Bagi para dosen yang mencari program hibah penelitian, ada kabar baik karena program Research Grant Bank Indonesia (RGBI) dibuka!
Sasaran dalam program hibah ini adalah para peneliti, mencakup para dosen di Indonesia dan peneliti dari berbagai lembaga penelitian. Topik dalam program hibah ini juga sesuai dengan ruang lingkup BI, yakni berkaitan dengan ekonomi dan keuangan.
Nilai hibah penelitian dalam program ini mencapai Rp250 juta per proposal. Penelitian bisa dilakukan dalam bentuk penelitian akademik (tim peneliti dari satu perguruan tinggi) maupun penelitian kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Tertarik mengikutinya? Baca informasi lengkapnya!
Daftar Isi
ToggleResearch Grant Bank Indonesia
Research Grant Bank Indonesia (RGBI) adalah skema hibah penelitian dari Bank Indonesia yang dialokasikan pada penelitian yang bersifat strategis, untuk jenis riset frontier dan riset pengembangan model dengan topik penelitian yang ditetapkan oleh pihak Bank Indonesia.
Melalui program ini, BI memberi dukungan kepada para peneliti di Indonesia untuk merealisasikan rencana penelitian yang dimiliki. Khususnya rencana penelitian yang berkaitan dengan bidang ekonomi, keuangan, maupun kebijakan moneter.
Tahun 2025, program RGBI dibuka dan bisa diikuti oleh para dosen dan para peneliti aktif di Indonesia. Terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi para pengusul, baik sebagai ketua tim pengusul maupun anggota tim.
Mengenai durasi penelitian yang diajukan, dikutip melalui website resmi Bank Indonesia tidak disebutkan secara pasti. Namun, durasi penelitian yang didanai akan ditentukan oleh pihak BI. Dukungan pendanaan pada program Research Grant Bank Indonesia tahun ini mencapai Rp250 juta per proposal.
Bagi para dosen yang tertarik, silakan penuhi topik riset dan persyaratan RGBI segera karena pendaftaran dibuka dari 14 Februari sampai akhir Februari 2025 ini.
Jangan lewatkan program pendanaan BRIN yang saat ini tengah dibuka:
Topik Riset
Sebagaimana definisi dari Research Grant Bank Indonesia yang dijelaskan di atas, Anda bisa memahami jika dalam hibah ini ada topik-topik penelitian yang sudah ditetapkan BI. Topik-topik ini yang wajib diajukan pendanaannya oleh para pengusul dalam rencana penelitian yang dimiliki.
Berikut cakupan topik riset program Research Grant Bank Indonesia:
- Dampak Geopolitik terhadap Aliran Investasi dan Perdagangan Dunia serta Implikasinya terhadap Perekonomian di Indonesia. Berikut beberapa subtopik dalam topik penelitian ini:
- Perang dagang Amerika Serikat dengan Republik Rakyat Tiongkok dan implikasinya pada pola investasi serta perdagangan Indonesia.
- Bergabungnya Indonesia ke dalam grup BRICS dan implikasinya pada investasi serta kondisi perdagangan Indonesia dengan Anggota BRICS maupun negara lain.
- Menghadapi Kondisi Geopolitik dengan Promosi Investasi Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri: Alternatif diversifikasi.
- Kebijakan di Negara Uni Eropa untuk Membatasi Brown Industri dan Dampaknya pada Investasi dan Perdagangan di Indonesia.
- Dampak dari Kebijakan Politik dan Perdagangan Luar Negeri Amerika Serikat pada Investasi dan Perdagangan di Indonesia.
- Optimalisasi Ketahanan Pangan Nasional dengan Mempertimbangkan Faktor Logistik dan Aliran Perdagangan Antardaerah di Indonesia. Berikut beberapa subtopik dari topik penelitian ini yang bisa dipilih para pengusul:
- Prioritas strategi dalam optimalisasi ketahanan pangan nasional dengan mempertimbangkan faktor logistik dan aliran perdagangan antardaerah.
- Tantangan maupun peluang dari optimalisasi ketahanan pangan nasional dengan mempertimbangkan faktor logistik dan aliran perdagangan antardaerah.
- Optimalisasi terhadap ketahanan pangan nasional dengan mempertimbangkan faktor logistik dan aliran perdagangan antardaerah berkaitan dengan sisi regulasi. Termasuk insentif dan disinsentif.
- Model pendanaan atau skema pembiayaan dalam rangka optimalisasi ketahanan pangan nasional dengan mempertimbangkan faktor logistik dan aliran perdagangan antardaerah di Indonesia.Model kearifan lokal dalam mengatasi permasalahan logistik maupun aliran perdagangan untuk menjaga ketahanan pangan di daerah.
