Analisis Jurnal untuk Penelitian Dosen Tidak Sulit Asal Sistematis, Begini Tahapannya 

cara-analisis-jurnal
Analisis Jurnal untuk Penelitian Dosen Tidak Sulit Asal Sistematis, Begini Tahapannya

Bagi kalangan akademisi, baik itu dosen maupun mahasiswa. Kegiatan analisis jurnal tentu merupakan kegiatan yang rutin dilakukan. Bagi mahasiswa, analisis ini biasanya untuk kebutuhan pengerjaan tugas kuliah yang diberikan dosen. Bisa juga dilakukan saat melakukan penelitian, khususnya menjelang penyusunan tugas akhir. 

Sementara bagi dosen, analisis berbagai jurnal ilmiah menjadi agenda rutin. Sebab menjadi salah satu tahapan dalam melaksanakan tugas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyusunan karya tulis ilmiah (KTI), dan publikasi KTI tersebut. Lalu, seperti apa tata caranya? Berikut informasinya. 

Apa Itu Analisis Jurnal? 

Dalam konteks analisis jurnal, maka bisa dipahami sebagai proses menyelidiki dan memahami isi dari artikel yang terbit di suatu jurnal ilmiah. 

Melalui proses analisis ini, maka pembaca bisa dengan mudah memahami isi dari artikel jurnal tersebut. Seperti memahami topik utama yang dibahas, latar belakang penulis memilih topik tersebut, metode penelitian, hasil penelitian, hingga kesimpulan penelitian.  

Babaca juga artikel berikut: 50 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus Terbaru!

Arti Penting Analisis Jurnal bagi Dosen 

Bagi dosen, analisis pada jurnal ilmiah dilakukan untuk menunjang berbagai aktivitas akademik. Misalnya saat melaksanakan penelitian, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PkM), mengembangkan bahan ajar, menyusun KTI untuk publikasi ilmiah, dll. 

Dalam kegiatan penelitian sendiri, analisis artikel jurnal ilmiah sangat penting untuk dilakukan para dosen. Arti penting yang dimaksud antara lain: 

1. Membantu Melakukan State of the Art (SOTA) 

Penelitian yang akan dilaksanakan oleh dosen, bisa jadi perlu dilakukan untuk melanjutkan penelitian sebelumnya. Supaya bisa mengetahui posisi penelitian tersebut, kemudian juga mengetahui research gap. Maka melakukan SOTA penting untuk dilakukan. 

Dalam proses melakukan dan menemukan SOTA, analisis berbagai jurnal berisi hasil penelitian terdahulu dijamin akan dilakukan. Bahkan di beberapa jurnal dengan topik serupa dan terbit dalam kurun waktu 5 tahun ke belakang. 

Hasil analisis ini membantu menyusun SOTA. Sehingga membantu mengidentifikasi research gap dan memastikan penelitian yang akan dijalankan punya novelty.

Baca selengkapnya disini: Mengenal Apa Itu State of The Art (SOTA) dan Arti Pentingnya dalam Penelitian 

2. Memudahkan Penyusunan Kajian Pustaka atau Tinjauan Pustaka

Dalam menyusun proposal penelitian, menyusun naskah buku ilmiah, dan KTI jenis lainnya. Tentu akan ada bagian kajian pustaka atau mungkin tinjauan pustaka. Analisis pada jurnal ilmiah membantu menyusun bagian tersebut. 

Sehingga berisi teori yang memang sesuai dengan hasil penelitian terdahulu. Isi kajian pustaka yang sumbernya jelas dan kredibel, tentunya meningkatkan kualitas KTI yang disusun oleh dosen. Hal ini bisa membantu melancarkan publikasinya di media yang dituju. 

Mau Naik Jabatan Fungsional dengan Cepat? Konversikan KTI Menjadi Buku & Dapatkan Angka Kredit dengan Layanan konversi KTI Penerbit Deepublish

3. Membantu Menemukan, Memilih, dan Memahami Referensi 

Analisis jurnal ilmiah juga penting untuk membantu dosen dalam menjawab kebutuhan referensi ilmiah berkualitas, relevan, dan kredibel. Sebab dengan analisis inilah, dosen bisa memastikan publikasi jurnal tertentu relevan dijadikan referensi. 

Sebab bisa dipastikan topik relevan dengan topik yang sedang diteliti atau dikembangkan menjadi naskah. Kemudian data di dalamnya juga dibutuhkan dalam proses penyusunan naskah KTI tersebut. 

Baca artikel berikut: 13 AI untuk Review Jurnal, Cari Referensi Publikasi Makin Mudah!

4. Menunjang Penyusunan Rancangan Penelitian 

Arti penting lainnya, analisis pada jurnal ilmiah membantu dosen merancang kegiatan penelitian dengan lebih baik. Sebab analisis ini sekaligus membantu menganalisis tren penelitian untuk penentuan topik yang lebih tepat, punya urgensi, dan relevan dengan kondisi publik. 

