Pembukaan Beasiswa LPDP 2026, Ketentuan Baru dan Skema Baru
Kabar baik untuk para calon dosen maupun dosen dan masyarakat luas di Indonesia yang menantikan pembukaan beasiswa LPDP 2026. Memasuki minggu terakhir di Januari 2026, beasiswa bergengsi yang dikelola LPDP ini resmi dibuka pendaftarannya.
Menariknya, skema beasiswa yang diselenggarakan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, beasiswa dirancang terpadu dan terintegrasi di website khusus yang dikelola LPDP dan terintegrasi dengan Kemenkeu. Berikut informasinya.
Tahun 2026, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali mengumumkan pembukaan beasiswa LPDP 2026. Pada penyelenggaraan di tahun ini terdapat sejumlah perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pertama, penyelenggaraan beasiswa LPDP dibuat terpadu dan terintegrasi. Seluruh beasiswa yang dikelola LPDP dan ditujukan untuk mahasiswa maupun dosen yang dinaungi berbagai kementerian (Kemdiktisaintek, Kemdikdasmen, dan Kemenag) dijadikan satu platform. Platform ini dikelola LPDP dan langsung terintegrasi dengan Kemenkeu.
Sehingga para pendaftar yang dinaungi berbagai kementerian, tidak perlu lagi mendaftar dan mengurus keperluan lain terkait program beasiswa di masing-masing platform yang disediakan kementerian terkait. Melainkan terpusat di website LPDP – Kemenkeu. Meskipun begitu, seluruh informasi umum terkait beasiswa LPDP masih bisa diakses di website LPDP.
Kedua, skema beasiswa LPDP 2026 yang berbeda jika dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, beasiswa LPDP hanya mencakup program beasiswa pascasarjana. Berhubung sudah dibuat terintegrasi dengan seluruh kementerian, maka mencakup jenjang Sarjana (S1).
Program beasiswa untuk jenjang S1 yang dikelola LPDP dengan sejumlah kementerian mencakup Beasiswa Garuda, Beasiswa Talenta Indonesia, Beasiswa Kemenag (Santri Berprestasi, Prestasi Keagamaan, Unggulan Keagamaan, dan PJJ). Sementara untuk jenjang S2 dan S3 mencakup Beasiswa STEM dan Beasiswa SHARE.
Pada beasiswa LPDP 2026 untuk jenjang S1, mulai dibuka pendaftaran di Februari 2026 (Beasiswa Garuda dan lainnya menyusul). Pada Beasiswa Garuda bisa diakses informasinya melalui portal Beasiswa Garuda. Detail syarat dan buku panduan masih menunggu penerbitan dari pihak LPDP.
Sementara untuk beasiswa LPDP jenjang S2 dan S3 sudah resmi dibuka. Terhitung sejak 22 Januari 2026 kemarin dan rencananya akan ditutup padaW 23 Februari 2026 mendatang. Seperti penjelasan sebelumnya, skema pada pembukaan beasiswa LPDP 2026 terbilang baru.
Pada pendaftaran tahap 1 beasiswa LPDP 2025, total ada 5 skema beasiswa yang diselenggarakan. Kemudian, tidak ada skema beasiswa reguler melainkan digantikan dengan skema STEM dan SHARE. Berikut penjelasan detailnya:
Beasiswa STEM Industri Strategis adalah program beasiswa dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di industri strategis. Industri strategis disini sudah ditetapkan mencakup bidang apa saja oleh pihak LPDP.
Yakni bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, dan maritim serta sektor lain yang mendukung industri strategis tersebut.
Skema Beasiswa SHARE adalah program beasiswa dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya.
Jika Beasiswa STEM untuk bidang-bidang STEM sendiri. Maka Beasiswa SARE untuk bidang non-STEM. Bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum yang ingin studi lanjut pascasarjana di bidang non-STEM bisa masuk ke skema Beasiswa SHARE.
Baca juga artikel berikut yang berkaitan:
Ikuti juga R&D Hack, Roadmap Riset Anti Stuck dan bangun roadmap riset pengembangan yang jelas dan aplikatif dengan memahami cara menemukan research gap, menyusun kerangka R&D yang praktis, serta memetakan langkah riset secara sistematis!
Beasiswa Kemitraan, Double Degree, dan Joint Degree merupakan beasiswa hasil kerjasama antara LPDP dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka dari berbagai negara di dunia.
Pada tahap 1 pembukaan Beasiswa LPDP 2026, untuk skema ini tersedia 13 program beasiswa kemitraan. Berikut rinciannya:
Skema Beasiswa Kerjasama Khusus adalah program beasiswa di bidang tertentu yang dilaksanakan oleh LPDP bekerja sama dengan kementerian/lembaga/organisasi lain.
