Tips

5 Tips Magang dari Rumah Selama Pandemi untuk Kalangan Mahasiswa

5 Tips Magang dari Rumah Saat Pandemi untuk Mahasiswa – Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di dunia bisnis atau usaha, banyak perusahaan yang menerapkan work from home. Sejak awal pandemi dan beberapa bertahan sampai sekarang. 

Diketahui pula beberapa perusahaan yang membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa menerapkan magang dari rumah. Namun, sebagai pengalaman magang atau terjun di dunia kerja untuk pertama kalinya. Kemudian sudah harus dilakukan secara online, tentunya banyak yang masih gagap dalam menjalankannya. 

Baca juga : Produk Pelembab Pertama dengan Vitamin D Hasil Pengembangan UGM

Tips Magang dari Rumah untuk Mahasiswa

Memahami situasi semacam ini, maka oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memberikan sejumlah tips untuk menjalani magang tersebut. Berikut sejumlah tips tersebut agar mahasiswa bisa magang dari rumah selama pandemi: 

1. Membuat To Do List dan Juga Rencana Kerja

Meskipun mahasiswa masih berstatus sebagai karyawan magang, namun pekerjaan yang dimiliki sudah sama persis dengan karyawan pada umumnya. Poin yang membedakan bisa jadi dari banyak sedikitnya pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan. 

Meskipun magang dari rumah bisa memberi resiko kurang produktif, karena suasana yang lebih santai. Namun untuk mencegah sekaligus mengatasinya maka para mahasiswa bisa mencoba menyusun to do list atau rencana kegiatan. 

Penyusunan daftar rencana kerja atau kegiatan ini bertujuan untuk menentukan pekerjaan mana saja yang perlu diprioritaskan. Biasakan untuk menyusun pekerjaan paling sulit, menuju ke sulit, dan kemudian terakhir ke paling mudah. 

2. Menunjukan Inisiatif

Mengubah kesempatan bekerja dari rumah akan terasa lebih bermanfaat untuk proses belajar dan menambah pengalaman. Apabila mahasiswa yang bersangkutan selalu berusaha memberi inisiatif terlebih dahulu. 

Tidak perlu ragu untuk menawarkan diri membantu pekerjaan karyawan di perusahaan tempat magang. Cara ini akan meningkatkan pengalaman dan keahlian untuk terjun di dunia kerja. Sebab semakin banyak jenis pekerjaan yang bisa ditangani, dan di tengah status magang.

3. Beraktivitas Seperti Menjalankan Magang Biasa

Magang dari rumah sendiri selama pandemi membuat waktu kerja dan juga termasuk suasana kerja menjadi sangat fleksibel, cenderung santai. Namun usahakan untuk mengurangi waktu bersantai yang dimiliki agar lebih produktif. 

Memaksimalkan produktivitas selama magang di rumah bisa dengan belajar mengatur atau memanajemen waktu. Misalnya saja menggunakan teknik atau metode Podomoro. 

Metode Podomoro ini akan membantu mahasiswa yang sedang magang agar bisa membagi waktu. Yaitu waktu untuk bekerja sekaligus istirahat, kseimbangan antara keduanya bisa menjaga kesehatan fisik dan mental selama magang. Tidak ketinggalan pula disarankan untuk bangun pagi seperti jam orang kantoran pada umumnya. 

4. Menciptakan Suasana Kerja

Tips berikutnya adalah berusaha menciptakan suasana kerja di rumah semirip mungkin dengan suasana di kantor. Sebab dengan cara ini maka akan menghadirkan suasana kantoran yang sibuk dan merangsang mahasiswa untuk lebih produktif. 

Disarankan pula untuk menempatkan meja kerja sekaligus perangkat kerja lain yang dibutuhkan. Supaya lebih produktif maka bisa mencoba meletakan tanaman hias di meja kerja. 

Sebuah studi di Jepang menunjukan, ketika seseorang memelihara tanaman maka kesehatan mentalnya akan lebih terjaga. Menyediakan tanaman di atas meja kerja di rumah membantu mahasiswa menjaga kesehatan mentalnya saat magang secara online. 

5. Selalu Menulis Laporan

Mendekati jam pulang kantor, atau seolah-olah jam kantor adalah jam normal sama seperti sebelum pandemi melanda. Maka penting untuk menyusun laporan di menit-menit menjelang jam pulang tersebut. 

Penyusunan laporan kerja membantu mahasiswa yang bersangkutan untuk melakukan evaluasi terhadap pekerjaannya. Selain itu juga bisa menjadi media informasi untuk mengetahui pekerjaan apa saja yang sudah berhasil diselesaikan. 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Sumber : https://edukasi.kompas.com

Admin Dunia Dosen

Admin Website Dunia Dosen Indonesia.

Recent Posts

Ketentuan dalam Hibah RIIM Kompetisi Sesuai Pedoman 2026

BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diketahui rutin menyelenggarakan program hibah penelitian yang bisa diakses…

19 hours ago

7 Syarat Publikasi SINTA Scopus yang Wajib Dosen Ketahui agar Tidak Salah Strategi

Meskipun sulit, publikasi di jurnal terindeks SINTA dan Scopus menjadi kebutuhan dan kewajiban semua dosen…

19 hours ago

Daftar Jurnal Indonesia yang Terindeks Database Web of Science (WoS) 2026

Publikasi di jurnal internasional bereputasi, tentunya tidak hanya pada jurnal yang terindeks Scopus. Akan tetapi…

20 hours ago

50 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus Terbaru!

Publikasi di jurnal Scopus menjadi prioritas sebagian besar dosen dan peneliti di Indonesia. Bahkan juga…

6 days ago

Optimalkan Penilaian PDD-UKTPT dengan Ecourse “Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Serdos

Dalam menyusun dokumen PDD-UKTPT, dosen tak hanya perlu mematuhi ketentuan terkait rambu-rambu yang ditetapkan Kemdiktisaintek.…

6 days ago

Awas Tidak Lulus! Hindari 5 Kesalahan Menyusun Dokumen PDD-UKTPT Ini Agar Dapat Lulus Serdos 2026!

Menyusun dokumen PDD-UKTPT tentunya tidak bisa sembarangan. Sebab tentu akan ikut mempengaruhi hasil penilaian serdos.…

7 days ago