Kemudian, analisis juga membantu memahami metode penelitian yang memungkinkan untuk digunakan. Sehingga meminimalkan risiko keliru dalam menentukan metode yang akan digunakan. 

Memahami Perbedaan Analisis Jurnal dengan Review Jurnal 

Secara umum, analisis dengan review jurnal adalah dua hal berbeda. Namun saling melengkapi dan saling berkaitan. Dalam review jurnal, ada tahap analisis itu sendiri. Jadi, review akan berisi kegiatan analisis dan tanpa analisis maka hasil review kurang optimal. 

Perbedaan paling signifikan dan mudah dipahami dari keduanya adalah pada tingkat kedalaman kegiatan. Analisis publikasi jurnal ilmiah biasanya untuk memahami isi dari artikel yang terbit di suatu jurnal. Sehingga isinya mengenai topik apa, metode penelitiannya apa, hasil penelitiannya, dll. 

Sementara untuk review jurnal lebih mendalam. Selain memahami isi artikel jurnal membahas apa, sebagaimana hasil analisis. Juga memahami atau mengidentifikasi kontribusi penelitian pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). 

Review jurnal juga mencakup argumen, yaitu pandangan atau hasil penilaian pembaca setelah membaca dan memahami isi dari artikel jurnal ilmiah. Ketika disajikan dalam bentuk teks, maka review jurnal lebih panjang. Sebab mencakup data hasil analisis diikuti dengan argumen tadi. 

Format Umum Penulisan Hasil Analisis Jurnal 

Analisis jurnal untuk menunjang kegiatan penelitian dosen maupun proses menyusun KTI dalam proses publikasi ilmiah. Tentunya akan dilakukan di beberapa jurnal. Sehingga hasil analisis tersebut perlu dicatat dan dibuat rangkuman agar mudah diingat. Sekaligus lebih mudah dipahami ketika perlu dibaca lagi. 

Dalam menyusun hasil analisis publikasi di jurnal ilmiah, para dosen bisa menggunakan format tertentu sesuai kondisi dan kebutuhan. Hanya saja, secara umum format penulisan yang dianjurkan adalah sebagai berikut: 

1. Identitas Jurnal yang Dianalisis 

Analisis pada jurnal ilmiah biasanya dilakukan pada beberapa artikel ilmiah. Maka akan lebih ringkas dan mudah, jika hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel komparasi. Salah satu kolomnya adalah identitas jurnal. Sehingga berisi data mengenai judul artikel ilmiah, penulis, dan metadata lain yang dibutuhkan dosen. 

2. Latar Belakang 

Berikutnya adalah latar belakang. Biasanya disajikan di bagian pendahuluan (introduction), sehingga dosen bisa mengetahui alasan dibalik pemilihan topik oleh penulis artikel jurnal tersebut. Penyajian di tabel hasil analisis bisa dibuat ringkas. 

3. Landasan Teori 

Masih pada bagian pendahuluan, dosen juga perlu melakukan analisis terhadap landasan teori. Teori apa saja yang digunakan penulis untuk menjalankan penelitian yang dilakukan. 

4. Tujuan Penelitian 

Berikutnya adalah data analisis tujuan penelitian, biasanya juga masih di dalam bagian pendahuluan. Dosen perlu mengetahui apa tujuan penelitian dari penulis. Kemudian memahami relevansinya dengan topik dan metode penelitian yang digunakan. 

5. Metode Penelitian 

Tahap berikutnya, dosen perlu mencantumkan data hasil analisis metode penelitian yang digunakan penulis artikel jurnal. Cantumkan metode yang digunakan dan bagaimana dijalankan oleh penulis dalam penelitiannya.  

6. Hasil Penelitian  

Berikutnya adalah mencantumkan hasil penelitian atau temuan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis artikel jurnal. Cantumkan temuan tersebut, kemudian tambahkan keterangan lain yang dibutuhkan. Misalnya temuan tersebut berbentuk apa dan rangkuman singkat pada bagian pembahasan. 

7. Kesimpulan 

Selanjutnya adalah mencantumkan informasi (data) atau rangkuman pada bagian kesimpulan di artikel jurnal yang dianalisis. Sehingga bisa mengetahui rencana atau kemungkinan implikasi dan kontribusi temuan penelitian dalam iptek. 

Tata Cara Analisis Jurnal 

Memahami bahwa dalam penelitian dan publikasi ilmiah, para dosen perlu melakukan analisis jurnal. Maka analisis ini perlu dilakukan dengan baik dan benar. Sebab tentunya hasil analisis akan mempengaruhi kualitas penelitian dan publikasi ilmiah yang dihasilkan. 

Salah satu strategi melakukan analisis publikasi jurnal dengan baik adalah dilakukan secara sistematis. Berikut langkah-langkah dalam proses analisis tersebut secara umum: 

1. Mencari dan Mengumpulkan Jurnal untuk Dianalisis 

Tahap pertama adalah menentukan jurnal mana saja yang akan dianalisis. Maka dosen perlu mencari dan mengumpulkan jurnal tersebut. Dosen bisa mengakses database jurnal seperti Scopus,, WoS, SINTA, Google Scholar, dan lain sebagainya. 

