fbpx

Mau menerbitkan buku lebih hemat? Yuk, ambil diskon cetak buku hingga 35%! Klik di sini.

Contoh Essay Beasiswa Pendidikan Indonesia

Contoh Essay Beasiswa Pendidikan Indonesia

Mencari, memperhatikan, dan mempelajari contoh essay Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tentu akan dilakukan oleh para pelamar. Apalagi BPI sendiri termasuk beasiswa bergengsi dan memfasilitasi awardee untuk studi lanjut secara gratis di dalam maupun luar negeri. 

Salah satu syarat administrasi atau kelengkapan administrasi pendaftaran dalam program BPI adalah essay beasiswa. Essay atau esai ini disusun untuk menjelaskan pencapaian maupun potensi dari pelamar sehingga menjadi pertimbangan penyelenggara saat proses seleksi. 

Memahami betul bahwa essay yang disusun akan turut andil bagian dalam penentuan lolos tidaknya menjadi awardee BPI. Maka tidak berlebihan jika menyusunya dengan teliti dan mempelajari contoh essay dari alumni program BPI tersebut. 

Ketentuan Penyusunan Essay Beasiswa Pendidikan Indonesia 

Dalam program Beasiswa Pendidikan Indonesia, para pelamar diwajibkan untuk melengkapi beberapa berkas atau dokumen. Dokumen ini yang menjadi syarat administrasi dan wajib sudah lengkap serta memenuhi semua ketentuan saat proses pendaftaran. 

Salah satu dokumen tersebut adalah essay yang dalam program BPI sendiri sudah ditetapkan beberapa ketentuan penyusunannya. Dikutip dari Buku Panduan Pendaftaran BPI Bergelar Tahun 2024. Berikut beberapa ketentuan dalam penyusunan esai: 

  1. Esai berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi: deskripsi diri, deskripsi peran apa yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali. 
  2. Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S1/S2/S3 di dalam negeri; 
  3. Ditulis dalam Bahasa Inggris untuk program S1/S2/S3 di luar negeri; 
  4. Jumlah kata 1000-1500 untuk S1; 
  5. Jumlah kata 1500-2000 untuk S2 dan S3. 

Contoh Essay Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 

Setelah memahami apa itu essay beasiswa dan kenapa penting untuk disusun dengan sangat teliti. Maka untuk mendapat kemudahan dalam menyusun essay beasiswa yang baik dan benar berikut contoh essay Beasiswa Pendidikan Indonesia milik Utami Putri: 

ESAI BEASISWA PENDIDIKAN INDONESIA 

Upaya Meningkatkan Kompetensi Literasi Sains

“Dari hati jadi aksi, dari hati turun ke kaki. Cita-cita jangan hanya disimpan dalam pikiran, tapi harus diwujudkan dan diperjuangkan.” -Merry Riana. 

Kutipan kata motivasi dari salah seorang motivator terkenal itu sudah menjadi salah satu  penyemangat  saya untuk mewujudkan dan memperjuangkan memperjuangkan cita-cita. Sebuah kalimat yang sederhana namun bermakna dalam bagi saya. Mengajarkan saya untuk terus berusaha,  berjuang dan  konsisten terhadap cita-cita saya.

Mengikuti Beasiswa Pendidikan Indonesia ini merupakan salah satu aksi yang saya lakukan untuk dapat mewujudkan cita-cita yang sebelumnya hanya tersimpan dalam pikiran saya. Saya percaya yang paling utama dalam  pendidikan bukan melulu ilmu yang dipelajari, dipelajari/ Tetapi juga pengalaman yang banyak dan berdampak bagi orang lain.  

Nama lengkap lengkap saya adalah Utami Putri. Saya lahir di Lubuk Pakam pada tanggal tanggal 21 September 1994. Alamat saya sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) adalah Dusun 1 Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. 

Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara yang dilahirkan dari Bapak Bambang Sriono dan Ibu Sumiati. Ayah saya bekerja sebagai wirausaha yaitu pedagang sarapan pagi dan Ibu saya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Saat Ini saya berstatus belum menikah dan pekerjaan saya adalah sebagai Guru Honorer mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Beringin Deli Serdang. Penghasilan saya setiap bulan berkisar Rp 1.980.000,-  dengan kondisi ekonomi yang masih minim untuk biaya lanjut sekolah. Oleh karena itu, saya sangat berharap dapat memperoleh Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendikbudristek. 

