Memperoleh skor SINTA yang optimal memang sangat penting. Sebab skor ini menunjukan kuantitas dan dampak melalui perhitungan sitasi dari setiap publikasi ilmiah yang terindeks Scopus serta Google Scholar. Jadi, bagaimana strategi agar skornya optimal? Berikut informasinya.
Daftar Isi
ToggleMemahami SINTA Score untuk Dosen dan Perguruan Tinggi
SINTA Score adalah sistem penilaian kinerja penelitian yang dikembangkan Kemdiktisaintek. Melalui skor ini, akan dihitung jumlah publikasi ilmiah dan jumlah sitasi yang didapatkan.
Sesuai ketentuan dari Kemdiktisaintek, skor SINTA dihitung dari kuantitas publikasi dan kuantitas sitasi untuk setiap publikasi yang terindeks di Scopus dan Google Scholar. Baik itu publikasi berbentuk artikel prosiding, jurnal ilmiah, maupun penerbitan buku ilmiah.
Oleh sebab itu, memahami cara menaikkan SINTA Score sangat penting. Sebab skor ini menjadi potret kinerja penelitian dosen maupun peneliti. Sekaligus salah satu indikator untuk melihat dampak publikasi ilmiah tersebut.
Fungsi SINTA Score bagi Dosen dan Perguruan Tinggi
Oleh Kemdiktisaintek, SINTA Score disajikan dalam 2 kategori. Yaitu SINTA Score 3Yr yang menunjukan kinerja penelitian dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Kemudian, SINTA Score Overall yang menunjukan kinerja penelitian yang dihitung dari awal sampai sekarang.
Misalnya, pada perguruan tinggi, SINTA Score Overal dihitung dari kali pertama menjalankan tugas penelitian dna menghasilkan publikasi ilmiah hingga saat ini (masa sekarang). Jadi, SINTA Score punya banyak fungsi dan arti penting. Seperti:
1. Salah Satu Indikator Kinerja Penelitian Akademik
Kinerja penelitian dosen maupun perguruan tinggi bisa dilihat dari skor SINTA. Sehingga skor ini memiliki fungsi sebagai salah satu indikator untuk mengetahui kinerja penelitian akademik, selain dari indikator lainnya.
Baca juga: Publikasi Jurnal SINTA 4: Manfaat, Syarat, dan Cara Submit
2. Sumber Data sebagai Acuan Perumusan Kebijakan Akademik
Fungsi kedua, skor SINTA bisa menjadi data yang digunakan untuk merumuskan kebijakan akademik oleh perguruan tinggi. Jadi, kebijakan tersebut diharapkan bisa lebih meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah berbasis dari skor SINTA.
3. Sumber Data untuk Evaluasi dan Motivasi Produktivitas Penelitian
Fungsi ketiga, skor SINTA bisa menjadi sumber data yang membantu dosen maupun perguruan tinggi melakukan evaluasi kinerja penelitian. Sekaligus menjadi sumber motivasi untuk meningkatkan hingga mempertahankan kinerja penelitian tersebut.
Komponen yang Menentukan SINTA Score
SINTA Score terbagi dalam 2 kategori, yaitu untuk kinerja penelitian dosen dan kinerja penelitian perguruan tinggi. Masing-masing memiliki sistem perhitungan yang berbeda. Sebab ada perbedaan dari komponen yang dihitung untuk menghasilkan SINTA Score.
Memahami seluruh komponen ini bisa menjadi acuan menyusun strategi atau cara menaikkan skor SINTA. Pada SINTA Score Author (dosen), terdapat 5 komponen dalam perhitungannya. Yaitu:
- Jumlah Dokumen Artikel Jurnal di Scopus
- Jumlah Dokumen Nonjurnal (selain artikel) di Scopus
- Jumlah Sitasi di Scopus
- Jumlah Sitasi di Google Scholar
- Jumlah Artikel di Jurnal Sinta (S1-S6)
Sementara untuk SINTA Score Affiliation (perguruan tinggi) menggunakan 6 komponen dalam perhitungannya. Yaitu:
- Jumlah Dokumen Artikel Jurnal di Scopus
- Jumlah Dokumen Non-Jurnal di Scopus
- Jumlah Sitasi di Scopus
- Jumlah Sitasi di Google Scholar
- Jumlah Artikel di Jurnal Sinta (S1-S6)
- Jumlah Jurnal Terakreditasi (S1-S6)
Dalam menentukan pemeringkatan berdasarkan SINTA Score, Kemdiktisaintek juga memperhatikan sejumlah komponen pada kinerja penelitian. Sehingga laman SINTA juga menampilkan pemeringkatan (urutan) dosen hingga perguruan tinggi berdasarkan perolehan skor SINTA.
