Informasi

Kabupaten Bima Segera Miliki Politeknik Negeri

Kabupaten Bima, NTB – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan Kabupaten Bima akan segera memiliki politeknik negeri. Hal tersebut diungkapkan Menristekdikti saat meninjau Vokasi Bima Universitas Mataram (Unram), Senin (15/4).

“Politeknik harus dibangun di tempat yang memiliki potensi sumber daya alam untuk perkembangan sumber daya manusia (SDM) dan mendorong perekonomian daerah tersebut,” ujar Menristekdikti.

Menteri Nasir menjelaskan Vokasi Bima Universitas Mataram akan menjadi embrio kelahiran Politeknik Negeri Bima. Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemenristekdikti yang salah satu fokusnya adalah pendidikan vokasi dan politeknik yang akan menjadi motor penghasil sumber daya manusia (SDM) terampil.

Menteri Nasir melanjutkan Kabupaten Bima memiliki potensi kekayaan alam yang besar, salah satunya ialah tambang ikan dan pertanian. Menteri Nasir berharap politeknik yang akan didirikan di Kabupaten Bima dapat mengangkat potensi daerah tersebut.

Pada kesempatan ini Menristekdikti kembali mengingatkan saat ini negara yang maju bukan ditentukan oleh jumlah sumber daya alam ataupun jumlah penduduk, namun penguasaan teknologi dan inovasi. Oleh karena itu, pemerataan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia merupakan salah satu program prioritas Pemerintah untuk menghasilkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi, tidak hanya di perkotaan atau pulau Jawa namun juga di seluruh daerah di Indonesia.

“Fokus pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia adalah Indonesia sentris, tidak boleh lagi pendidikan tinggi berkualitas hanya terpusat di daerah tertentu saja seperti pulau Jawa. Kehadiran Poltek Negeri Bima kedepannya diharapkan akan menjadi solusi bagi masyarakat, ” ulas Menristekdikti.

Menristekdikti Mohamad Nasir sangat mengapresiasi kepada jajaran pemerintah Kabupaten Bima, yang memiliki semangat untuk memiliki Lembaga Pendidikan Tinggi. “Dimana ada kemauan, pasti ada jalan”, tutup Menristekdikti.

Kedatangan Menristekdikti Mohamad Nasir disambut oleh Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan Perguruan Tinggi Se-Kota dan Kabupaten Bima turut dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wakil Bupati Kabupaten Bima Dahlan M Nur, Rektor Universitas Mataram Lalu Husni, Anggota DPR RI Kurtubi, Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ridwan. (Foto: ristekdikti.go.id)

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bima, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan kepada Menristekdikti bahwa Vokasi Unram yang berada di Kabupaten Bima merupakan cikal bakal dan cita-cita bersama untuk mewujudkan menjadi Politeknik negeri.

“Izinkan semangat kami, semangat generasi yang ada di Kabupaten Bima secara utuh dan mewakili beberapa kabupaten kota yang berdekatan dengan wilayah kami, semoga dengan segala keterbatasan dan kekurangan kami akan terwujud politeknik di Kabupaten Bima,” kata Indah.

Pertemuan dengan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan Perguruan Tinggi Se-Kota dan Kabupaten Bima turut dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wakil Bupati Kabupaten Bima Dahlan M Nur, Rektor Universitas Mataram Lalu Husni, Anggota DPR RI Kurtubi, Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ridwan, dan tamu undangan lainnya.

Redaksi

Redaksi

Recent Posts

Cara Membuat Pendahuluan Artikel Jurnal Ilmiah dengan Efektif dan Efisien

Menggunakan AI untuk jurnal atau penulisan artikel pada jurnal ilmiah menjadi pertimbangan yang layak dilakukan…

22 hours ago

Serdos 2026, Pahami dan Penuhi Persyaratannya dari Sekarang!

Penerbitan Permendiktisaintek No. 52 Tahun 202,5, tentu menjadi babak baru bagi dosen di Indonesia untuk…

22 hours ago

Strategi Menghindari Kesalahan Dosen dalam Penyusunan RPS OBE

Kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia adalah kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). Salah satu…

2 days ago

Apa Itu Rumpun Ilmu? Dosen Pemula Wajib Tahu

Sejak tahun 2024, semua dosen di Indonesia diwajibkan mengisi data rumpun ilmu di profil SISTER…

2 days ago

6 Tips Menggunakan Scopus AI untuk Mendukung Publikasi Ilmiah Dosen

Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…

3 days ago

Bagus Muljadi, Dosen asal Indonesia yang Menjadi Assistant Professor termuda di University of Nottingham

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…

3 days ago