Coaching Clinic Dunia Dosen: Pendampingan Intensif untuk Peningkatan Karir Akademik Anda!
Mengembangkan jenjang karir akademik dosen tentunya bukan hal yang mudah. Tidak sedikit dosen butuh waktu belasan tahun untuk naik ke satu jenjang di atasnya. Banyak juga dosen yang memasuki usia pensiun akan tetapi belum sempat menjadi Guru Besar.
Kondisi ini tentunya perlu menjadi perhatian para dosen untuk lebih serius dalam menyusun strategi pengembangan karir akademik. Salah satu strategi yang bisa diterapkan dengan mudah adalah ikut dalam program Coaching Clinic dari Dunia Dosen. Berikut informasinya.
Coaching Clinic adalah kegiatan workshop online berbasis pendampingan intensif yang diselenggarakan oleh Dunia Dosen, dengan fokus pada pembahasan materi terkait profesi dosen guna mendukung peningkatan kinerja dan pengembangan karier akademik.
Program ini diselenggarakan dalam bentuk workshop online (daring melalui aplikasi Zoom) dan terbagi dalam beberapa sesi. Setiap sesi workshop online tersebut berlangsung selama beberapa jam. Sehingga materi bisa dibahas secara tuntas dan sistematis di setiap sesinya.
Materi yang dibahas dalam program ini, tentunya sejalan dengan kebutuhan para dosen masa sekarang. Seperti materi terkait bagaimana penyusunan RPS berbasis OBE, menyusun proposal hibah Kemdiktisaintek, bagaimana dosen menyiapkan proses studi lanjut jenjang Doktoral, dan sebagainya.
Melalui program ini, para dosen akan dibantu dan diberi pendampingan agar proses peningkatan kinerja akademik lebih optimal. Sekaligus menunjang pengembangan karir akademik secara efektif dan efisien. Tujuannya agar dosen bisa menyusun akselerasi menjadi Guru Besar.
Program Coaching Clinic sejak pertama kali diselenggarakan Dunia Dosen sampai sekarang, sudah berhasil menjaring ribuan dosen. Melalui berbagai materi yang dipaparkan banyak dosen bisa dengan mudah meningkatkan kinerja dan pengembangan karir akademik. Berikut adalah beberapa jenis materi yang dipaparkan ahli di bidangnya:
Mengembangkan dari satu jenjang ke jenjang lainnya tidak selalu mudah. Dunia Dosen lewat workshop online ini memberikan pendampingan secara intensif. Sehingga dosen bisa memahami bagaimana menyusun roadmap pengembangan karir akademik dan mudah diaplikasikan.
Melalui workshop online yang terbagi dalam beberapa sesi. Para peserta dari kalangan dosen akan dibantu, dipandu, dan didampingi untuk bisa memiliki publikasi jurnal SINTA sampai jurnal Scopus. Sehingga menunjang pemenuhan BKD, pengembangan karir, dan reputasi akademik dosen.
Baca juga: Pemenuhan BKD sebagai Syarat Serdos, Ini 4 Kesalahan yang Harus Dihindari Dosen
Coaching Clinic juga membahas materi terkait bagaimana meraih program beasiswa. Mulai dari membahas cara memilih beasiswa yang tepat, bagaimana menyiapkan proses pendaftaran, menghadapi seleksi tes tertulis maupun wawancara, dan sebagainya. Sehingga peluang menjadi awardee terbuka lebih lebar.
Materi berikutnya adalah terkait strategi dalam meraih program hibah. Materi terbagi menjadi beberapa workshop online. Masing-masing kemudian terbagi lagi menjadi 3 sesi agar pembahasan lebih mendalam dan ada durasi cukup untuk sesi tanya jawab sampai diskusi.
Melalui materi ini, para dosen bisa memahami bagaimana memilih program hibah, mendapatkan informasi terkini hibah yang resmi dibuka, bagaimana menyusun proposal usulan yang kuat dan berdaya saing, dan sebagainya. Sehingga peluang menjadi penerima hibah lebih besar.
Baca juga: Ingin Mendapat Hibah BRIN 2026? Terapkan Strategi Ini Agara Lolos Pendanaan!
Para dosen tentu mengalami banyak kendala dalam proses peralihan dari RPS kurikulum lama ke RPS dengan kurikulum OBE. Oleh sebab itu, diangkat dalam program Coaching Clinic. Sebab membantu dosen memahami tahapan menyusun RPS OBE yang baik dan benar. Serta disediakan template RPS OBE.
Peserta dalam program Coaching Clinic juga bisa mengakses sejumlah fasilitas tambahan. Program workshop online ini sendiri disediakan dalam beberapa pilihan paket. Masing-masing paket berisi fasilitas tertentu dan bisa leluasa dipilih dosen sesuai kebutuhan.
Meskipun begitu, secara umum beberapa fasilitas yang bisa diakses dosen sebagai peserta Coaching Clinic adalah sebagai berikut:
Coaching Clinic memastikan materi dibahas sampai tuntas dan mendalam. Setiap materi dibagi dalam bebrapa sesi workshop online melalui aplikasi Zoom Meeting. Sehingga materi disampaikan secara rinci satu per satu dari keseluruhan materi pada setiap sesi tersebut. Peserta juga akan diberikan jadwal setiap sesinya.
Para peserta juga menerima fasilitas berupa akses materi Coaching Clinic dalam format digital. Sehingga bisa dipelajari lebih awal untuk mempersiapkan diri mengikuti workshop online secara optimal. Sekaligus memahami materi yang akan dipaparkan secara mendalam, karena punya pegangannya.
