Kumpulan Artikel Mengenai Riset Dosen

Strategi Lolos Pendanaan Hibah BRIN RIIM dengan Roadmap Riset Kuat dan Berdaya Saing

Bagaimana agar masuk ke daftar proposal yang lolos seleksi program hibah? Tentunya membutuhkan strategi yang tepat dan meningkatkan daya saing proposal usulan. Salah satunya lewat penyusunan roadmap riset yang kuat. Berikut informasinya. 

Apa Saja yang Perlu Dipahami dan Disiapkan dalam Meraih Hibah RIIM Kompetisi?

Salah satu skema hibah dari BRIN yang resmi dibuka adalah RIIM Kompetisi. Para dosen yang tertarik meraih hibah ini, tentunya perlu meluangkan waktu membaca buku panduan. Sehingga mengetahui apa saja yang harus dipahami dan disiapkan agar sukses meraih hibah bergengsi tersebut. Diantaranya adalah: 

1. Penelitian yang Berkualitas dan Memiliki Novelty

Penelitian yang berkualitas adalah penelitian yang mengusung topik menarik, memiliki urgensi tinggi, dampak yang luas, dan relevan dengan permasalahan atau kebutuhan masyarakat di masa sekarang. 

Tak hanya itu, RIIM Kompetisi ditujukan untuk penelitian yang memiliki novelty. Kemudian menghasilkan temuan yang inovatif. Maka rencana penelitian yang disusun dosen perlu memenuhi kriteria dasar ini. Sehingga memperbesar potensi lolos seleksi RIIM Kompetisi. 

Baca selengkapnya: Memahami Apa Itu Novelty pada Penelitian dan Cara Menentukannya 

2. Persyaratan Pengusul RIIM Kompetisi 2026

Hal kedua yang juga harus dipahami dan disiapkan dosen karena tercantum dengan jelas di panduan RIIM Kompetisi, adalah memenuhi persyaratan program. Sebagaimana hibah penelitian pada umumnya, hibah BRIN satu ini juga memiliki persyaratan untuk pengusul. Adapun syarat pengusul di RIIM Kompetisi antara lain: 

  • Ketua pengusul merupakan peneliti dari sebuah perguruan tinggi, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, atau dari lembaga penelitian baik yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta.
  • Ketua pengusul merupakan lulusan S3 (Doktor/ PhD).
  • Pengusul maksimal terlibat dalam 3 proposal usulan di kategori RIIM Kompetisi pada tahun yang sama. Ketentuannya, salah satu proposal sebagai ketua pengusul. Sedangkan di 2 proposal lain sebagai anggota.
  • Rekam jejak pengusul relevan dengan tema atau topik riset yang diusulkan di program RIIM Kompetisi.
  • Pengusul tidak sedang dalam masa sanksi dari LPDP dan BRIN dengan skema yang sama.

3. Persyaratan Proposal dan Kelengkapan Administrasi

Hal ketiga, memahami persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Syarat administrasi disini mencakup syarat terkait proposal usulan. Disusul dengan sejumlah dokumen yang wajib dilampirkan pengusul untuk melengkapi proposal tersebut. Perlu disiapkan jauh-jauh hari agar sesuai ketentuan. 

Baca juga: Ingin Mendapat Hibah BRIN 2026? Terapkan Strategi Ini Agara Lolos Pendanaan!

4. Fokus Riset

Hal keempat, adalah terkait fokus riset. Dalam skema RIIM Kompetisi, topik penelitian yang diusulkan sifatnya fleksibel. Bisa topik apa saja, selama masih relevan atau masih dalam ruang lingkup fokus riset yang ditetapkan BRIN. Para dosen wajib mengecek fokus riset apa saja dalam RIIM Kompetisi agar tidak keliru. 

5. Ketentuan Luaran Penelitian

Hal kelima adalah terkait ketentuan luaran penelitian. Dalam skema RIIM Kompetisi, luaran yang ditargetkan masuk kategori TKT level 2 sampai level 6. Kemudian luaran wajib antara publikasi di jurnal ilmiah dan HKI dalam bentuk paten. Jadi, pastikan target luaran di proposal usulan sudah sesuai ketentuan ini. 

6. Tahapan Seleksi dan Aspek yang Dinilai

Berikutnya adalah terkait tahapan seleksi dan aspek apa saja yang dinilai oleh asesor atau tim evaluator (penilai). Secara garis besar ada 3 tahapan seleksi yakni seleksi administrasi, substansi, dan review RAB. Pahami dengan baik aspek apa saja yang dinilai dari 3 tahap seleksi tersebut agar bisa diusahakan terpenuhi. 

Baca juga: Ingin Daftar Hibah BRIN RIIM Kompetisi 2026? Ini Syarat dan Mekanismenya

7. Cara dan Jadwal Pendaftaran

Hal penting selanjutnya yang harus dipahami para dosen pengusul adalah terkait tata cara pengajuan proposal usulan. Disusul jadwal pengajuan proposal tersebut. Sebab di tahun 2026, RIIM Kompetisi tidak lagi menerima proposal usulan sepanjang tahun akan tetapi dibuat per batch (gelombang). 