Ketahui juga: Daftar Jurnal Sinta 3 Pendidikan [Update]
Bagaimana SINTA Score Dihitung?
SINTA Score akan menghitung beberapa komponen yang dijelaskan sebelumnya. Kemudian setiap komponen memiliki bobot nilai tersendiri. Baru kemudian dihitung dengan formula (rumus) yang ditetapkan Kemdiktisaintek. Berikut rinciannya:
1. Perhitungan SINTA Score Author
Dalam perhitungan SINTA Score untuk dosen dan peneliti, menggunakan sistem perhitungan sebagai berikut:

2. Perhitungan SINTA Score Affiliation
Dalam perhitungan SINTA Score perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan afiliasi lain yang menaungi peneliti. Maka menggunakan sistem perhitungan sebagai berikut:

Sebagai informasi tambahan, SINTA Score menjadi sistem penilaian kinerja penelitian yang dikembangkan Kemdiktisaintek. Sehingga ada tidaknya perubahan terhadap sistem perhitungan yang dijelaskan di atas, bisa mengecek mandiri di laman SINTA pada menu “FAQ” (Frequently Asked Questions) yang disediakan.
Ketahui juga: Daftar Kampus dengan SINTA Score Tertinggi 2026, Acuan Memilih Perguruan Tinggi yang Tepat
Berbagai Dampak Positif SINTA Score Tinggi
Baik bagi dosen maupun perguruan tinggi, skor SINTA memiliki dampak positif yang sangat beragam. Semakin tinggi skornya, maka semakin kompleks dampak positif yang dirasakan atau bisa diakses. Berikut penjelasannya:
1. Meningkatkan Reputasi Akademik
SINTA Score menjadi bagian dari penguatan reputasi akademik. Sebab skor ini menjadi bukti kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah sudah optimal. Sehingga berbagai pihak memberi pengakuan pencapaian tersebut.
2. Membuka Akses ke Sumberdaya Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Skor SINTA yang tinggi membantu akses sumberdaya penelitian yang lebih beragam dan memadai. Pada dosen, berbekal skor SINTA yang optimal maka memudahkan memenuhi syarat program hibah, berpeluang menjadi ketua pengusul, dan menunjang pembentukan tim penelitian.
Bagi perguruan tinggi, skor SINTA yang optimal membantu memaksimalkan kerjasama dengan berbagai pihak eksternal. Selain itu, mengoptimalkan penilaian klasterisasi perguruan tinggi. Sebab Kemdiktisaintek melakukan penilaian berdasarkan kinerja perguruan tinggi yang terdata di SINTA.
Baca juga: Format Penulisan Artikel Jurnal Terindeks SINTA
3. Meningkatkan Peluang Meraih Penghargaan (Reward)
Pada dosen, meraih skor SINTA yang optimal juga meningkatkan peluang mendapat penghargaan. Yakni dari perguruan tinggi yang menaungi. Sebab banyak yang memberi penghargaan berupa insentif khusus atau bentuk lainnya karena dosen berhasil meraih skor SINTA tinggi.
4. Mendukung Optimasi Kolaborasi Akademik
Skor SINTA juga menjadi bahan pertimbangan berbagai pihak dalam membangun kolaborasi akademik. Semakin tinggi skornya, semakin kuat reputasi akademik dosen maupun perguruan tinggi. Sehingga potensi berkolaborasi dengan berbagai pihak semakin tinggi.
5. Memberi Nilai Tambah Perguruan Tinggi di Mata Masyarakat
Pada perguruan tinggi, skor SINTA yang memuaskan bisa menjadi nilai tambah di mata masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang mengakses layanan pendidikan dengan mendaftar sebagai mahasiswa. Semakin banyak juga dosen muda yang ikut perekrutan karena menilai menjadi tempat ideal untuk berkarir.