Fasilitas berikutnya, para peserta juga akan menerima rekaman Zoom saat workshop online berlangsung. Sehingga bisa diputar ulang untuk mematangkan pemahaman materi, memudahkan praktek, dan kebutuhan lainnya.
Peserta juga akan menerima e-sertifikat 32 Jam Pelajaran. Durasi workshop yang panjang sampai 3 sesi memberikan bobot SKS lebih lumayan, Sertifikat yang diterima bisa dijadikan bukti saat diklaim dalam pelaporan BKD.
Baca juga: Strategi Pelaporan BKD di SISTER untuk Pengembangan Jabatan Fungsional
Peserta juga akan menerima akses untuk bergabung dalam grup khusus di WhatsApp. Sehingga bisa saling sharing, tanya jawab, sampai diskusi berkaitan dengan materi.
Para peserta juga akan menerima fasilitas voucher penerbitan buku. Buku ilmiah yang disusun dosen dan siap terbit akan diberikan voucher penerbitan. Sehingga biayanya bisa lebih ekonomis.
Peserta program juga akan menerima voucher Coaching Clinic. Artinya, alumni bisa mendapatkan voucher untuk Coaching Clinic lain yang diakses. Sehingga bisa membantu menghemat biaya.
Fasilitas berikutnya, para peserta akan mendapatkan fasilitas tambahan sesuai dengan materi dari Coaching Clinic yang diikuti. Misalnya, dosen ikut materi terkait RPS OBE. Maka disediakan fasilitas mengakses template RPS OBE yang sudah siap digunakan.
Fasilitas lainnya, para peserta juga bisa mendapatkan akses gratis ke sejumlah materi e-course tertentu dari Dunia Dosen. Biasanya menyesuaikan dengan materi Coaching Clinic yang diikuti agar tetap relevan.
Meskipun kinerja akademik maupun pengembangan karir akademik dosen bisa dipelajari mandiri. Namun, mengikuti program Coaching Clinic bisa dijadikan pilihan utama. Berikut beberapa alasannya:
Coaching Clinic merupakan pelatihan dalam bentuk workshop online dan dibagi dalam beberapa sesi. Sehingga tidak hanya berisi pemaparan materi oleh narasumber. Akan tetapi juga praktek langsung dengan dampingan narasumber ahli tersebut.
Materi dalam program disusun sedemikian rupa agar terstruktur dan terarah. Sehingga dijalankan secara profesional untuk memudahkan para peserta memahami materi dengan mudah.
Alasan ketiga, Coaching Clinic disertai kegiatan praktek langsung. Jadi, selain mendapatkan materi secara teori yang dijelaskan narasumber. Juga ada sesi praktek langsung materi tersebut. Lengkap dengan dampingan ahlinya.
Setiap praktek langsung, maka hasil pekerjaan para peserta akan dievaluasi atau diperiksa oleh narasumber. Sehingga bisa mendapatkan umpan balik yang membantu menyempurnakan praktek mandiri pasca program.
Program diselenggarakan secara online melalui Zoom dan terbagi dalam setidaknya 3 sesi. Sehingga di setiap sesi tersebut tersedia durasi yang cukup untuk membuka interaksi. Mulai dari tanya jawab dengan narasumber sampai proses diskusi. Kemudian bisa dilanjutkan di grup WhatsApp agar pemahaman materi optimal.
Mengembangkan diri atau kompetensi sebagai dosen, masuk dalam salah satu tugas akademik. Secara ketentuan, masuk dalam tugas pendidikan. Sehingga ikut serta dalam Coaching Clinic yang bersertifikat 32 JP bisa dilaporkan ke BKD.
Workshop online yang diikuti pun bisa membantu doen memenuhi BKD. Sejalan dengan hal ini, dosen bisa lebih mudah memenuhi syarat mengajukan usulan kenaikan jabatan akademik. Sebab salah satu syaratnya adalah memenuhi BKD 4 semester berturut-turut.
Alasan lainnya, karena lewat Coaching Clinic para dosen memiliki kesempatan membuka jaringan. Bisa bertemu dan membangun interaksi dengan dosen lain. Sehingga bisa saling sharing, berbagi tips dan trik seputar kinerja akademik, sampai berkolaborasi di masa mendatang.
Dalam perjalanan karier akademik, dosen tidak hanya membutuhkan materi yang relevan, tetapi juga ruang untuk berdiskusi, bertanya, dan membangun jejaring dengan sesama akademisi. Tantangan seperti publikasi, luaran tridharma, jabatan akademik, hingga pengembangan portofolio akan lebih mudah dihadapi ketika dosen memiliki arahan yang tepat dan lingkungan belajar yang mendukung.
Melalui Coaching Clinic Dunia Dosen, dosen dapat mengikuti pendampingan intensif bersama pemateri berpengalaman, berdiskusi secara lebih terarah, sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik. Program ini tersedia dalam beberapa pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Menjalankan tri dharma dan mengembangkan karir akademik. Tentunya membuat dosen berhadapan dengan berbagai tantangan. Meningkatkan…
Setiap dosen di Indonesia tentunya ingin karir akademiknya terus berkembang. Kemudian memiliki keinginan untuk menjadi…
Menentukan luaran dalam penelitian yang didanai suatu program hibah tidak bisa asal-asalan. Selain harus menyesuaikan…
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara rutin menyelenggarakan program hibah penelitian dan terbuka untuk…
RIIM Kompetisi yang diselenggarakan BRIN tahun 2026, pendaftaran dibukan dalam bentuk per batch atau per…
Dosen tentunya perlu memahami bahwa program hibah tidak hanya disediakan oleh Kemdiktisaintek. Ada banyak pihak…