Cara Update Publikasi di SINTA dan Mengapa Dosen Perlu Melakukannya

cara-update-publikasi-di-sinta
Cara Update Publikasi di SINTA dan Mengapa Dosen Perlu Melakukannya

Data dosen tentunya perlu terupdate secara berkala di laman SINTA. Tidak hanya data mengenai profil dosen, akan tetapi juga data kinerja akademik. Termasuk data publikasi ilmiah terkini yang sudah diselesaikan oleh dosen. Sudahkah, Anda memahami cara update publikasi di SINTA? Berikut informasinya.

Pentingnya Riwayat Publikasi Selalu Terbaca di SINTA 

Memahami betul bagaimana cara update publikasi di SINTA sangat penting bagi dosen. Sebab data kinerja publikasi tersebut harus up to date, sebab akan mempengaruhi penilaian kinerja sampai peluang dosen mengakses berbagai kesempatan akademik. Berikut penjelasan rincinya: 

1. Menunjang Kenaikan SINTA Score 

Data riwayat publikasi ilmiah dosen tentunya penting untuk terupdate berkala. Sebab akan mempengaruhi SINTA Score. Pasalnya skor ini didapatkan dengan menghitung jumlah publikasi terindeks Scopus, Google Scholar, dan jumlah sitasi. 

Baca juga artikel berikut: Publikasi Jurnal SINTA 4: Manfaat, Syarat, dan Cara Submit

2. Meningkatkan Peluang Dosen Meraih Program Hibah 

Sejalan dengan pengaruh data publikasi dosen terhadap SINTA Score. Maka artinya, update data publikasi penting dilakukan berkala. Sebab ikut mempengaruhi peluang osen meraih program hibah. Biasanya salah satu syarat pengusul adalah memenuhi SINTA Score minimal yang ditetapkan penyelenggara. 

3. Membuka Jalan bagi Dosen untuk Berkolaborasi 

Berbekal riwayat publikasi ilmiah yang muncul di akun SINTA dosen. Maka otomatis data ini bisa diakses siapa saja. Termasuk mahasiswa, dosen lain atau rekan sejawat, peneliti dari lembaga penelitian, dan lain sebagainya. Sehingga menjadi pertimbangan mereka untuk mengajukan tawaran kolaborasi. 

Jadi, bisa dibayangkan betapa pentingnya data publikasi terupdate rutin. Sebab bisa membantu dosen rutin berkolaborasi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah. 

4. Melancarkan Verifikasi Laporan BKD dan Penilaian Angka Kredit 

Data publikasi ilmiah dosen juga penting untuk selalu update demi kelancaran penilaian laporan BKD oleh asesor. Sekaligus dalam penilaian angka kredit untuk kenaikan jenjang jabatan akademik. 

Misalnya dalam laporan BKD (LKD), asesor biasanya memverifikasi bukti kinerja tri dharma di SINTA. Jadi, jika riwayat publikasi yang diklaim sudah muncul di SINTA milik dosen. Maka verifikasi sukses dan bukti diakui asesor. Begitu juga sebaliknya. 

Baca juga: Pengumuman Jadwal Pelaporan BKD Semester Genap 2025/2026 dan Persiapannya

5. Mengoptimalkan Penilaian Kinerja Akademik Perguruan Tinggi 

Kinerja akademik dosen yang terdata di SINTA juga menjadi kinerja akademik atau kinerja tri dharma perguruan tinggi. Data ini menjadi acuan Kemdiktisaintek dalam penilaian klasterisasi. Jadi, update data publikasi dosen agar muncul di SINTA sangat penting agar hasil klasterisasi juga bagus. 

Baca juga: Daftar Jurnal Sinta 3 Pendidikan [Update]

Penyebab Riwayat Publikasi Dosen Tidak Muncul di SINTA 

Melalui penjelasan sebelumnya, tentu meningkatkan pemahaman pentingnya memahami cara update publikasi di SINTA. Sehingga bisa membantu dosen mengoptimalkan SINTA Score sekaligus penilaian klasterisasi perguruan tinggi yang menaunginya. 

Sayangnya, dalam kondisi tertentu riwayat publikasi ilmiah yang dimiliki tidak terbaca oleh sistem SINTA. Sehingga data tersebut tidak muncul di profil SINTA milik dosen. Rupanya, hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Diantaranya adalah: 

1. Publikasi Tidak Memenuhi Syarat Terdata di SINTA 

Sebab yang pertama, karena publikasi ilmiah yang dimiliki dosen tidak memenuhi syarat untuk terdata di SINTA. Syaratnya apa saja? Yakni publikasi tersebut di jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi yang terindeks di Scopus maupun WoS, dan publikasi terindeks di Google Scholar

Jika publikasi dosen ternyata tidak memenuhi salah satu dari syarat tersebut. Maka otomatis tidak terdata di SINTA. Sehingga tidak muncul di profil dosen saat mengecek riwayat publikasi maupun mengecek SINTA Score. 

Baca juga artikel berikut: 50 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus Terbaru!