Misalnya LPDP bekerjasama dengan Kemenag dalam menyelenggarakan Beasiswa Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan. Pada pendaftaran tahap I beasiswa LPDP, skema beasiswa ini terbagi menjadi 4 pilihan program. Yaitu:
Skema terakhir dalam pembukaan Beasiswa LPDP 2026 adalah Beasiswa Non Degree. Yaitu program beasiswa dari LPDP untuk program tanpa gelar. Pada tahun 2026 berbentuk fellowship.
Adapun beasiswa di kategori ini yang sudah dibuka pendaftarannya adalah Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis Tahun 2026. Beasiswa ini ditujukan untuk para dokter spesialis yang ingin meningkatkan kompetensinya.
Sebagai informasi tambahan, kuota Beasiswa LPDP tahun 2026 mencapai 5.750 awardee dan dari berbagai skema yang dijelaskan di atas. Berikut rinciannya:
Cek juga kelas online Roadmap Riset Tembus Hibah & Luaran Kompetitif dari Duniadosen sebagai panduan strategis bagi Anda, cocok untuk riset yang berdaya saing dan berpeluang besar lolos hibah!
Persyaratan untuk pembukaan Beasiswa LPDP 2026 tentunya berbeda-beda di masing-masing skema yang diselenggarakan. Namun, secara umum persyaratan mencakup 3 aspek. Yakni persyaratan umum, persyaratan akademik, dan persyaratan administrasi. Berikut rinciannya:
Syarat umum pada Beasiswa LPDP berlaku untuk semua skema beasiswa yang diselenggarakan. Mencakup status kewarganegaraan dan juga batas usia pendaftar. Berikut rinciannya:
Persyaratan yang kedua adalah persyaratan akademik. Mencakup kualifikasi akademik saat melakukan pendaftaran dan skor IELTS atau TOEFL yang sesuai ketentuan pihak LPDP. Berikut rinciannya:
Syarat umum berikutnya adalah untuk syarat administrasi. Yakni syarat sejumlah dokumen yang harus dilampirkan pendaftar Beasiswa LPDP. Baik wajib dilampirkan saat pendaftaran maupun bisa belakangan sesuai ketentuan. Misalnya untuk LoA Unconditional. Berikut detail seluruh syara administrasi yang dimaksud:
Selain beberapa dokumen di atas, skema tertentu di program Beasiswa LPDP bisa meminta dokumen lainnya. Jadi, silahkan menyesuaikan. Disarankan untuk memilih skema yang tepat lebih dulu. Kemudian mempelajari buku panduan skema tersebut. Sehingga bisa menyiapkan kelengkapan administrasi yang tepat jauh-jauh hari.
Bagi siapa saja yang memang menantikan pembukaan Beasiswa LPDP 2026. Maka tentunya perlu mencatat seluruh timeline pelaksanaan program beasiswa bergengsi tersebut. Berikut rinciannya:
Timeline di atas, tentunya masih bersifat tentatif. Sehingga sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan. Maka pendaftar wajib rutin mengecek email atau kontak lain yang dicantumkan saat mengajukan aplikasi pendaftaran Beasiswa LPDP.
Meraih Beasiswa LPDP tentu membantu meraih impian melanjutkan pendidikan tinggi sampai jenjang pascasarjana. Tak hanya di dalam negeri, akan tetapi juga di luar negeri. Selain itu, menjadi awardee LPDP berkesempatan fokus pada studi sebab cakupan pendanaannya luas. Baik untuk dana pendidikan dan dana penunjang.
Sehingga bisa menjadi program yang membantu lulus tepat waktu. Sebab bisa lebih fokus pada studi yang dijalankan. Jadi, silahkan mempersiapkan diri dengan baik untuk proses pendaftaran dan seleksinya. Informasi lebih rinci mengenai pembukaan Beasiswa LPDP 2026 bisa ke website LPDP atau ke https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/.
Duniadosen juga memiliki kelas online dengan materi terbaik dan sangat cocok untuk membantu pengembangan Anda! Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftar E-Course dari Duniadosen dan tingkatkan kemampuan Anda!
Dalam Permendikisaintek No. 52 Tahun 2025, besaran sejumlah jenis tunjangan dosen non-ASN dibuat setara dengan…
Dalam melindungi marwah dan integritas akademik dosen, maka disusun dan diberlakukan kode etik dosen. Kode…
Selain bisa didapatkan, tunjangan dosen dapat dihentikan juga oleh pemerintah. Hal ini tentu penting untuk…
Tahukah Anda, bahwa terdapat sejumlah tunjangan dosen dipengaruhi oleh BKD? Artinya, bisa tidaknya tunjangan tersebut…
Salah satu strategi akselerasi karir akademik dosen adalah lewat optimasi perolehan angka kredit dosen. Sumber…
Dalam mengembangkan jenjang jabatan fungsional, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi pada dosen. Salah satunya,…