Seperti Apa Cara Menaikkan SINTA Score yang Efektif?
SINTA Score yang menjadi indikator penilaian kinerja penelitian. Sekaligus bisa diakses siapa saja di laman SINTA. Tentunya menjadi motivasi untuk mengoptimalkan kinerja dan perolehan skor tersebut. Bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa cara menaikkan skor SINTA secara efektif:
1. Meningkatkan Produktivitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Dosen perlu konsisten dalam melaksanakan penelitian, dengan menyusun roadmap penelitian maka akan menjadi lebih mudah.
Kemudian, luaran penelitian tersebut dioptimalkan. Misalnya menghasilkan lebih dari satu publikasi ilmiah. Sekaligus meningkatkan kualitasnya dengan terus menaikan level media publikasi. Misalnya dari jurnal nasional terakreditasi ke jurnal SINTA 1 atau 2, kemudian jurnal internasional bereputasi dan seterusnya.
Baca juga: ID SINTA: Manfaat, Cara Membuat dan Melihat
2. Akses Berbagai Program Hibah
Cara menaikkan skor SINTA berikutnya oleh dosen sendiri adalah mengakses program hibah. Baik itu hibah penelitian saja, hibah publikasi ilmiah saja, maupun hibah yang mencakup keduanya sekaligus.
Sebab, masalah pendanaan bisa menjadi sandungan dalam meneliti dan mencapai luaran berbentuk publikasi ilmiah. Dosen perlu rutin mengakses program hibah dan meningkatkan kompetensi untuk lolos seleksinya dengan berbagai pelatihan serta pendampingan.
3. Berkolaborasi
Kolaborasi menjadi cara menaikkan skor SINTA yang sebaiknya diterapkan baik oleh dosen maupun perguruan tinggi. Keduanya perlu bersinergi untuk sama-sama membangun kolaborasi akademik bersama pihak eksternal. Sebab bisa mendorong optimasi penelitian dan publikasi ilmiah berdampak.
Para dosen bisa aktif membangun personal branding di berbagai media. Sehingga meningkatkan peluang menerima tawaran kolaborasi. Maupun meningkatkan peluang mengajukan tawaran kolaborasi yang diterima dosen dan peneliti lain.
Sebaliknya, perguruan tinggi pun juga perlu aktif membangun kolaborasi. Sehingga ada lebih banyak program, fasilitas pendanaan, dan sebagainya. Seluruhnya akan menunjang dosen dalam meneliti dan mengurus publikasi ilmiah.
Kerjasama disini bisa lintas perguruan tinggi, kolaborasi dengan perusahaan penerbitan, perusahaan manufaktur yang relevan bidangnya dengan prodi yang diselenggarakan, dan sebagainya. Kerjasama bisa dalam taraf nasional sekaligus internasional.
4. Perguruan Tinggi Mendukung Penelitian dan Publikasi Ilmiah Dosen
Perguruan tinggi dalam meraih skor SINTA tinggi juga harus mendukung penelitian dan publikasi ilmiah dosen tetap optimal. Yakni melalui perumusan dan penerapan kebijakan yang menunjang hal tersebut.
Misalnya meningkatkan kuantitas maupun nominal insentif penelitian, memberi penghargaan pada dosen dengan kinerja penelitian terbaik, menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi penelitian maupun publikasi ilmiah dosen, dan lain sebagainya.
5. Perguruan Tinggi Memaksimalkan Infrastruktur Penelitian
Infrastruktur penelitian disini bisa mencakup penyediaan laboratorium yang memadai, koleksi perpustakaan yang memadai, akses gratis ke database jurnal internasional bereputasi, akses gratis ke Turnitin, dan lain sebagainya.
sumber:
- Nas’al. (2025). SINTA Score dan Dampaknya terhadap Reputasi Peneliti di Indonesia. Diakses pada 7 Agustus 2026 dari https://softwaremahasiswa.com/2025/09/01/sinta-score-reputasi-peneliti/
- Giovanny. (2024). Mengenal Lebih Jauh Skor SINTA. Diakses pada 7 Agustus 2026 dari https://diandracreative.com/mengenal-lebih-jauh-skor-sinta/
- Frequently Asked Questions. (n.d). Science and Technology Index. Diakses pada 7 Agustus 2026 dari https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/home/faq














