Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merilis surat edaran berisi pemberitahuan pengkinian capaian luaran penelitian. Pengkinian atau pembaharuan data luaran ini adalah untuk penelitian yang didukung pendanaannya melalui dana BOPTN Tahun Anggaran 2024.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat edaran nomor 1265/C3/DT.05.00/2025 tanggal 14 Oktober 2025 tentang Pemberitahuan Pengkinian Capaian Luaran Penelitian Tahun Anggaran 2024.
Jadi, bagi para dosen di bawah koordinasi Kemdiktisaintek dan menerima hibah penelitian melalui dana BOPTN tahun anggaran 2024, Anda bisa segera melakukan pengkinian data luaran. Pengkinian ini bertujuan untuk mendukung proses validasi luaran penelitian yang akan dilakukan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).
Pengkinian data capaian luaran penelitian dilakukan melalui laman BIMA sejak surat edaran diterbitkan dan akan ditutup pada 30 November 2025 pukul 12.00 WIB. Jika pengkinian capaian luaran tidak dilakukan, pihak DPPM bisa menganggap capaian luaran “tidak valid”.
Dampak dari status tidak valid tersebut adalah dosen penerima hibah penelitian tahun anggaran 2024 memiliki “hutang luaran”. Pengkinian yang tidak dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan baru bisa dinilai di tahun berikutnya.
Sesuai dengan pemberitahuan pengkinian capaian luaran penelitian yang sudah dijelaskan, para dosen Kemdiktisaintek bisa segera melakukan pengkinian data di laman BIMA. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Berhubung pengkinian capaian luaran penelitian berbatas waktu, yakni maksimal pada 30 November 2025, Anda perlu segera mengurus pengkinian data luaran tersebut di laman BIMA. Silakan segera mengurus kewajiban akademik lain dan terhindar dari resiko ada kesalahan pengkinian data karena buru-buru dikejar deadline.
Informasi lebih rinci mengenai surat edaran berisi pemberitahuan pengkinian capaian luaran penelitian yang didanai BOPTN tahun anggaran 2024 bisa Anda akses di laman BIMA di menu Pengumuman.
Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…
Salah satu jenis dokumen yang dilampirkan saat mendaftar program beasiswa, adalah essay. Mayoritas program beasiswa…
Dalam kegiatan penelitian, secara umum peneliti akan menentukan dulu topik penelitian. Baru kemudian ada tahap…
Dalam kegiatan penelitian, tentu perlu menemukan novelty (kebaruan). Salah satu tahap untuk menemukan atau menentukan…
NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) diketahui menjadi nomor identitas bagi pemilik profesi dosen…