Kumpulan Artikel Mengenai Informasi Dosen

Dosen FIS UNY Didatangi Tim FIB Unand Diksusi Pengisian Borang Akreditasi

Yogyakarta – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) didatangi tim Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) untuk melakukan diskusi pengsisian borang akreditasi, pada Selasa (3/12/2019) kemarin.

Tim terdiri dari dosen dan mahasiswa Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) sengaja melakukan lawatan ke Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY). Rombongan dari Unand disambut oleh Dekan FIS, Tim Penjaminan Mutu Fakultas dan Dosen Prodi Ilmu Sejarah FIS UNY.

Dilansir dari uny.ac.id Ketua Jurusan Sejarah Unand, Dr. Anatona, M.Hum. menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke FIS UNY yaitu untuk berdiskusi mengenai pengisian borang akreditasi.

(Sumber Foto: unand.ac.id)

”Kami ingin belajar dan berdikusi dengan bapak/Ibu dosen di FIS UNY ini mengenai pegisian borang akreditasi karena pada bulan Januari 2020, Jurusan kami akan mengajukan akreditasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FIS UNY, Dr. Suhadi Purwantara, M.Si. menjelaskan bahwa pengisian borang akreditasi prodi lebih kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dimana isian borang sekarang mengacu pada sembilan standar sedangkan pada tahun sebelumnya hanya tujuh standar.

“Dengan demikian, pengisian borang akreditasi perlu disiapkan jauh-jauh hari dan perlu adanya kerja keras dari seluruh tim akreditasi” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Tim Penjaminan Mutu FIS UNY, Chatia Hastasari, S.Sos., M.I.Kom. mempresentasikan tentang isian borang akreditasi. Ia menjelaskan bahwa Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 meliputi Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).

Adapun pengusul adalah Unit Pengelola Program Studi (UPPS) sedangkan pembuatan dan pengisian instrumen akreditasi dilakukan oleh UPPS dan Prodi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh UPPS dan Prodi yaitu:

  • Menjaga komitmen pimpinan (Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, dan Ketua Program Studi);
  • Menyusun task force yang tepat;
  • Membuat timeline dan disiplin terhadap jadwal yang telah dibuat;
  • Mempelajari instrumen, panduan pengisian dan matriks penilaiannya;
  • Mengidentifikasi kebutuhan data, informasi dan bukti fisik apa saja yang belum ada/belum punya.

Chatia menambahkan, sembilan standar yang menjadi acuan akreditasi prodi meliputi:

  • Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran;
  • Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama;
  • Mahasiswa; Sumber Daya Manusia;
  • Keuangan, Sarana, dan Prasarana;
  • Pendidikan;
  • Penelitian;
  • Pengabdian kepada Masyarakat;

Luaran dan Capaian Tridharma.

Redaksi

Recent Posts

Cara Menulis Artikel Jurnal untuk Dosen agar Lebih Terarah

Publikasi dalam bentuk jurnal menjadi salah satu kiat menyebarluaskan hasil penelitian. Sekaligus menjadi bentuk kontribusi…

2 days ago

Cara Mudah Download Jurnal Untuk Dosen di Google Scholar

Bagi dosen, Google Scholar bukan sekedar tempat untuk mencari referensi ilmiah. Namun, memiliki fungsi yang…

2 days ago

Strategi Lolos Naik Jabatan ke Lektor Kepala yang Perlu Diketahui Dosen

Bagi dosen yang berencana mengajukan kenaikan jenjang jabatan akademik menuju Lektor Kepala di tahun 2026.…

2 days ago

Proposal Hibah Ditolak? Ketahui 7 Strategi Menyusun Proposal Hibah Penelitian agar Lebih Kuat dan Terarah

Salah satu kunci untuk meraih hibah penelitian, adalah menyusun proposal usulan yang kuat dan terarah.…

5 days ago

Proposal Hibah Gagal? Berikut Daftar Kesalahan Administrasi dan Substansi yang Harus Dihindari

Menyusun proposal sesuai ketentuan dan memiliki keunggulan dari aspek substansi. Tentunya memberi peluang lebih besar…

5 days ago

Ingin Daftar Hibah BRIN RIIM Kompetisi 2026? Ini Syarat dan Mekanismenya

Salah satu program hibah yang tentunya dinantikan para dosen maupun peneliti di Indonesia, adalah hibah…

6 days ago