Para dosen yang berencana ikut serdos tentunya tidak hanya perlu memahami apa saja syarat menjadi peserta serdos. Akan tetapi juga memahami kriteria hingga penyebab tidak lulus serdos. Sehingga punya persiapan tepat sebagai antisipasi tidak lulus.
Sudah eligible atau memenuhi syarat menjadi peserta serdos, memang tidak menjamin pasti lulus dan menerima sertifikat profesi. Aktualnya ada proses panjang penilaian kompetensi dosen. Sehingga ada juga peserta yang dinyatakan tidak lulus dalam yudisium. Jadi, apa saja penyebab dan bagaimana cara mengantisipasinya? Berikut informasinya.
Daftar Isi
ToggleApa Saja Kriteria agar Lulus Serdos?
Jika mengacu pada Kepmendiktisaintek No. 135/M/KEP/2026, penyebab tidak lulus serdos adalah dosen (selaku peserta serdos) belum memenuhi kriteria untuk dinyatakan lulus. Sesuai ketentuan, terdapat 3 kriteria yang harus dipenuhi. Yaitu:
1. Lulus Penilaian Persepsi
Kriteria yang pertama adalah dinyatakan lulus dalam penilaian persepsi. Sesuai ketentuan, penilaian dalam serdos di tahun 2026 terdiri dari 2 tahap. Penilaian internal dan penilaian eksternal.
Pada penilaian internal, mencakup penilaian persepsi dan penilaian empirik. Penilaian persepsi dilakukan oleh 4 pihak. Yaitu dosen yang merupakan peserta serdos sendiri, rekan sejawat, mahasiswa, dan pimpinan peserta serdos.
Penilaian ini akan menjadi Nilai Persepsi Peserta Serdos (NPD) dan memiliki bobot 10% dalam Penilaian Akhir Portofolio. Jadi, peserta serdos wajib memenuhi kriteria agar lulus dalam penilaian persepsi. Sehingga memenuhi satu dari 3 kriteria utama untuk lulus serdos.
Baca selengkapnya disini: Pengertian, Prosedur, dan Tips Lulus Penilaian Persepsi dalam Serdos
2. Lulus Penilaian PDD-UKTPT
Kriteria kedua adalah dinyatakan lulus dalam penilaian PDD-UKTPT. Sesuai penjelasan sebelumnya, salah satu tahap penilaian serdos adalah penilaian eksternal. Penilaian eksternal dilakukan oleh 2 asesor serdos dan yang dinilai adalah dokumen PDD-UKTPT yang disusun peserta serdos.
Penilaian eksternal ini punya bobot paling tinggi, yakni mencapai 55% dalam serdos tahun 2026. Hasil penilaian akan menjadi Nilai Pernyataan Diri Dosen dalam Unjuk Kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi (NPDD). Jika dinyatakan lulus, maka sudah memenuhi 2 dari 3 kriteria lulus serdos.
Baca selengkapnya: Ingin Lulus Serdos 2026? Dosen Harus Tahu Strategi Penyusunan dan Pengisian PDD-UKTPT pada SISTER!
3. Lulus Penilaian Akhir Portofolio
Kriteria ketiga atau yang terakhir adalah dinyatakan lulus dalam Penilaian Akhir Portofolio (NAP). NAP diperoleh melalui akumulasi atau menjumlahkan seluruh hasil hasil penilaian internal dan eksternal dalam serdos.
Peserta serdos dinyatakan lulus dalam NAP jika skor yang didapatkan > 4,2 (lebih besar dari empat koma dua). Jadi, jika di bawah skor batas aman tersebut maka peserta serdos belum bisa dinyatakan lulus.
Baca selengkapnya disini: Dosen Wajib Tahu! Dokumen pada Portofolio Dosen Ini Penting untuk Dapat Lulus Serdos 2026
Kesalahan Peserta yang Menjadi Penyebab Tidak Lulus Serdos
Sesuai penjelasan sebelumnya, dipahami bahwa ada 3 kriteria untuk lulus dalam serdos. Hanya saja, memenuhinya tidak selalu mudah bagi para dosen. Salah satu penyebabnya adalah terjadi kesalahan dalam proses serdos yang diikuti. Baik dari tahap persiapan, maupun di tahap penilaian serdos itu sendiri.
Lalu, apa saja kesalahan yang menjadi penyebab tidak lulus serdos? Berikut beberapa diantaranya:
1. Kesalahan Secara Administratif
Kesalahan yang pertama adalah kesalahan yang sifatnya administratif. Biasanya mencakup kesalahan data dosen di SISTER. Bisa juga kesalahan data di suatu dokumen yang berkaitan dengan serdos. Misalnya data dosen di dokumen bukti kinerja.
Kesalahan data bisa dalam bentuk kesalahan penulisan nama, penulisan gelar, dan detail lainnya. Data dosen tertentu di SISTER bisa dilakukan pemutakhiran secara mandiri oleh peserta serdos.Â
Namun, ada beberapa data yang hanya bisa diperbaharui oleh operator perguruan tingg. Ada juga data yang butuh verifikasi, baik oleh pimpinan maupun operator perguruan tinggi. Kadang kala dosen kurang teliti atau karena faktor lain, sehingga kesalahan data tidak disadari segera.
Hal ini bisa berdampak pada eligibilitas yang terbaca sistem di SISTER yang keliru. Dosen bisa saja merasa sudah memenuhi syarat, baik di aktual maupun di sistem SISTER. Namun, sistem mendeteksi dosen belum eligible dan ternyata karena kesalahan data.
Baca juga artikel berkut: Syarat agar Dosen Eligible untuk Sertifikasi Dosen Tahun 2026
2. Kesalahan dalam Menyusun PDD-UKTPT
Kesalahan kedua yang menjadi penyebab tidak lulus serdos adalah pada saat menyusun dokumen PDD-UKTPT. Sesuai penjelasan sebelumnya, penilaian PDD-UKTPT memiliki bobot paling tinggi.