Sehingga ada jadwal pasti  kapan penerimaan proposal dibuka BRIN dan kapan tenggat waktunya. Di luar jadwal tersebut, maka proposal usulan tidak bisa diajukan. Maka update informasi jadwal pembukaan setiap batch menjadi sangat penting. Sementara pengajuan proposal secara daring melalui https://pendanaan-risnov.brin.go.id/

8. Besaran Pendanaan dan Ketentuan Pencairan

Selanjutnya adalah terkait besaran pendanaan yang disediakan BRIN dalam RIIM Kompetisi. Dalam buku panduan, hanya mencantumkan besaran dana yang cair di tahap pertama dan kedua (cair per tahun). 

Yakni Rp250 juta per tahun untuk per proposal. Jadi, pastikan rencana penelitian membutuhkan pendanaan yang sesuai. Bisa di Rp250 juta setahun atau di bawahnya. Kesesuaian ini penting agar peluang lolos seleksi lebih tinggi. 

Baca juga: Ingin Lolos Hibah BRIN RIIM Kompetisi Batch 2? Ketahui Timeline, Cara Daftar dan Persyaratannya!

9. Ketentuan Penggunaan Pendanaan

Hal penting lainnya yang tercantum di buku panduan hibah BRIN pada skema RIIM Kompetisi adalah ketentuan penggunaan pendanaan. Jadi, dana dari BRIN tidak lantas bisa digunakan sesuka hati oleh dosen penerima hibah. Namun hanya untuk biaya-biaya yang disetujui BRIN. Pastikan RAB memenuhi ketentuan ini. 

Pentingnya Roadmap Penelitian untuk Meraih Hibah BRIN

Salah satu kunci dan strategi penting dalam meraih hibah BRIN adalah memiliki roadmap penelitian. Bagaimana roadmap penelitian bisa membantu dosen meraih hibah bergengsi dari BRIN? Berikut penjelasannya: 

1. Roadmap Membantu Membangun Kepakaran Dosen

Arti penting yang pertama, roadmap riset atau penelitian yang disusun dosen bisa membantu membangun kepakaran. Hal ini dapat terjadi, karena rencana beberapa penelitian di dalamnya fokus di satu topik pada bidang keilmuan yang ditekuni dosen. 

Sehingga dosen akan konsisten meneliti topik tersebut dari penelitian tingkat dasar, terapan, sampai pengembangan. Seluruh penelitian ini menunjukan dosen punya kepakaran pada topik tersebut. 

2. Roadmap Membantu Membangun Rekam Jejak Publikasi Ilmiah

Roadmap penelitian yang disusun dosen juga membantu membangun rekam jejak publikasi ilmiah yang sejalan dengan kepakaran yang dimiliki.  Seluruh riwayat publikasi ilmiah ini bisa membantu dosen meraih hibah BRIN dan hibah yang diselenggarakan pihak lain.

Sebab biasanya asesor akan mengecek rekam jejak kepakaran dan publikasi ilmiah pengusul.  Kemudian memprioritaskan pengusul yang topik usulannya sejalan dengan rekam jejak tersebut. Roadmap membantu dosen membangun kepakaran dan konsisten memiliki publikasi ilmiah dari awal karir. Sehingga membantu meraih hibah penelitian. 

Baca juga: Roadmap Penelitian untuk Membantu Memudahkan Publikasi Ilmiah

3. Roadmap Memudahkan Penyusunan Proposal Usulan

Arti penting ketiga, roadmap penelitian yang disusun dosen bisa memudahkan penyusunan proposal usulan di hibah BRIN. Hal ini dapat terjadi, karena di dalam roadmap sudah disusun rencana penelitian. Meski fleksibel untuk penyesuaian sesuai kondisi dan kebutuhan. 

Namun, tentunya isi roadmap sudah membantu dosen menyusun rencana kegiatan penelitian dengan jelas, terstruktur, dan aplikatif. Sehingga bisa dijadikan dasar dalam menyusun proposal usulan agar lebih jelas, kuat, dan berdaya saing memenangkan hibah. 

Baca juga: Ketentuan dalam Hibah RIIM Kompetisi Sesuai Pedoman 2026

4. Memastikan Penelitian Punya Kebaruan (Novelty)

Dalam RIIM Kompetisi, hibah ini ditujukan untuk peneliti di dalam dan di luar naungan BRIN. Sekaligus untuk penelitian yang mampu menghasilkan kebaruan atau inovasi. 

Roadmap penelitian membantu dosen menyusun rencana penelitian jangka panjang yang memiliki novelty. Sebab tidak mengulang penelitian terdahulu, baik yang dijalankan sendiri maupun peneliti lain. Sehingga roadmap membantu memenuhi salah satu kriteria penelitian dalam RIIM Kompetisi, yakni punya novelty. 

