(dok. c-mw.net)
Swiss – Memang kuliah di luar negeri menimbulkan prestise tersendiri. Tak hanya itu, bahkan juga berdampak pada jalur karir yang berbeda dibandingkan lulusan dalam negeri. Tantangan karir yang besar membuat kuliah di luar negeri sebuah impian bagi banyak lulusan SMA bahkan S1 dalam negeri. Tak usah ragu, pengalaman merantau ke luar negeri tersebut sangat berharga lebih dari sekadar jalan-jalan atau travelling.
Kali ini, The University of Lausanne (UNIL) di Lausanne Swiss menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional (termasuk Indonesia) untuk meraih program S2 melalui skema beasiwa UNIL’s Master Grant. Beasiswa ini diberikan secara khusus kepada mahasiswa internasional yang lulus S1 dengan prestasi akademik yang baik.
Dilansir dari edukasi.kompas.com, setiap tahun UNIL memberikan kesempatan sebanyak sepuluh beasiswa untuk program ini. Pilihan program beasiswa S2 UNIL meliputi: Master from the School of Medicine Master of education Master of Law from the Universities of Zurich and Lausanne Master of criminal Law, magistracy specialism Master of Science in Physical Education and Sports Didactics Master of Science in Health Sciences Pilihan program master lain (PhD programmes).
Cakupan Beasiswa
Beasiswa diberikan selama masa pembelajaran minimum program yang dipilih oleh mahasiswa. Jumlah beasiswa yang diberikan sebesar CHF 1.600 atau sekitar Rp 22,6 juta per bulan.
Program berlaku mulai 15 September hingga 15 Juli (atau 10 bulan setahun) untuk durasi lengkap program master (satu setengah tahun atau dua tahun tergantung master yang dipilih).
Syarat Pendaftaran
Jadwal Tahapan Seleksi
Calon peserta mengirimkan aplikasi lengkap melalui pos ke alamat berikut:
Université de Lausanne
Service des affaires Sociales et de la mobilité étudiante (SASME)
Bâtiment Unicentre
CH – 1015 Lausanne Switzerland
Batas waktu pendaftaran masih terbuka sampai 1 November 2019 untuk memulai gelar master selama tahun akademik berikutnya, pada semester musim gugur atau semester musim semi.
Bagaimana agar masuk ke daftar proposal yang lolos seleksi program hibah? Tentunya membutuhkan strategi yang…
Tahapan program hibah penelitian dari BRIN penting untuk diketahui, sehingga para dosen pengusul bisa mempersiapkan…
BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diketahui rutin menyelenggarakan program hibah penelitian yang bisa diakses…
Meskipun sulit, publikasi di jurnal terindeks SINTA dan Scopus menjadi kebutuhan dan kewajiban semua dosen…
Publikasi di jurnal internasional bereputasi, tentunya tidak hanya pada jurnal yang terindeks Scopus. Akan tetapi…
Publikasi di jurnal Scopus menjadi prioritas sebagian besar dosen dan peneliti di Indonesia. Bahkan juga…