Saya menempuh Pendidikan Sarjana (S-1) terakhir di Universitas Negeri Medan dengan  program studi  program studi Pendidikan Fisika pada tahun 2012 tahun 2012 dan selesai pada tahun pada tahun 2017 dengan masa studi 4 tahun 7 bulan dengan membawa penelitian skripsi yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Fluida Dinamis Di Kelas XI Semester II SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2015/2016”. 

Saat menempuh pendidikan S1, saya aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Fisika. Pada tahun 2014, saya diamanahkan menjadi koordinator divisi IPTEK HMJ Fisika, adapun  program yang saya dan teman-teman lakukan saat itu adalah membuat kegiatan Olimpiade Sains Tingkat SMP Sederajat Se-Sumatera Utara, dan juga pelatihan pembuatan media  pembelajaran  pembelajaran menggunakan menggunakan Macromedia flash  dengan peserta mahasiswa-mahasiswi  program  studi Pendidikan Pendidikan Fisika Universitas Universitas Negeri Medan. 

Selama mengikuti mengikuti organisasi tersebut saya dapat mengasah kemampuan saya dalam bidang leadership  (kepemimpinan), manajemen waktu, public speaking , problem solving, terkhusus dari divisi IPTEK. Saya dapat mempelajari hal baru yaitu pembuatan media pembelajaran digital. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah cita-cita saya sejak dahulu.  Namun karena beberapa beberapa faktor, saya harus menunda menunda terlebih terlebih dahulu. Melalui Beasiswa Pendidikan Indonesia ini saya berharap dapat melanjutkan pendidikan saya ke jenjang S-2 (Magister). 

Faktor yang mendorong saya untuk melanjutkan kuliah S-2 program studi Pendidikan Fisika adalah keinginan untuk meningkatkan kualitas diri dalam bidang  pembelajaran  fisika agar lebih dapat melakukan inovasi pembelajaran dan memberikan pembelajaran bermakna bermakna kepada siswa-siswi saya/ Saya juga memberikan kontribusi terhadap sekolah tempat saya bekerja dan lebih luas terhadap masyarakat dan juga terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain itu, faktor lainnya adalah dukungan dari kedua orang tua yang menginginkan anak-anaknya mendapat pendidikan yang setinggi-tingginya. Sebagai anak pertama tentunya saya yang paling diharapkan keluarga untuk memberikan teladan kepada adik saya. 

SMA Negeri 1 Beringin adalah instansi tempat saya bekerja yang merupakan sekolah  penggerak. Salah satu program Sekolah Penggerak adalah berfokus pada pengembangan hasil  belajar  belajar siswa secara holistik holistik yang mencakup kompetensi literasi, numerasi dan karakter dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang diawali dengan sumber daya manusia yang unggul yaitu kepala sekolah dan guru. Berdasarkan fokus sekolah penggerak inilah, SMA  Negeri  Negeri 1 Beringin Beringin berupaya untuk mengembangkankompetensi literasi, numerasi, dan karakter siswa. Berdasarkan hasil rapor pendidikan tahun 2023, SMA Negeri 1 Beringin memperoleh capaian karakter kategori baik dengan skor capaian karakter sebesar 57,29%, kemampuan numerasi kategori sedang dengan skor capaian numerasi 53,33%, dan kemampuan literasi kategori sedang dengan skor capaian literasi 64,44%. Meski mengalami kenaikan sebesar 23,52% dari tahun dari tahun 2022, kemampuan literasi adalah indikator dengan  pencapaian  pencapaian terendah, yang salah satunya satunya disebabkan disebabkan oleh rendahnya kompetensi membaca teks informasi. 

Salah satu contoh untuk memperbaiki hal ini melalui peningkatan kompetensi GTK dan kebijakan yang menunjang kompetensi membaca teks informasi. Dari data rapor pendidikan ini muncul keinginan di hati saya untuk turut berperan dalam menaikkan skor capaian kemampuan literasi di SMA Negeri 1 Beringin. Hal yang dapat saya lakukan dengan meningkatkan kompetensi saya sebagai guru tentunya dengan melanjutkan pendidikan saya ke  jenjang yang lebih tinggi lagi. 