2. Sinkronisasi SINTA dengan Akun Lain Masih Proses atau Malah Gagal

Penyebab kedua, dosen belum, masih proses, atau gagal melakukan sinkronisasi data. Jadi, akun SINTA yang dimiliki dosen harus dihubungkan dengan akun di Scopus, WoS, Google Scholar, dan juga Portal Garuda. 

Sinkronisasi dilakukan manual melalui akun profil SINTA atau My SINTA. Jadi, jika sinkronisasi belum dilakukan maka publikasi tidak terupdate. Begitu juga jika proses sinkronisasi masih tahap verifikasi atau justru gagal. Jika gagal, silahkan menghubungi admin atau operator perguruan tinggi untuk mengurus SINTA. 

3. Publikasi Belum Terdata di Database Lain 

Sebab ketiga, data publikasi belum muncul di SINTA bisa karena belum terdata di database publikasi ilmiah lain. Misalnya untuk publikasi yang terdata di Google Scholar. Biasanya jika masih baru, butuh beberapa hari untuk masuk ke profil milik dosen. 

Jadi, jika masih baru dan belum masuk atau muncul di akun Google Scholar dosen. Maka otomatis riwayat publikasi tersebut di SINTA juga belum muncul. Oleh sebab itu, pada kondisi ini dosen hanya bisa menunggu publikasi segera terdata Google Scholar sehingga akun SINTA akan mengikuti. 

Baca juga artikel berikut: 6 Solusi saat Google Scholar Tidak Bisa Dibuka

4. Penulisan Nama Author yang Tidak Konsisten 

Dosen perlu menggunakan aturan standar penulisan nama author (penulis) pada publikasi ilmiah. Kesalahan ini terjadi karena umumnya dosen hanya mencantumkan nama lengkap tanpa gelar apapun. Baik itu gelar akademik, gelar kehormatan, dan lain sebagainya.

Jika nama dosen cukup panjang, ada kalanya sengaja dibuat inisial huruf kapital. Jika memutuskan demikian maka pastikan konsisten penggunaan huruf kapital tersebut di seluruh publikasi ilmiah. Sebab jika berubah, maka akan mempengaruhi kemampuan sistem di database publikasi membacanya sebagai karya Anda. 

Baca juga artikel berikut: Format Penulisan Artikel Jurnal Terindeks SINTA

5. Ada Perubahan Homebase Dosen dan Data Lain 

Ada kalanya dosen pindah homebase, hal ini bisa membuat data publikasi ilmiah terkini tidak terbaca sistem SINTA maupun database publikasi lainnya. Solusinya data dosen diperbaharui, khususnya data afiliasi agar sesuai. Jika ada kesulitan, maka bisa menghubungi admin perguruan tinggi. 

6. Dosen Belum Memiliki Akun di Scopus, Google Scholar, WoS, dan Garuda 

Sebab lainnya, dosen bisa jadi belum memiliki akun di database publikasi ilmiah. Misalnya belum memiliki Scopus ID. Jika belum, maka seluruh publikasi yang terindeks di SINTA juga tidak terdata. Jadi, dosen harus memastikan sudah punya akun di seluruh database publikasi yang tersinkronisasi dengan SINTA. 

Solusi Jika Riwayat Publikasi Tidak Juga Muncul di SINTA 

Jika riwayat atau data publikasi ilmiah di SINTA tidak muncul. Maka dosen perlu memastikan apa yang menjadi penyebabnya. Apakah akun SINTA belum tersinkronisasi dengan Scopus atau database lain? Publikasi terkini belum terdata di Scopus maupun database lain? Atau ada sebab lainnya?

Apabila dosen merasa bingung bagaimana mengecek penyebab dan solusinya. Maka jangan ragu untuk meminta bantuan. Yaitu menghubungi admin SINTA di perguruan tinggi. Biasanya perguruan tinggi menyiapkan SDM sebagai admin atau operator SINTA. Jadi, silahkan dikomunikasikan untuk mendapat solusinya. 

Namun, jika dosen sudah mengetahui penyebabnya. Maka bisa mempertimbangkan untuk diatasi sendiri. Misalnya, penyebab publikasi tidak terbaca SINTA karena belum terdata di Google Scholar. Biasanya karena masih baru, sehingga butuh waktu beberapa hari setelah publikasi selesai diurus. 

Baca juga artikel berikut: Cara Mencari Jurnal Open Access di Scopus dalam 5 Menit!

Tata Cara Update Publikasi di SINTA 

Solusi terbaik untuk memastikan riwayat publikasi terbaca dan muncul di SINTA, adalah dengan update data publikasi melalui akun SINTA milik dosen. Update ini membantu memastikan riwayat publikasi segera terbaca oleh sistem SINTA. Bagaimana caranya? Berikut detail tata cara update publikasi di SINTA: 

1. Pastikan Sudah Melakukan Sinkronisasi Akun 

Tahap pertama untuk mengupdate data publikasi di SINTA adalah memastikan sudah dilakukan sinkronisasi. Artinya, akun SINTA milik dosen sudah dihubungkan dengan akun di sejumlah database publikasi ilmiah sesuai ketentuan Kemdiktisaintek. 

