Tips

Apa Saja Persiapan Menerbitkan Buku Monograf?

Buku Monograf memiliki target pembaca yang segmented. Buku monograf diperuntukkan untuk buku akademik. Penulisnya pun ada syarat ketentuan yaitu yang seorang ahli di bidangnya misalnya dosen. Tetapi jumlah penulis yang ahli di bidangnya dan berkomitmen menulis masih terbilang sedikit. Mungkin saja ketidaktahuan cara menulis dan menerbitkan buku monograf itu bagaimana. Berikut duniadosen.com berikan ulasan persiapan apa saja yang diperlukan sebelum menerbitkan buku monograf.

Menyiapkan Naskah

Tentunya untuk dapat menerbitkan buku pertama kali yang dipersiapkan adalah naskah. Menyiapkan naskah bersifat wajib. Pada tahap ini penulis harus mampu memperhitungkan arah naskah, yaitu tentang isi kontennya, peluang naskah apakah di terima pasar, dan menentukan seberapa kualitas buku yang Anda terbitkan nanti.

Secara teknis, menyiapkan naskah melalui empat tahap proses. Tahap proses ini sering digunakan oleh penulis pemula maupun penulis besar. Empat tahap tersebut berfungsi sebagai penyederhanaan pengerjaan naskah dan dapat diselesaikan secara sistematis. Empat tahapan tersebut yaitu?:

Kumpulkan Bahan

Sebuah naskah baru akan bisa diprosers dan diterbitkan apabila sudah dikemas dengan isi, bahasa, ulasan, sudut pandang yang menarik. Bahan yang bagus adalah bahan yang disampaikan secara menarik.  Bahan yang bagus adalah bahan yang disampaikan secara menarik. Untuk mencapai tahap tersebut, ada tahapan sebelumya yaitu mengumpulkan bahan tulisan.

Buku maupun internet bisa menjadi bahan untuk mempersiapkan tulisan. Karena bahasan buku yang berkualitas dinilai dari bahan yang dikumpulkan berdasarkan informasi yang objektif, dapat dipercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sumber referensi yang digunakanpun dari bahan yang berkredibilitas.

Cara memperoleh buku yang berkredibilitas dapat dilakukan dengan cara mencari bahan lewat jurnal, karya ilmiah, buku referensi, dan buku ajar serupa. Dengan kata lain, menulis itu seperti menyusun puzzle. Baik buruknya tulisan, berkualitas atau tidaknya tulisan tergantung sudut pandang dan referensi yang digunakan.

Penggunaan Bahasa

Penggunaan bahasa menjadi syarat penting dalam menulis buku. Bahasa yang baik mampu mempengaruhi daya pemahaman pembaca. Tingkat pemahaman yang mudah akan lebih banyak disukai oleh pembaca, dibandingkan penyampaian bahasa yang bertele-tele. Sebaiknya gunakan bahasa yang sederhana, padat, singkat, lugas, demokratis, menarik, dan informatif.

Sedang menyusun Buku Hasil Penelitian buat naik jenjang karir tapi tidak yakin format dan aturan isinya? Ebook ini bisa jadi pedoman
MASIH GRATIS! Ebook Panduan Ringkas Menulis Buku Monograf
Menulis jadi mudah, angka kredit bertambah

Membuat Kerangka Tulisan

Kerangka tulisan sering digunakan oleh para penulis buku. Fungsi dari kerangka tulisan adalah mempermudah penulis mengingat tema dan pembahasan, serta memudahkan penulis melakukan elaborasi antar paragraf. Selain itu, mempermudah menentukan topic per paragraph, memudahkan menyusun karangan sesuai konsep/ide awal serta mengurangi terjadinya tumpang tindih tema.

Action

Kunci dari keberhasilan cara menerbitkan buku monograf adalah action/lakukan. Tahap inilah yang paling berat, banyak penulis mengalami kendala. Baik kendala karena teknis maupun rasa malas. Dampaknya naskah tidak akan pernah selesai.

Ilustrasi dosen atau penulis action/ melakukan tahapan penulisan hingga menjadi naskah untuk segera diberikan ke penerbit untuk dicetak dan diterbitkan. (Sumber: freepik.com)

Tentukan Penerbit

Seorang penulis harus bisa menentukan penerbit mana yang akan menerbitkan bukunya. Fungsinya, untuk mengetahui segmentasi dan mengakategorikan jenis buku yang akan ditulis dan didistribusikan. Untuk menerbitkan buku monograf, ada dua jenis penerbit buku yaitu penerbit mayor dan penerbit minor.

Penerbit mayor, istilah yang ditujukan untuk penerbit buku dalam skala besar. Skala penerbit yang sudah memiliki popularitas diakui, memiliki nama dan modal untuk mencetak buku dalam jumlah besar. Penerbit mayor juga ada yang memiliki fasilitas percetakan, editor, sampul, desainer, tim marketing, dan lainnya.

Penerbit minor, atau sering disebut juga sebagai penerbit indie ini memiliki persaingan seleksi naskah yang lebih longgar. Tidak seperti penerbit mayor.  Meskipun indie, tetap memiliki ISBN dan dari segi tampilan atau hasil cetakan sama dengan buku terbitan penerbit mayor. Hanya saja, pemasaran atau penjualan bukunya dilakukan oleh penulisnya sendiri.

Teknis Menerbitkan Buku dari Pihak Penerbit

Secara teknis cara menerbitkan buku, penulis juga perlu mengetahui hal apa saja yang dikerjakan oleh penerbit. Diantaranya, melakukan layout naskah, membuat desain sampul, mengurus ISBN, mencetak dan mengemas buku. Hal tersebut penting diketahui penulis, karena ada waktu yang harus diperhatikan.

Redaksi

Recent Posts

Mengenal Vancouver Style, Gaya Sitasi yang Umum Digunakan dalam Proposal Hibah Penelitian

Ada cukup banyak gaya sitasi yang digunakan di Indonesia, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun…

33 minutes ago

Memahami Cara Menentukan dan Mengukur TKT dalam Prorgram Hibah Penelitian

Pernahkah mencari informasi mengenai bagaimana cara menentukan dan mengukur TKT hasil penelitian? Bagi dosen, istilah…

22 hours ago

Cara Cek NUPTK Dosen Kemdiktisaintek dan Kemenag

NUPTK menjadi nomor identitas unik untuk profesi dosen di Indonesia. Sehingga dosen perlu memahami cara…

1 day ago

Tata Cara Mengetahui Quartile Jurnal Ilmiah dan Daftar Jurnal Indonesia Q1-Q4 2026

Bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti memahami cara mengetahui quartile jurnal ilmiah sangat penting. Khususnya pada…

2 days ago

Nominal Tunjangan Sertifikasi Dosen Berapa? Ini Penjelasan dan Syarat Pencairannya

Dosen di Indonesia memiliki hak menerima sejumlah tunjangan yang sifatnya khusus, salah satunya tunjangan sertifikasi…

2 days ago

Pembukaan Pendaftaran Program Degree by Research (DbR) BRIN Tahun 2026

Bagi dosen maupun calon dosen dan para peneliti yang mencari program beasiswa pascasarjana. Maka bisa…

3 days ago