2. Membaca Abstrak dan Bagian Pendahuluan 

Tahap kedua, adalah membaca artikel ilmiah pada jurnal yang sudah dikumpulkan di tahap sebelumnya. Bagian pertama untuk dibaca adalah abstrak dan pendahuluan. Sebab pada abstrak, dosen bisa mengetahui isi keseluruhan artikel jurnal tersebut. 

Pada pendahuluan bisa mengetahui rancangan dan pelaksanaan penelitian oleh penulis. Sebab ada informasi mengenai latar belakang hingga metode penelitian yang digunakan. Membaca dua bagian ini juga menjadi proses seleksi. Yakni memilih jurnal yang memang relevan.

Sebab tidak semua jurnal yang dikumpulkan sebelumnya dan pada topik yang sama memang ideal dianalisis atau dijadikan referensi. 

Ketahui juga tools AI untuk membuat abstrak jurnal: AI Pembuat Abstrak Jurnal & Contoh Prompt, Menulis Makin Cepat!

3. Menganalisis Bagian Metode Penelitian 

Tahap berikutnya adalah melakukan analisis di bagian metode penelitian (metodologi penelitian/methods). Pada bagian ini tercantum informasi metode penelitian yang digunakan penulis. 

Mencakup juga populasi atau sampel penelitian, kemudian instrumen penelitian, dll. Sehingga dosen bisa memahami proses pelaksanaan penelitian bagaimana mulai dari penentuan populasi atau sampel, pengumpulan data, metode analisis, dll. Pada tahap ini, dosen bisa mengevaluasi apakah metode yang digunakan sudah tepat atau sebaliknya. 

Baca juga artikle berikut: Daftar Jurnal Open Access Gratis Terindeks Scopus untuk Dosen dan Peneliti

4. Mempelajari Hasil Penelitian 

Tahap berikutnya adalah mempelajari hasil penelitian. Tujuannya untuk mengetahui temuan apa yang dihasilkan dalam penelitian yang dijalankan oleh penulis artikel jurnal. 

Kemudian menganalisis apakah temuan tersebut relevan dengan tujuan penelitian. Data temuan (hasil) penelitian juga perlu dicantumkan di dalam ringkasan hasil analisis jurnal. Sehingga dosen perlu mengetahui temuan tersebut. Sekaligus membantu melakukan SOTA, analisis research gap, hingga novelty. 

Baca selengkapnya artikel mengenai novelty: Memahami Apa Itu Novelty pada Penelitian dan Cara Menentukannya 

5. Memperhatikan Bagian Pembahasan dan Kesimpulan 

Berikutnya adalah membaca dan memahami bagian pembahasan hasil penelitian dan disusul bagian kesimpulan. Sehingga bisa menganalisis data penelitian yang dikumpulkan penulis, kemudian bagaimana hasil analisis data tersebut, disusul dengan kesimpulan hasil penelitiannya bagaimana. 

Informasi ini juga perlu disajikan di dalam ringkasan hasil analisis publikasi jurnal. Sebab bisa membantu memahami isi artikel jurnal tersebut dan untuk kebutuhan lain dalam penelitian dosen. 

Baca juga artikel berikut: Format Penulisan Artikel Jurnal Terindeks SINTA

6. Menyusun Hasil Analisis dan Memanfaatkan Hasil Analisis Jurnal 

Tahap terakhir adalah menyusun hasil analisis terhadap seluruh jurnal yang dikumpulkan di tahap paling pertama. Sesuai penjelasan sebelumnya, hasil analisi akan lebih ringkas dan mudah dipahami jika disajikan dalam tabel komparasi. Kemudian hasil analisis ini bisa digunakan sesuai kebutuhan dosen. 

Melakukan analisis jurnal secara sistematis membantu memaksimalkan proses dan hasil analisis tersebut. Manfaatkan jurnal kredibel bereputasi dan terbitan terkini untuk mendapatkan dasar kajian maupun tinjauan pustaka yang lebih relevan di masa sekarang. Sehingga hasil analisis menguatkan rancangan penelitian dan substansi KTI. 

sumber: 

  1. Fadia, T. P. (2023). Tips Cara Analisis Jurnal dengan Cepat. Diakses pada 22 September 2026 dari https://ebizmark.id/artikel/tips-cara-analisis-jurnal-dengan-cepat/ 
  2. Paramita, C. (2023). Format dan Cara Analisis Jurnal, 3 Langkah Penting. Diakses pada 22 September 2026 dari https://deepublishstore.com/blog/penelitian-skripsi/analisis-jurnal/ 
  3. Beginilah Format dan Isi dari Analisis Jurnal yang Baik dan Benar. (n.d).Go Academica. Diakses pada 22 September 2026 dari https://goacademica.com/artikel/format-dan-isi-dari-analisis-jurnal/

More Posts

Kelas E-Course

Ebook Gratis

Tag Populer