- Optimalisasi Sektor-Sektor yang Padat Modal dan Padat Karya untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi. Berikut adalah beberapa subtopik untuk topik penelitian satu ini di program Research Grant Bank Indonesia:
- Industri manufaktur sebagai kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia; Revitalisasi manufaktur dalam rangka meningkatkan hilirisasi, investasi, transformasi digital, ekspansi pasar ekspor, serta penyerapan maupun peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia.
- Sektor jasa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru; Peran dari sektor jasa dalam meningkatkan produktivitas, daya saing, nilai tambah, serta partisipasi dalam Global Value Chain (GVC). Industri Jasa berperan sebagai penyumbang devisa (ekspor-impor); Peran industri jasa dalam mendukung transformasi dan transisi dari industri manufaktur dan mendukung sektor pertanian terhadap perekonomian Indonesia; Peran dari industri jasa dalam membuka lapangan kerja baru secara global.
- Pemanfaatan digitalisasi atau teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi; Peran dari proses digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi, daya saing, maupun transformasi digital di sektor potensial yang mendukung target pertumbuhan ekonomi di angka 8%; Peran dari digitalisasi terhadap ketenagakerjaan, pendidikan, maupun karakteristik sosial dan pembangunan lainnya.
- Keuangan syariah untuk mendorong pembiayaan inklusif dan berkelanjutan; optimalisasi dalam pembiayaan syariah untuk mendukung hilirisasi industri; pengembangan fintech syariah untuk meningkatkan inklusi keuangan dan investasi hijau; keuangan syariah untuk mendorong penyerapan tenaga kerja.
- Ekonomi hijau dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan ekonomi dan second NDC; kontribusi ekonomi hijau dalam mendukung transisi energi dan mengurangi hambatan dalam perdagangan internasional; peningkatan keterampilan SDM untuk mendukung green jobs, peran ekonomi hijau dalam menarik investasi dan penyerapan tenaga kerja.
- Industri halal dan juga pariwisata halal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang baru; menjadikan Republik Indonesia sebagai pusat industri halal dunia; mendukung perkembangan perekonomian daerah dan peningkatan pada devisa negara.
- Studi Pengembangan terhadap Industri Digital dalam Rangka Membangun Ekspor Jasa. Berikut adalah beberapa subtopik yang bisa diajukan pengusul dalam topik kelima RGBI tahun 2025:
- Eksplorasi dan jasa digital yang terdapat di Indonesia yang berpotensi dapat dikembangkan sebagai industri unggulan. Seperti jasa ilustrator dan animator Indonesia yang mendapatkan pesanan atau proyek dari Industri Animasi terkemuka dunia. Seperti Disney, Universal Studio dan Pixar, yang terfokus pada aspek seni dan ekonomi kreatif.
- Prioritas strategi terhadap pengembangan Industri Jasa Digital untuk mendukung pemenuhan kebutuhan lokal dan ekspor jasa digital, serta potensi integrasi dengan aspek sosial kultural Indonesia mengingat preferensi pariwisata terkini yang menggemari aspek outdoor, cultural dan heritage.
- Tantangan dan peluang dalam pengembangan produktivitas jasa digital, serta upaya dalam pemerataan kapasitas SDM dan infrastruktur digital secara regional dan kaitannya dalam menggali potensi maupun mengurangi kesenjangan digitalisasi ekonomi antara wilayah yang ada di Indonesia Timur dan wilayah Indonesia Barat.
- Pemetaan terhadap talenta digital serta upaya dalam pengembangan kapasitas digital terkait pengoptimalan SDM sebagai upaya mendorong adaptasi dengan perkembangan digital terkini dan kedepan, beserta program kemitraan triple helix dengan kementerian-lembaga, dunia akademis dan juga dengan kalangan private industry.
- Model bisnis pendanaan atau financing models yang melibatkan baik bank, IKNB, dan fintech. Termasuk intensif dan subsidi dalam rangka pengembangan industri jasa digital yang berkaitan dengan upaya pengembangan ekspor digital.
- Pengembangan pada Ekosistem Industri dan Supply Chain Halal di Indonesia. Berikut adalah subtopik untuk topik kelima RGBI ini:
- Kerangka Peraturan dan Standarisasi pada industri halal yang meliputi:
- Efektivitas dari kebijakan sertifikasi halal di Indonesia dalam memastikan kepatuhan di semua industri;
- Tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan pengurusan sertifikasi halal;
- Dampak ekonomi dan juga operasional standarisasi halal pada pelaku bisnis dan konsumen.
