan secara strategis, bukan sekadar melengkapi dokumen. Narasi harus tersusun jelas, sistematis, dan mampu mencerminkan kontribusi dosen secara profesional.
Untuk membantu proses tersebut, dosen dapat mengikuti e-course “Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Serdos. Program ini membantu dosen menyusun PDD-UKTPT lebih terarah, memahami poin penting penilaian, dan menghindari kesalahan umum dalam portofolio Serdos.
Materi dapat diakses lifetime, dilengkapi sertifikat 10–20 JP, serta dipandu oleh narasumber profesional dan berpengalaman, Dr. HM. Rezky Pahlawan MP, S.H., M.H. Dengan panduan yang tepat, dosen dapat mempersiapkan PDD-UKTPT lebih percaya diri dan siap menghadapi penilaian Serdos.
“Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Sertifikasi Dosen
Dapatkan materi lengkap up to date, lifetime access,
dipandu narasumber profesional dan berpengalaman, serta bonus eksklusif lainnya sekarang!