Salah satu upaya untuk menaikkan menaikkan nilai literasi literasi di rapor Pendidikan adalah dengan terus melakukan pembiasaan membaca kepada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Beringin. Bentuk pembiasaan yang dilakukan adalah dengan memberikan asesmen yang bentuk soalnya berupa soal literasi yang terdiri dari teks bacaan, grafik, tabel,  juga infografis. Upaya yang dapat saya lakukan lakukan agar saya bisa membuat membuat soal literasi khususnya untuk mata pelajaran fisika sebagai mata pelajaran yang saya ampuh adalah melanjutkan studi pendidikan saya. 

Jika saya mendapatkan kesempatan untuk menerima beasiswa dan melanjutkan sekolah S-2 saya di program studi Pendidikan studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Universitas Negeri Yogyakarta, maka saya akan fokus dan tekun mengembangkan kompetensi saya dalam menguasai inovasi pembelajaran fisika, desain dan implementasi kurikulum fisika, pengembangan penilaian dan evaluasi  pembelajaran fisika, konstruksi instrumen asessmen pembelajaran fisika, permasalahan pendidikan fisika dan pemecahannya. pemecahannya. 

Tentunya dengan kompetensi kompetensi yang saya peroleh peroleh tersebut, saya akan berkontribusi lebih banyak lagi kepada banyak pihak yang terlibat langsung maupun yang tidak terlibat langsung. Seperti instansi tempat saya bertugas yaitu SMA Negeri 1 Beringin. 

Kontribusi yang dapat saya berikan kepada SMA Negeri 1 Beringin setelah menyelesaikan studi magister pendidikan fisika yakni dapat meningkatkan kemampuan saya dalam menyusun instrumen soal. Dengan kemampuan ini saya dapat menyusun soal-soal literasi fisika yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan untuk  pembiasaan  pembiasaan siswa-siswi SMA Negeri 1 Beringin dalam menjawab soal berbasis literasi. Sehingga ketika mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), siswa-siswi SMA Negeri 1 Beringin sudah tidak asing lagi dengan tipe soal tersebut dan dapat menjawab soal dengan maksimal. 

Kontribusi terhadap rekan sejawat yakni saya dapat memberikan pengimbasan kepada rekan-rekan guru di SMA Negeri 1 Beringin tentang bagaimana menyusun instrumen soal berbasis literasi yang baik. Lebih luas kontribusi terhadap masyarakat yang akan saya lakukan bersama unsur masyarakat lainnya, saya berperan mengembangkan berbagai upaya  pendidikan yang dapat menunjang pencapaian hasil hasil pendidikan yang bermutu. 

Untuk mewujudkan peran atau kontribusi sebagaimana yang disebutkan di atas tentunya ada  poin- poin strategis strategis yang harus saya laksanakan laksanakan dengan baik yaitu dimulai dimulai dari menyusun menyusun  perencanaan secara spesifik, sistematis dan terukur. Saya awali dengan membuat to do list  di setiap kegiatan yang akan saya lakukan. Saya akan mengambil mata kuliah pilihan yang relevan dengan tujuan saya terkait membuat instrumen soal berbasis literasi. Saya juga akan bersungguh-sungguh mengikuti perkuliahan agar dapat mengaplikasikan dengan memaksimalkan ilmu yang saya dapatkan terutama dalam membuat instrumen soal berbasis literasi. 

Selain itu saya juga akan terus berlatih membuat soal  berbasis  literasi yang baik. Saya akan mengikuti mengikuti seleksi penulisan Asesmen Nasional yang diadakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan saya menyusun instrumen soal berbasis literasi. 

Saya memiliki kemampuan yang baik dalam menyusun rencana di suatu kegiatan, sehingga teman-teman saya sering menjuluki saya sebagai “The Best Planner”, karena kemampuan saya ini maka saya sering diberi amanah untuk menjadi koordinator seksi acara berbagai kegiatan. Selain itu saya saya juga orang yang bertanggung yang bertanggung jawab atas apa yang diamanahkan kepada saya. 

Dalam kemampuan akademik saya baik di bidang skolastik numerik, saya juga dapat berpikir sistematis dan dapat menyederhanakan hal yang rumit. Saya memiliki kekurangan pada kemampuan Bahasa Inggris yang merupakan salah satu syarat wajib kelulusan pendidikan baik jenjang sarjana dan magister. Namun kelemahan ini dapat diatasi dengan belajar bersungguh-sungguh untuk mencapai skor TOEFL yang telah ditentukan. 