5. Kemudahan Membentuk Tim Pengusul

Dalam hibah, penelitian yang diusulkan tentunya tidak memungkinkan dijalankan sendiri oleh dosen pengusul. Melainkan dijalankan tim penelitian dan dibentuk oleh dosen tersebut selaku ketua pengusul. 

Roadmap membantu mengetahui dari awal jumlah tim pengusul yang ideal, rencana pembagian tugas dan tanggung jawab, dan sebagainya. Sehingga memudahkan membentuk tim pengusul agar bisa segera menyusun proposal usulan. 

6. Bagian dari Substansi Proposal RIIM Kompetisi

Arti penting lainnya, roadmap penelitian yang dibuat oleh dosen menjadi bagian dari isi atau substansi proposal untuk hibah RIIM Kompetisi. Dalam ketentuan sistematika proposal usulan di buku panduan RIIM Kompetisi, salah satu substansinya adalah peta jalan keseluruhan kegiatan penelitian yang diusulkan. 

Roadmap penelitian biasanya mencakup aspek tersebut. Topik penelitian yang tercantum di dalamnya akan dijabarkan lebih rinci. Misalnya kebutuhan SDM, kebutuhan dana, durasi penelitian, target luaran yang tepat dan realistis, dll. Sehingga bisa memandu penyusunan proposal yang relevan dengan standar substansi di RIIM Kompetisi. 

Strategi Lolos RIIM Kompetisi dari BRIN Melalui E-Course Dunia Dosen

Roadmap riset yang kuat menjadi salah satu bekal penting bagi dosen untuk menjaga arah penelitian, menargetkan luaran yang jelas, dan meningkatkan peluang lolos program hibah, termasuk RIIM Kompetisi dari BRIN. Namun, tidak sedikit dosen masih kesulitan menyusun roadmap riset yang selaras, realistis, dan berdaya saing.

Jika roadmap disusun tanpa arah yang tepat, proposal hibah berisiko kurang meyakinkan, fokus riset menjadi lemah, dan peluang pendanaan bisa terlewat. Padahal, roadmap yang baik dapat membantu dosen menunjukkan kesinambungan riset, potensi luaran, serta kontribusi penelitian secara lebih kuat.

Sebagai solusi, Dunia Dosen menghadirkan e-course Roadmap Riset Tembus Hibah & Luaran Kompetitif bersama Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si., CIQaR., CRP., Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Melalui e-course ini, dosen akan dipandu menyusun roadmap penelitian yang lebih terarah, konsisten, realistis, dan siap mendukung pengajuan hibah riset.

Peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, seperti:

  • Akses Materi Selamanya
  • Materi relevan dan up to date untuk persiapan hibah riset
  • Panduan dari narasumber berpengalaman: Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si., CIQaR., CRP.
  • Panduan lengkap penyusunan roadmap riset
  • Video pembelajaran terstruktur dan aplikatif
  • Resume pendalaman materi
  • E-Sertifikat 10 JP

Roadmap Riset Tembus Hibah & Luaran Kompetitif

Dapatkan materi lengkap up to date, lifetime access,
dipandu narasumber profesional dan berpengalaman, serta bonus eksklusif lainnya sekarang!

Ahmad Aziz

SEO Specialist and Content Editor for Dunia Dosen.

Recent Posts

Jangan Sampai Salah! Dosen Wajib Ketahui 10 Tahapan BRIN RIIM Kompetisi 2026

Tahapan program hibah penelitian dari BRIN penting untuk diketahui, sehingga para dosen pengusul bisa mempersiapkan…

2 hours ago

Ketentuan dalam Hibah RIIM Kompetisi Sesuai Pedoman 2026

BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diketahui rutin menyelenggarakan program hibah penelitian yang bisa diakses…

24 hours ago

7 Syarat Publikasi SINTA Scopus yang Wajib Dosen Ketahui agar Tidak Salah Strategi

Meskipun sulit, publikasi di jurnal terindeks SINTA dan Scopus menjadi kebutuhan dan kewajiban semua dosen…

24 hours ago

Daftar Jurnal Indonesia yang Terindeks Database Web of Science (WoS) 2026

Publikasi di jurnal internasional bereputasi, tentunya tidak hanya pada jurnal yang terindeks Scopus. Akan tetapi…

1 day ago

50 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus Terbaru!

Publikasi di jurnal Scopus menjadi prioritas sebagian besar dosen dan peneliti di Indonesia. Bahkan juga…

6 days ago

Optimalkan Penilaian PDD-UKTPT dengan Ecourse “Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Serdos

Dalam menyusun dokumen PDD-UKTPT, dosen tak hanya perlu mematuhi ketentuan terkait rambu-rambu yang ditetapkan Kemdiktisaintek.…

6 days ago