Dunia Dosen Indonesia kembali menghadirkan program pengembangan kompetensi dosen melalui Coaching Clinic “RPS OBE Masterclass”. Program ini dirancang untuk membantu dosen menyusun Rencana Pembelajaran Semester atau RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE) secara lebih jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Melalui program ini, peserta tidak hanya mempelajari konsep OBE, tetapi juga diarahkan untuk mempraktikkan langsung penyusunan RPS. Dengan begitu, dosen dapat menghasilkan draft RPS yang lebih siap dikembangkan untuk kebutuhan pembelajaran maupun dokumen pendukung akreditasi program studi.
Workshop Intensif Bersama Instruktur Berpengalaman
Coaching Clinic “RPS OBE Masterclass” diselenggarakan dalam format workshop daring intensif yang terbagi ke dalam 3 sesi Zoom Class. Program ini menghadirkan Nuril Munfaridah, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Negeri Malang, sebagai instruktur utama.
Dalam program ini, peserta mendapatkan pembahasan materi secara runtut, mulai dari pemahaman konsep OBE, pemetaan capaian pembelajaran, perumusan CPL–CPMK–SubCPMK, hingga penyusunan RPS yang selaras dengan profil lulusan.
Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung agar lebih memahami proses penyusunan RPS berbasis OBE dan dapat menerapkannya pada mata kuliah masing-masing.
Materi Utama dalam RPS OBE Masterclass
Program ini membahas beberapa materi pokok yang disusun sesuai kebutuhan dosen dalam menyusun RPS berbasis OBE. Materi tersebut meliputi:
1. Memahami Konsep dan Prinsip Outcome-Based Education
Peserta mempelajari dasar penerapan OBE dalam pembelajaran perguruan tinggi, termasuk bagaimana pembelajaran dirancang berdasarkan capaian yang ingin dicapai mahasiswa.
2. Menyusun RPS Berbasis Alignment CPL–CPMK–SubCPMK
Peserta memahami cara menyelaraskan Capaian Pembelajaran Lulusan, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah, dan Sub Capaian Pembelajaran agar struktur RPS lebih terukur dan sistematis.
3. Mendesain Metode Pembelajaran dan Assessment Berbasis Outcome
Peserta mempelajari strategi merancang aktivitas pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan capaian pembelajaran, sehingga proses evaluasi lebih relevan dengan target pembelajaran.
4. Menghasilkan Draft RPS OBE
Peserta diarahkan untuk menyusun draft RPS berbasis OBE yang dapat dikembangkan dan digunakan pada mata kuliah masing-masing.
Dilengkapi Review Draft dan Umpan Balik Instruktur
Salah satu keunggulan dari Coaching Clinic ini adalah adanya sesi review terhadap draft RPS yang disusun peserta. Draft tersebut akan diperiksa dan diberikan umpan balik oleh instruktur.
Melalui proses ini, peserta dapat mengetahui bagian yang sudah tepat, bagian yang perlu diperbaiki, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPS berbasis OBE.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu dosen lebih percaya diri dalam menyusun RPS, baik untuk kebutuhan pembelajaran di kelas maupun sebagai dokumen pendukung akreditasi program studi.
Fasilitas untuk Peserta
Selain mendapatkan materi dan pendampingan praktik, peserta Coaching Clinic juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk membantu proses belajar selama kelas berlangsung maupun setelah program selesai. Fasilitas ini memungkinkan peserta mengulang materi, memperdalam pemahaman, serta melanjutkan praktik penyusunan RPS secara mandiri. Berikut beberapa fasilitas yang didapatkan peserta:
- Review draft RPS yang disusun
- Materi pembelajaran
- Rekaman kelas
- 3 sesi Zoom Class
- E-Sertifikat 32 JP + 20 JP
- Grup WhatsApp eksklusif
- Voucher penerbitan buku
- Voucher Coaching Clinic Duniadosen.com
- Bonus template RPS OBE dan Buku Ajar OBE
- Bonus e-course Menyusun RPS Inovatif
- Bonus e-course Strategi Praktis Menyusun RPS Berbasis OBE
Pelaksanaan Coaching Clinic “RPS OBE Masterclass” mendapatkan respons positif dari peserta. M. Hatta, salah satu peserta, menilai kegiatan ini intensif dan solutif, serta merekomendasikannya bagi dosen yang ingin menyusun RPS sesuai standar akreditasi nasional maupun internasional melalui pendekatan OBE.
Peserta lainnya, Ahmad Satria Budiman, S.T., M.Sc., juga menyampaikan bahwa workshop ini sangat membantu, terutama bagi dosen yang baru mulai mengimplementasikan kurikulum OBE. Menurutnya, pembahasan tentang tabel taksonomi dan kata kerja operasional membantu peserta dalam merancang indikator serta aktivitas pembelajaran mata kuliah dengan lebih tepat.
Program Coaching Clinic ini menjadi bagian dari komitmen Dunia Dosen dalam mendukung peningkatan kompetensi dosen Indonesia. Melalui topik yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi, Dunia Dosen berupaya menghadirkan program pembelajaran yang praktis, terstruktur, dan aplikatif.
Ke depan, Dunia Dosen akan terus menghadirkan program pelatihan dan coaching clinic dengan topik yang disesuaikan dengan perkembangan regulasi, kebutuhan akademik, serta tantangan dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bagi dosen yang belum berkesempatan mengikuti “RPS OBE Masterclass”, informasi mengenai program terbaru Dunia Dosen dapat diakses melalui website resmi Dunia Dosen.