Hanya saja, dalam menyusun dokumen ini ada cukup banyak rambu yang harus dipatuhi. Kemudian, dalam satu dokumen mencakup beberapa jenis file. Mulai dari teks naratif deskriptif untuk tugas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian ada 1 video pembelajaran yang harus dibagikan di website berbagi video.
Tak hanya sampai disitu, setiap tugas tri dharma yang dipaparkan juga harus disertai bukti penunjang. Ada banyaknya rambu dan ketentuan lain dalam dokumen ini, membuatnya rumit dan rentan terjadi kesalahan.
Kesalahan bisa dari penentuan tugas tri dharma yang dicantumkan, kurang relevan dengan bukti yang dilampirkan atau dipilih, kurang lengkap, video belum diunggah di website berbagi video, dan kesalahan lainnya. Sehingga dibutuhkan ketelitian lebih saat menyusun seluruh unsur di dalam PDD-UKTPT.
Baca juga: Strategi Menyusun PDD-UKTPT agar Lebih Siap Serdos
3. PDD-UKTPT Hasil Menyalin Milik Peserta Lain
Kesalahan berikutnya yang juga bisa menjadi penyebab tidak lulus serdos adalah dokumen PDD-UKTPT hasil menyalin. Sehingga menjiplak atau tindakan plagiat. Hal ini tentunya dilarang dilakukan peserta serdos manapun.
Sebab, meskipun berhasil memenuhi 3 kriteria lulus serdos di atas. Namun, jika terbukti melakukan plagiat pada dokumen PDD-UKTPT maka otomatis nilai dari asesor adalah Fraud. Sehingga otomatis tidak lulus penilaian PDD-UKTPT yang padat secara bobot lebih dari 50% dalam serdos.
Baca juga artikel berikut: Penilaian Sertifikasi Dosen 2026: Sistem, Komponen, dan Ketentuannya
4. Kesalahan pada Publikasi Jurnal Ilmiah
Kesalahan berikutnya adalah pada publikasi ilmiah. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan salah satu syarat serdos. Yaitu peserta serdos wajib memiliki riwayat publikasi ilmiah pada jurnal. Baik itu pada jurnal nasional maupun internasional. Hanya saja harus memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan Kemendiktisaintek.Â
Kadang kala, kriteria jurnal yang ditetapkan belum bisa dipenuhi calon peserta serdos. Sehingga menjadi tidak eligible dan tentunya gagal ikut serdos. Kesalahan ini juga bisa dari bukti publikasi ilmiah sebagai bukti pelaksanaan penelitian yang tidak sesuai ketentuan Kemdiktisaintek.
Ketahui juga informasi berikut: Publikasi Jurnal SINTA 4: Manfaat, Syarat, dan Cara Submit
Persiapan Penting untuk Lulus Serdos di Penyelenggaraan Tahun Berikutnya
Tahun 2026 mungkin terlewat untuk bisa ikut serta dalam penyelenggaraan serdos. Namun, tentunya masih ada peluang lulus di tahun berikutnya, yakni tahun 2027 mendatang. Tinggal menghitung bulan, tahun 2027 sudah di depan mata. Maka para dosen sudah bisa mulai mempersiapkan diri ikut serdos.
Apa saja yang perlu dipersiapkan atau perlu dilakukan sebagai upaya mencegah berbagai penyebab tidak lulus serdos? Ada banyak hal perlu dilakukan sebagai persiapan ikut dan lulus serdos di tahun 2027.
Mulai dari persiapan mempelajari regulasi serdos, penyusunan dokumen PDD-UKTPT, mempelajari alur proses serdos tersebut, dan lain sebagainya. Bagi para dosen yang ingin mempersiapkan serdos dengan dampingan ahli dan berpengalaman. Maka bisa ikut serta dalam E-Course Strategi Lengkap Dokumen PDD-UKTPT.
Program E-Course Strategi Lengkap Dokumen PDD-UKTPT ini sendiri diselenggarakan oleh Dunia Dosen. Kemudian menghadirkan narasumber yang menyajikan materi terperinci mengenai serdos dan dokumen PDD-UKTPT.
Melalui program ini, para dosen bisa mendapat dampingan secara intensif. Sekaligus belajar lebih siap menghadapi serdos tahun 2027 secara terstruktur.
“Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Serdos
Ubah Portofolio Tridharma Menjadi Dokumen PDD-UKTPT Berkualitas dan Siap Lolos Penilaian Serdos!
sumber:
- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2026). Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 135/M/KEP/2026 Tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Pendidik untuk Dosen. https://lldikti4.kemdiktisaintek.go.id/wp-content/uploads/2026/06/135_SALINAN_Kepmen-Juknis-Serdos-2026-1.pdf
- Karir Dosen. [@karir.dosen]. (2026, May 24). 3 PENYEBAB UTAMA DOSEN TIDAK LULUS SERDOS…[Foto]. Instagram. https://www.instagram.com/p/DYvaILRjX_5/
- Sastri, D.(2017). CariTau Berikut adalah Penyebab Dosen Tidak Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos). Diakses pada 28 September 2026 dari https://diahsastri.com/2017/12/04/caritau-berikut-adalah-penyebab-dosen-tidak-lulus-sertifikasi-dosen-serdos/
- Ketahui Penyebab Tidak Lulus Serdos Sejak Dini. (2023). Universitas Medan Area. Diakses pada 28 September 2026 dari https://bpmpp.uma.ac.id/2023/02/20/ketahui-penyebab-tidak-lulus-serdos-sejak-dini/














