Salam…

Apa kabar Sahabat Dosen semua? Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Saya ingin sedikit berbagi pengalaman menulis yang saya jalani, alami, dan rasakan selama ini. Semoga yang sedikit ini bermanfaat, khususnya untuk saya pribadi, dan umumnya untuk kita semua.

Baik. Pada tulisan perdana ini, saya ingin berbagi pengalaman bagaimana kebiasaan saya menangkap ide untuk kemudian saya jadikan sebagai bahan tulisan atau bahkan menjadikannya sebuah buku.

Perlu kita pahami bersama, bahwa ide itu bisa datang dari mana saja, kapan saja, dan di mana saja. Saat kita tengah menikmati perjalanan, saat di tempat kerja, saat berbincang santai dengan keluarga, sahabat, rekan kerja, atau dengan siapa saja. Ide bisa datang saat kita tengah asyik membaca buku, menonton televisi, mendengarkan ceramah keagamaan, menghadiri seminar, bedah buku, atau bahkan ketika sedang menikmati alunan lagu.

Nah, saya biasa mencatat ide yang tiba-tiba datang tersebut di media apa saja yang ada saat itu. Bisa di kertas, HP, laptop atau bahkan di tisu. Selanjutnya saya simpan di folder “Bank Ide” di laptop.

Di saat senggang, saya buka folder tersebut kemudian saya baca satu persatu ide yang ada di situ. Selanjutnya, saya memilih satu ide yang ingin saya tulis menjadi sebuah buku.

Langkah pertama, saya menentukan tema utama dari ide yang sudah ditulis, untuk menentukan arah pembahasan dari calon naskah buku tersebut.

Langkah kedua, saya menyusun kerangka tulisan (outline). Selanjutnya, mulai menulis. Usahakan untuk berkomitmen pada diri sendiri dengan berjanji untuk disiplin menulis setiap hari. Dengan cara seperti ini, maka keinginan kita untuk merampungkan sebuah naskah buku akan dapat diwujudkan.

Inilah beberapa langkah yang biasa saya lakukan ketika menulis sebuah naskah buku, mulai dari ide hingga menjadi sebuah naskah utuh.

Semoga sedikit pengalaman ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah akan saya lanjutkan tulisan-tulisan berikutnya tentang pengalaman menulis buku untuk memotivasi dan menginspirasi kita semua.

 

 

Didi Junaedi

Dosen di IAIN Syekh Nurjati, Cirebon.

Recent Posts

Ketentuan dalam Hibah RIIM Kompetisi Sesuai Pedoman 2026

BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diketahui rutin menyelenggarakan program hibah penelitian yang bisa diakses…

9 hours ago

7 Syarat Publikasi SINTA Scopus yang Wajib Dosen Ketahui agar Tidak Salah Strategi

Meskipun sulit, publikasi di jurnal terindeks SINTA dan Scopus menjadi kebutuhan dan kewajiban semua dosen…

10 hours ago

Daftar Jurnal Indonesia yang Terindeks Database Web of Science (WoS) 2026

Publikasi di jurnal internasional bereputasi, tentunya tidak hanya pada jurnal yang terindeks Scopus. Akan tetapi…

11 hours ago

50 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus Terbaru!

Publikasi di jurnal Scopus menjadi prioritas sebagian besar dosen dan peneliti di Indonesia. Bahkan juga…

5 days ago

Optimalkan Penilaian PDD-UKTPT dengan Ecourse “Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Serdos

Dalam menyusun dokumen PDD-UKTPT, dosen tak hanya perlu mematuhi ketentuan terkait rambu-rambu yang ditetapkan Kemdiktisaintek.…

5 days ago

Awas Tidak Lulus! Hindari 5 Kesalahan Menyusun Dokumen PDD-UKTPT Ini Agar Dapat Lulus Serdos 2026!

Menyusun dokumen PDD-UKTPT tentunya tidak bisa sembarangan. Sebab tentu akan ikut mempengaruhi hasil penilaian serdos.…

6 days ago