4 Program Hibah Riset Internasional yang Dapat Diikuti Dosen

program-riset-internasional
4 Program Hibah Riset Internasional yang Dapat Diikuti Dosen

Para dosen tentunya memiliki agenda rutin mengecek program hibah apa saja yang resmi dibuka pendaftarannya. Memasuki pertengahan April 2026, terdapat sejumlah program pendanaan berskala internasional resmi dibuka. 

Program-program pendanaan ini tentunya bisa diakses oleh para dosen dari Indonesia. Adanya beberapa pilihan, bisa membantu dosen mengakses pendanaan yang persyaratannya paling mudah dipenuhi. Serta bisa memilih yang sesuai roadmap penelitian yang telah disusun. Berikut informasinya. 

Pilihan Program Hibah Riset Internasional Tahun 2026 

Mengakses program pendanaan penelitian atau hibah, tentunya menjadi kewajiban sekaligus kebutuhan para dosen. Sebab melalui hibah inilah para dosen bisa mendapat dukungan pendanaan untuk merealisasikan rencana penelitian yang telah disusun. 

Bagi para dosen yang berencana mencari dan memperjuang program hibah penelitian. Maka berikut 4 pilihan program pendanaan riset berskala internasional yang bisa diakses: 

1. MSCA Doctoral Networks 2026

Program pendanaan riset yang pertama adalah program MSCA Doctoral Networks 2026 yang diselenggarakan oleh European Commission. Program ini bisa diakses para dosen di Indonesia yang tertarik menjalankan penelitian kolaborasi dalam bentuk konsorsium. 

Jadi, dosen yang ingin mendaftar wajib membentuk konsorsium dengan perguruan tinggi maupun lembaga riset di negara kawasan Eropa maupun luar Eropa. Penelitian yang diajukan bisa berkolaborasi lintas perguruan tinggi, lembaga riset, industri, dan lain sebagainya sesuai ketentuan penyelenggara. 

Besaran pendanaan riset dalam program ini mencapai EUR 593.034 juta. Pendaftaran ditandai dengan mengajukan proposal usulan dan resmi dibuka sejak 28 Mei 2026 lalu. Adapun untuk tenggat waktu pendaftarannya maksimal di 24 November 2026. 

Melalui program ini, terdapat akses ke jaringan riset bertaraf internasional. Sekaligus bisa mendorong kolaborasi institusional dengan institusi maupun lembaga riset di kawasan Eropa. 

Informasi lebih rinci terkait program, syarat, cara daftar, dll bisa mengunjungi tautan berikut https://marie-sklodowska-curie-actions.ec.europa.eu/funding/msca-doctoral-networks-2026. 

2. MSCA Postdoctoral Fellowships 2026 

Bagi dosen yang baru meniti karir dan baru saja menyelesaikan studi jenjang Doktoral (S3). Kemudian tertarik mengasah keterampilan meneliti. Maka bisa mengakses program hibah bertajuk MSCA Postdoctoral Fellowship 2026. 

Sesuai dengan namanya, program ini juga diselenggarakan oleh European Commissions dan terbuka untuk peneliti internasional (dari berbagai negara). Jika pada MSCA Doctoral Networks harus mendaftar dalam bentuk konsorsium. 

Maka sebaliknya pada MSCA Postdoctoral Fellowships 2026. Dosen bisa mengajukan usulan mandiri bersama tim penelitian yang dibentuk dan memenuhi syarat yang ditetapkan pihak penyelenggara. 

Besaran pendanaan di program ini mencapai EUR 399.05 juta. Kegiatan penelitian yang disetujui, nantinya bisa dilaksanakan di negara kawasan Eropa atau negara lain yang memenuhi ketentuan dari pihak penyelenggara. Yakni Negara Anggota UE atau Negara Asosiasi Horizon Europe. 

Pendaftaran di program ini ditandai dengan mengajukan proposal usulan sesuai ketentuan. Pembukaan program sudah dari 9 April 2026 dan akan ditutup pada 9 September 2026. Meski durasi pendaftaran terbilang panjang, pastikan dipersiapkan sejak dini dan mendaftar jauh sebelum tenggat waktu tersebut. 

Informasi lebih rinci mengenai hibah penelitian ini, bisa mengunjungi tautan berikut https://marie-sklodowska-curie-actions.ec.europa.eu/funding/msca-postdoctoral-fellowships-2026. 

3. Welcome Early-Career Awards

Pilihan program hibah riset yang ketiga adalah program bertajuk Welcome Early-Career Awards. Program pendanaan riset ini diselenggarakan oleh lembaga filantropi asal Inggris, yakni Welcome Trust. 

Sesuai dengan namanya, hibah ini ditujukan untuk peneliti pemula atau dosen pemula. Selain bisa diakses oleh kalangan dosen, juga bisa diakses para peneliti di lembaga riset maupun perusahaan yang aktif meneliti. 

Dosen pun tidak perlu membangun kolaborasi untuk mengakses program ini. Sebab ditujukan untuk peneliti mandiri (bersama tim yang dibentuk). Tak hanya itu, hibah ini menyediakan pendanaan sampai £400,000 per proposal usulan. Kemudian, mendukung penelitian multi tahun dengan durasi maksimal sampai 5 tahun. 

Terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi para pengusul. Salah satunya sudah memiliki gelar PhD (Doktor). Jika belum PhD, maka minimal sudah memiliki pengalaman melaksanakan penelitian selama 4 tahun atau lebih. 

Pendanaan yang disediakan mencakup juga gaji peneliti (pengusul) dan komponen biaya lain sesuai ketentuan pihak penyelenggara. Pendaftaran program sudah resmi dibuka dan akan ditutup pada 21 Juli 2026 mendatang. 

Informasi lebih detail mengenai persyaratan yang harus dipenuhi, timeline program, cara daftar, dan lain sebagainya. Para dosen bisa mengunjungi tautan berikut https://www2.fundsforngos.org/research/call-for-entries-wellcome-early-career-awards/.  

4. Fogarty Emerging Global Leader Award

Bagi dosen di Indonesia yang mencari program hibah riset internasional di bidang ilmu kesehatan. Maka bisa mempertimbangkan program Fogarty Emerging Global Leader Award (K43). 

Hibah ini sendiri diselenggarakan oleh Fogarty International Center yang merupakan bagian dari National Institutes of Health (NIH). NIH sendiri adalah sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang menjadi pusat utama penelitian biomedis dan kesehatan internasional. 

Program ini mewajibkan pengusul menjalin kolaborasi. Baik dengan dosen maupun peneliti di lembaga riset yang berbasis di Amerika Serikat. Sekaligus wajib memiliki mentor dari Amerika Serikat maupun mentor dari Indonesia (misalnya mentor dari perguruan tinggi asal pengusul). 

Ketentuan lainnya, pengusul dalam program ini harus dosen atau peneliti dari perguruan tinggi atau lembaga riset yang berbasi di negara berkembang. Bisa juga dari negara yang masuk dalam kategori low- or middle-income country (LMIC). 

Detail daftar negara yang eligible dalam program ini bisa di cek melalui tautan berikut https://www.fic.nih.gov/Grants/Pages/country-eligibility.aspx. Indonesia masih masuk dalam kategori ini, sehingga para dosen bisa berpartisipasi. 

Ketentuan lainnya, topik penelitian berkaitan dengan biomedis dan isu kesehatan global. Penelitian yang diusulkan juga wajib multi tahun, minimal berdurasi 3 tahun dan maksimal di 5 tahun.  Besaran pendanaan adalah $100,000 per tahun untuk per proposal usulan yang diterima. 

Program hibah ini sendiri sudah resmi dibuka pendaftarannya. Bagi para dosen yang berminat dan memenuhi persyaratan program bisa menyiapkan proposal usulan. Pengajuan proposal usulan ditutup pada 3 Desember 2026 mendatang. 

Informasi lebih rinci mengenai program Fogarty Emerging Global Leader Award tahun 2026. Bisa mengunjungi tautan berikut https://www.fic.nih.gov/Programs/Pages/emerging-global-leader.aspx. Bisa juga melalui tautan berikut https://grants.nih.gov/grants/guide/pa-files/PAR-24-295.html 

Melalui 4 program hibah riset internasional tersebut, program mana yang persyaratannya bisa dipenuhi dan relevan dengan roadmap penelitian Anda? Pastikan memilih dengan seksama dan benar-benar sesuai dengan kriteria yang dimiliki. Tujuannya agar peluang lolos seleksi dan menjadi penerima hibah tersebut semakin besar. 

Manfaatkan waktu yang tersisa untuk menyiapkan aplikasi pendaftaran atau proposal usulan sesuai ketentuan. Pastikan juga untuk mendaftar jauh-jauh hari untuk menghindari keterlambatan. Maupun untuk menghindari resiko adanya error pada portal pendaftaran yang disediakan pihak penyelenggara. 

Sumber:

  1. Dunia Dosen. [@duniadosencom]. (2026, Apr 13). Nggak didanai Hibah BIMA? Ini bisa jadi solusinya… [Foto]. Instagram. https://www.instagram.com/p/DXEaewxjem3/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA%3D%3D&img_index=1 
  2. MSCA Doctoral Networks 2026. (2026). European Commision. Diakses pada 16 April 2026 dari https://marie-sklodowska-curie-actions.ec.europa.eu/funding/msca-doctoral-networks-2026
  3. MSCA Postdoctoral Fellowships 2026. (2026). European Commision. Diakses pada 16 April 2026 dari https://marie-sklodowska-curie-actions.ec.europa.eu/funding/msca-postdoctoral-fellowships-2026
  4. Call for Entries: Wellcome Early-Career Awards. (2026). FundsforNGOs. Diakses pada 16 April 2026 dari https://www2.fundsforngos.org/research/call-for-entries-wellcome-early-career-awards/
  5. Emerging Global Leader Award. (2026). Fogarty International Center. Diakses ada 16 April 2026 dari https://www.fic.nih.gov/Programs/Pages/emerging-global-leader.aspx

More Posts

Kelas E-Course

Ebook Gratis

Tag Populer