- Integrasi Rantai Pasokan dan Logistik Industri Halal di Indonesia, meliputi:
- Peningkatan transparansi dan juga ketertelusuran rantai pasokan halal;
- Pengembangan infrastruktur logistik sekaligus penyimpanan halal;
- Integrasi teknologi (misalnya: blockchain dan loT) untuk menguatkan manajemen rantai pasokan;
- Identifikasi terhadap kesenjangan dan peluang dalam meningkatkan rantai ekonomi produk maupun jasa sektor industri halal (connecting the dots from start to end in halal industry).
- Perilaku Konsumen, Dinamika Pasar dan Ekspansi Pasar di sektor Industri Halal, yang meliputi:
- Strategi dalam peningkatan penetrasi pasar produk halal baik di dalam dan di luar negeri;
- Strategi dalam memberi edukasi konsumen untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya produk halal dan manfaatnya bagi perekonomian lokal;
- Persepsi, preferensi, dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang sudah bersertifikat halal;
- Dampak terhadap faktor budaya, agama, dan sosial ekonomi bagi konsumsi produk halal;
- Potensi pada produk halal di pasar mayoritas non-Muslim dan adanya peluang ekspor.
- Inovasi dan Adopsi Teknologi di Sektor Industri Halal, yang meliputi:
- Penerapan teknologi (contohnya: Al, otomatisasi) dalam proses manufaktur halar;
- Peran dari inovasi dalam pengembangan produk maupun layanan di industri halal, hambatan serta tantangannya;
- Adopsi teknologi dalam mendukung sertifikasi dan compliance standarisasi halal.
- Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Peningkatan Kapasitas sektor Industri Halal, meliputi:
- Evaluasi terhadap efektivitas program training dan pendidikan pada meningkatkan kapasitas SDM di sektor ekonomi halal;
- Identifikasi Skill gaps pada tenaga kerja disektor industri halal dan strategi dalam pengembangan SDM (dalam rangka mendukung Masterplan Ekonomi Halal Indonesia 2029 dan Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah);
- Peningkatan kapasitas usaha kecil dan juga menengah (UKM) untuk memenuhi standar halal maupun permintaan pasar.
- Kerangka Peraturan dan Standarisasi pada industri halal yang meliputi:
- Inovasi dalam Penurunan Emisi Karbon untuk Carbon Offset dan Carbon Trading untuk Mendukung Pembiayaan Hijau (skema pendanaan yang ditujukan untuk mendukung proyek, program, atau kegiatan yang berkontribusi pada perlindungan lingkungan). Berikut daftar subtopik pada topik penelitian ini:
- Analisis pada mekanisme dan regulasi yang mempengaruhi efektivitas maupun efisiensi pasar karbon di Indonesia.
- Eksplorasi Inovasi dan juga Strategi dalam Pengembangan Instrumen Pembiayaan dan Investasi Hijau.
- Kajian terhadap Kesiapan Sosial-Ekonomi Penerapan Carbon Offset dan juga Carbon Trading serta Upaya Mendorong Literasi dalam Pasar Karbon.
- Pengembangan dan juga penerapan teknologi inovatif untuk membantu pengurangan emisi karbon di Indonesia yang dapat dievaluasi dan juga diperdagangkan sebagai Carbon Asset.
- Pengembangan pada Sistem MRV (Measurement, Reporting, and Verification) yang lebih efektif untuk Mengembangkan Taksonomi Hijau.
- Upaya Mitigasi pada Risiko Transisi Iklim terhadap Perekonomian Indonesia. Berikut beberapa subtopik dalam topik penelitian ini:
- Mekanisme Pembiayaan Transisi dalam Upaya Meningkatkan Akses Modal untuk Ekonomi yang Rendah Karbon.
- Dampak terhadap Transisi Iklim pada Stabilitas Makroekonomi dan Kebijakan Moneter (seperti: Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Nilai Tukar). Misalnya identifikasi dampak dari penurunan brown industry, pembentukan indikator transisi iklim dan juga perancangan model proyeksi dampak transisi iklim.
- Industrialisasi Hijau dan juga Efisiensi Energi dalam Upaya Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Nasional. Serta penerapan Renewable Industry yang adil (just), bertahap (orderly), dan biaya yang terjangkau (affordable) transition.
- Dampak Sosial dan juga Ketenagakerjaan (Penciptaan dan Kehilangan Lapangan Kerja) dalam Upaya Mewujudkan Just Transition.