Selain itu saya kurang peduli dengan lingkungan ketika sedang bekerja. Ketidakpedulian saya ini merupakan bentuk tanggung jawab saya terhadap pekerjaan dikarenakan ketika mengerjakan sesuatu saya harus fokus menyelesaikan pekerjaan sehingga terkadang hal-hal yang harusnya perlu diperhatikan terabaikan oleh saya. Untuk mengatasi kelemahan saya ini, saya akan belajar untuk lebih peka dan peduli lagi terhadap suatu situasi dan kondisi lingkungan kerja saya. Termasuk memperhatikan rekan kerja saya dan bagaimana keadaannya. 

Dalam kurun waktu satu semester ini, beberapa pengalaman yang membanggakan dari diri saya dari bidang akademik diantaranya mendapatkan peringkat setara perunggu pada tiga kompetisi berturut-turut yang diadakan oleh Lembaga POSI (Pusat Olimpiade Sains Indonesia) yaitu Olimpiade Numerasi dan Literasi Level 5 Tingkat Guru SMA/MA/SMK dan Mahasiswa pada tanggal 02 April 2023, Kompetisi Hardiknas 2023 Bidang Fisika Tingkat Guru SMA/MA/SMK dan Mahasiswa pada tanggal 16 April 2023, dan juga NLC 2023 Level 5 Tingkat Guru SMA/MA/SMK dan Mahasiswa pada tanggal 04 Juni 2023. 

Pengalaman membanggakan lainnya yang saya dapatkan adalah mendapat amanah menjadi ketua Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema: Rekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI di SMA Negeri 1 Membangun NKRI di SMA Negeri 1 Beringin T Beringin Tahun Pelajaran 2022-2023. 

Beberapa pengalaman yang kurang membanggakan yang pernah saya alami diantaranya kegagalan mengikuti seleksi Calon Guru Penggerak Angkatan 7. Kesalahan saya saat itu adalah saya terlalu banyak pertimbangan untuk mendaftar dan akhirnya tetap mendaftar di hari terakhir, dan pada saat itu ternyata jaringan tidak stabil ( server  server down), sementara ada satu berkas lagi yang belum saya upload. Hal ini mengajarkan saya untuk tidak ragu-ragu dalam mengambil tindakan, sehingga dapat memaksimalkan yang akan dilakukan. 

Selain itu saya juga gagal dalam pretest Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2022. Dari kegagalan ini saya belajar bahwa sebenarnya memang tidak ada usaha yang mengkhianati hasil, dan jika kita merasa sudah berusaha namun hasilnya tidak sesuai yang kita harapkan, berarti kita kurang tawakal, kurang memasrahkan semuanya kepada Tuhan. 

Hal yang pernah saya lakukan dan saya sesali adalah saya tidak pernah membuat backup atau cadangan data-data penting. Hal ini terjadi ketika ponsel saya rusak, dan data-data penunjang keprofesionalan sebagai seorang guru seperti beberapa e-sertifikat hilang tanpa bekas. Saya merasa sangat rugi telah kehilangan sertifikat-sertifikat pelatihan itu. Pelajaran yang dapat saya ambil, kedepan saya akan lebih rajin membuat cadangan penyimpanan data-data, terutama data-data penting. 

Saya memiliki niat yang kuat dan terus berusaha untuk bisa lulus seleksi S2 di program studi Magister Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Yogyakarta melalui jalur beasiswa. Jika saya lulus program Beasiswa Pendidikan Indonesia ini, saya berkomitmen untuk menyelesaikan misi dari rencana saya yaitu menyelesaikan studi S2 ini tepat waktu dengan nilai yang memuaskan. 

Setelah menyelesaikan studi ini saya akan melanjutkan tujuan selanjutnya yaitu menjadi guru profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata terkhusus untuk SMA Negeri 1 Beringin sebagai instansi tempat saya bekerja, terlebih untuk  bangsa  dan negara dengan memiliki memiliki visi dan misi serta tekad yang kuat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Besar harapan saya agar bisa diterima dan dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia ini.

Selain salah satu contoh essay Beasiswa Pendidikan Indonesia di atas, tentunya masih banyak contoh lain bisa dipelajari dan dijadikan referensi. Sebelum menyusun essay, pastikan juga sudah membaca buku panduan agar essay tersebut memenuhi ketentuan. 

Jika memiliki pertanyaan atau ingin sharing pengalaman berkaitan dengan topik dalam artikel ini. Jangan ragu menuliskannya di kolom komentar. Klik juga tombol Share untuk membagikan artikel ini ke orang terdekat Anda. Semoga bermanfaat. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RELATED POST

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : [email protected]

Telpon : 081362311132