fbpx

Mau menerbitkan buku lebih hemat? Yuk, ambil diskon cetak buku hingga 35%! Klik di sini.

UNY Minta Calon Dosen Segera Studi Lanjut

Calon Dosen
145 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mendapat pembekalan, Rabu (16/01). (Foto: uny.ac.id)

Yogyakarta – Dr. Margana, M.Hum., M.A. mengatakan bahwa tenaga pengajar, asisten ahli, dan lektor di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), belumlah disebut sebagai dosen dalam arti sesungguhnya. Ia menekankan, dosen adalah yang bergelar kandidat guru besar atau lektor kepala. Oleh karena itu, setelah lolos CPNS, calon dosen harus segera studi lanjut ke jenjang S3.

Selain itu ia juga meminta agar memiliki mapping hidup dengan target dua tahun harus naik pangkat. Hal itu diungkapkan di depan 145 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (16/01).

Guru besar Fakultas Bahasa dan Seni tersebut mengimbau agar lulusan CPNS mewakafkan dirinya untuk kemajuan pendidikan dengan niat ibadah, ikhlas, dan istiqomah. Sehingga insentif akan menyusul kemudian. ”Siapkan tulisan untuk naik pangkat dari tenaga pengajar menjadi asisten ahli,” tegas Margana dilansir uny.ac.id.

Margana menyampaikan kepada 145 calon tersebut bahwa dosen di UNY juga harus melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan harus bisa berbahasa Inggris. Selain itu, dosen juga harus mempunyai ikon yang bisa dijual pada khalayak nasional maupun internasional. Kegiatan penjelasan teknis pemberkasan CPNS UNY tahun 2018 tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY dan dihadiri oleh 145 orang terdiri dari 10 orang bergelar doktor dan 135 master.

Para calon dosen tersebut lulus berdasarkan pengumuman Kemristekdikti Nomor B/17/A.A2/KP/.02.01/2019. Formasi yang terisi dari Fakultas Ilmu Pendidikan 42 orang, Fakultas Bahasa dan Seni 13 orang, Fakultas MIPA 17 orang, Fakultas Ilmu Sosial 10 orang, Fakultas Teknik 31 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan 8 orang dan Fakultas Ekonomi 24 orang.

Menurut Wakil Rektor II UNY Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd kebenaran pemberkasan sangat menentukan apakah peserta diterima sebagai CPNS atau tidak. ”Ikuti aturan pemberkasan seperti foto, tulisan tangan dan sebagainya karena ini memang syarat administrasi,” kata Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan tersebut.

Edi Purwanta mengatakan, bagi yang tidak cocok dengan bidang keahliannya akan dizonasikan kembali atau disekolahkan S3. Dan bagi yang telah bekerja di UNY sebagai dosen kontrak diminta menjalani dulu sembari menunggu surat keputusan CPNS nya turun. Sedangkan yang terikat kontrak dengan instansi lain diminta untuk segera menyelesaikan. Detail teknis pemberkasan CPNS dosen disampaikan oleh Kepala Biro UPK UNY, Sukirdjo.

Salah satu calon dosen UNY, Tatag Bagus Putra Prakarsa merasa gembira diterima sebagai tenaga pengajar di almamaternya sendiri. Alumni jurusan Pendidikan Biologi Fakultas MIPA tersebut berencana untuk mengembangkan program studi tempatnya mengabdi sekaligus studi lanjut S3.

Redaksi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RELATED POST

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : [email protected]

Telpon : 081362311132