- Penggunaan Al atau Teknologi ML dan Big Data dalam Analisis Dampak Transisi Iklim di Berbagai Sektor Ekonomi Prioritas.
- Aspek Etika dari Implementasi Teknologi AI dalam Perekonomian: Tinjauan Hukum. Berikut adalah beberapa subtopik dalam topik satu ini:
- Aspek hukum dalam kegiatan implementasi Al untuk perumusan kebijakan, penyusunan strategi bisnis dan juga operasional: Studi Kasus Indonesia.
- Gap Analysis Infrastruktur Hukum dan kelembagaan berkaitan dengan implementasi Al: Studi Kasus Indonesia.
- Identifikasi Proses-Proses yang Berlangsung dalam Kehidupan Bermasyarakat dan/atau Perekonomian yang Dianggap Kurang atau Tidak Etis diimplementasikan dengan teknologi AI.
- Pengembangan Kerangka Pengaturan atau Regulatory Framework dalam implementasi Al: undang-undang dan peraturan terkait etika dan juga pengawasan.
Besar Pendanaan
Nilai atau besaran dana hibah dalam program Research Grant Bank Indonesia tahun ini mencapai Rp250 juta per proposal. Dana hibah ini dijelaskan pihak BI sudah termasuk pajak.
Hanya saja, tidak dijelaskan secara rinci mengenai ketentuan biaya mana saja yang tercakup dan tidak tercakup. Oleh sebab itu, Anda bisa berkonsultasi dengan pihak BI melalui kontak narahubung yang disediakan sehingga penyusunan RAB sesuai ketentuan BI selaku penyelenggara program.
Luaran Program
Sebagai program hibah penelitian, pihak BI selaku penyelenggara tentunya menetapkan luaran yang wajib dicapai para penerima hibah. Luaran wajib dalam program Research Grant Bank Indonesia ini berupa publikasi ilmiah dengan ketentuan sebagai berikut:
- Publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus minimal di peringkat Q3, dan/atau
- Memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam bentuk paten sederhana.
Persyaratan
Hal lain yang perlu dipahami dalam program Research Grant Bank Indonesia tahun 2025 adalah persyaratan yang harus dipenuhi pengusul. Berikut rinciannya:
- Menyampaikan antara lain proposal penelitian, concept notes, CV ketua tim dan para anggota, serta surat pernyataan (template form bisa diunduh melalui laman SPEKTRO.
- Peneliti utama atau ketua tim peneliti merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan peneliti senior dengan afiasi utama di Universitas maupun di Lembaga Penelitian yang berkedudukan hukum di Indonesia.
- Tim peneliti bisa berasal dari kolaborasi beberapa Universitas atau Lembaga Penelitian yang terdiri dari beberapa disiplin ilmu.
- Anggota tim peneliti disarankan melibatkan peneliti atau akademisi nasional maupun internasional dengan rekam jejak publikasi yang tinggi di jurnal ilmiah yang terindeks Scopus atau yang setara.
- Pengusul hanya diperbolehkan memilih satu topik penelitian.
- Hasil penelitian diharapkan memiliki tinjauan dari sisi ekonomi.
- Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian baru yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal maupun publikasi ilmiah lain dan dimanapun.
- Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian yang harus dapat diselesaikan sesuai dengan jangka waktu yang ditetapkan pihak penyelenggara.
- Penetapan penerima RGBI menjadi wewenang mutlak Bank Indonesia Institute dan tidak dapat diganggu gugat.
Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran dalam program Research Grant Bank Indonesia 2025 dibuka sejak 14 Februari 2025 dan ditutup pada 28 Februari 2025 mendatang. Berikut rincian seluruh timeline program:
- Pengumuman Program 2025:14 Februari 2025
- Penyerahan Concept Note dan Proposal Usulan: 14-28 Februari 2025
- Pengumuman Kandidat:19 Maret 2025
- Presentasi Kandidat: 24-26 Maret 2025
- Pengumuman penerima: 11 April 2025
- Pelaksanaan Kegiatan Riset: 12 April sampai 31 Oktober 2025
- Seminar Hasil Riset:4 November 2025.
Cara Daftar
Pendaftaran di program RGBI 2025 dilakukan daring melalui portal khusus yang sudah disediakan pihak BI, silakan klik Registrasi Spektro BI. Informasi lebih rinci bisa mengunjungi website resmi Spektro BI. Anda akan menemukan buku panduan registrasi dan penjelasan detail masing-masing topik untuk Anda pelajari lebih lanjut. Semoga informasi ini bermanfaat!