Mencakup akun di Scopus, WoS, Google Scholar, dan juga Portal Garuda. Jadi, jika saat mengecek akun SINTA belum terhubung dengan akun-akun tersebut. Maka inilah yang menjadi sebab data publikasi belum muncul di SINTA. Silahkan melakukan sinkronisasi dulu. Berikut tata caranya: 

  • Masuk ke laman SINTA dan login ke akun SINTA menggunakan password dan username yang sesuai. 
  • Setelah berhasil login, maka nama dosen akan tercantum di kanan atas halaman dashboard. Silahkan klik nama tersebut dan klik pada pilihan “Update Profile”
  • Sistem di SINTA akan menampilkan form khusus berisi kolom-kolom yang harus diisi dengan Scopus ID, ID di Google Scholar, dan sebagainya. Silahkan isi kolom yang masih kosong dengan ID yang sesuai. 
  • Lalu tekan tombol “Sync” untuk mengajukan proses sinkronisasi. 
  • Lakukan hal serupa untuk semua akun atau ID dosen di Scopus, Garuda, Publon, WOS Researcher ID, dan sebagainya. 
  • Lalu klik tombol “Update”. 
  • Selesai, silahkan mengecek kembali apakah seluruh akun sudah  tersinkronisasi atau belum. 

Namun, jika para dosen sudah melakukan sinkronisasi sebelumnya. Maka tahap ini hanya melakukan login ke akun SINTA. Kemudian langsung ke tahap kedua untuk proses update riwayat publikasi ilmiah terkini. 

2. Akses Menu Publikasi di My SINTA dan Mengajukan Sinkronisasi

Tahap kedua pada tata cara update publikasi di SINTA adalah mengakses layanan untuk mengupdate publikasi tersebut. Pada profil atau My SINTA, silahkan cari menu Publication. 

Yakni pada keterangan atau pilihan menu Publication Scopus, Publication WoS, Publication Google, dan seterusnya. Update data publikasi SINTA harus satu per satu. Misalnya dimulai dulu dari Publication Scopus, kemudian klik tombol “Req. Synchronization”. 

Jika sinkronisasi berhasil diajukan ke sistem SINTA, maka akan muncul notifikasi pengajuan sinkronisasi dalam antrian. Selanjutnya tinggal menunggu pengajuan masuk ke tahap sinkronisasi. Cepat atau lambatnya bergantung pada antrian di sistem SINTA. 

Baca juga: Daftar Jurnal Open Access Gratis Terindeks Scopus untuk Dosen dan Peneliti

3. Menunggu Proses Sinkronisasi dan Verifikasi 

Setelah mengajukan sinkronisasi riwayat publikasi ilmiah di setiap database yang terhubung ke akun SINTA milik dosen. Maka akan masuk antrian. Tahap ini adalah proses verifikasi pengajuan, sehingga butuh waktu. Semakin panjang antriannya, maka semakin butuh waktu lama untuk proses verifikasi. Begitu pula sebaliknya. 

Inilah alasan dosen sangat dianjurkan untuk melakukan update data profil sampai kinerja publikasi berkala. Tujuannya untuk menghindari antrian panjang sehingga proses lebih cepat. 

Itulah tahapan atau langkah-langkah untuk melakukan update riwayat publikasi ilmiah terkini dosen agar segera terbaca di SINTA. Update ini penting, khususya setelah dosen berhasil menerbitkan karya tulis ilmiah baru dan memang memenuhi syarat untuk terdata di SINTA. 

Jadi, silahkan rutin menerapkan tata cara update publikasi di SINTA. Panduan update data di SINTA bisa diakses melalui tautan berikut https://bit.ly/ManualBookSinta

sumber: 

  1. Chaerani, A. P. (2026). Publikasi Sudah Terbit Tapi Hilang di SINTA? Ini Penyebab yang Jarang Disadari Dosen dan Peneliti. Diakses pada 14 Agustus 2026 dari https://www.kampustimes.com/publikasi-sudah-terbit-tapi-hilang-di-sinta-ini-penyebab-yang-jarang-disadari-dosen-dan-peneliti 
  2. Pujiati. (2024). Penyebab dan Solusi Artikel WoS Tidak Terbaca SINTA. Diakses pada 14 Agustus 2026 dari https://duniadosen.com/informasi/artikel-wos-tidak-terbaca-sinta/
  3. Cara Update Publikasi Di Sinta. (2026). Publikasiku. Diakses pada 14 Agustus 2026 dari https://publikasiku.id/blog/cara-update-publikasi-di-sinta/
  4. Pentingnya Pemutakhiran Data SINTA oleh Perguruan Tinggi dan Dosen Secara Mandiri. (2022). Biro Administrasi dan Sumberdaya Manusia Universitas Nasional. Diakses pada 14 Agustus 2026 dari https://bsdm.unas.ac.id/2022/08/pentingnya-pemutakhiran-data-sinta-oleh-perguruan-tinggi-dan-dosen-secara-mandiri/

More Posts

Kelas E-Course

Ebook Gratis

Tag Populer