Jenis-Jenis Target Luaran PKM dalam Program Hibah DRTPM
Pada saat mau mengikuti hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Anda wajib mencapai luaran PKM tersebut. Hal ini sama seperti ketika melaksanakan kegiatan penelitian yang memiliki target mencapai luaran tertentu.
Dalam PKM, luaran kegiatan bisa dalam bentuk publikasi ilmiah maupun dalam bentuk lainnya. Misalnya meningkatkan motivasi sampai pemahaman terhadap topik PKM kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.
Dalam hibah DRTPM, luaran yang dicapai wajib sesuai ketentuan. Biasanya mencakup luaran wajib dan juga luaran tambahan. Hal ini akan dijelaskan secara rinci pada buku panduan ketika pendaftaran program resmi dibuka. Apa saja luaran PKM itu? Cek per masing-masing skema PKM selengkapnya.
Target Luaran PKM Setiap Skema
Secara umum, luaran PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) adalah hasil atau dampak nyata yang dihasilkan dari program pengabdian yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa, atau institusi akademik terhadap masyarakat.
Sebagaimana penjelasan di awal, bentuk atau jenis dari luaran dalam kegiatan PKM sangat beragam. Bisa dalam bentuk publikasi ilmiah, baik itu jurnal maupun menerbitkan buku ilmiah. Bisa juga dalam bentuk program, seperti program pelatihan bersertifikat.
Bagi para dosen yang hendak mengikuti hibah PKM, luaran yang dicapai wajib sesuai kebijakan penyelenggara hibah tersebut. Salah satu contohnya dalam hibah PKM dari DRTPM selaku pengelola hibah dari Kemendiktisaintek.
Mengacu pada buku panduan penelitian dan pengabdian DRTPM tahun 2024, berikut beberapa target luaran PKM dari semua skema yang dijalankan:
1. Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM)
Skema PKM pertama di tahun 2024 adalah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM). Pada skema ini, kemudian terbagi menjadi 3 ruang lingkup yang durasinya monotahun (satu tahun). Berikut detail target luarannya:
a. Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)
Luaran wajib PKM skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra minimal dua lingkup secara kuantitatif dan kualitatif minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada setiap mitra sasaran sesuai dengan kelompok masyarakat dan permasalahan yang dihadapi.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dengan status published. Minimal under review pada tahun berjalan dan wajib published pada tahun berikutnya.
Rekognisi 2 (dua) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik.
Karya audio visual berbentuk video.
Karya visual berbentuk poster.
Sementara itu, luaran tambahan skema ini antara lain:
Produk ber KI yang kontekstual dengan hasil implementasi serta relevan dengan kegiatan (metode/sistem, pengembangan teknologi dan inovasi).
Buku ber-ISBN.
Publikasi jurnal internasional.
Artikel dalam prosiding pada seminar ber-ISBN/ISSN dan lain-lain di luar luaran wajib.
Luaran wajib skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra secara kuantitatif dan kualitatif sesuai kelompok masyarakat dan permasalahan yang dihadapi.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dengan status published. Minimal under review pada tahun berjalan dan wajib published pada tahun berikutnya.
Rekognisi 2 (dua) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik.
Karya audio visual berbentuk video.
Karya visual berbentuk poster.
Sementara luaran tambahan antara lain:
Produk ber KI yang kontekstual dengan hasil implementasi serta relevan dengan kegiatan (metode/ sistem, pengembangan teknologi dan inovasi, dll).
Buku ber-ISBN.
Artikel dalam prosiding pada seminar ber-ISBN/ISSN.
Publikasi jurnal internasional; dan lain-lain di luar luaran wajib.
c. Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM)
Luaran skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang bersifat wajib antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra secara kuantitatif dan kualitatif minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada masing masing mitra sasaran, yakni mitra sasaran 1 dan mitra sasaran 2 dalam satu desa, sesuai dengan kelompok masyarakat dan permasalahan yang dihadapi.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dengan status published. Minimal under review pada tahun berjalan dan wajib published pada tahun berikutnya.
Rekognisi 20 (dua puluh) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik.
Karya audio visual berbentuk video.
Karya visual berbentuk poster.
Luaran tambahan antara lain:
Produk ber KI yang kontekstual dengan hasil implementasi serta relevan dengan kegiatan (metode/sistem, pengembangan teknologi dan inovasi, dll).
Buku ber-ISBN.
Publikasi jurnal internasional.
Artikel dalam prosiding pada seminar ber-ISBN/ISSN dan lain-lain di luar luaran wajib.
2. Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PBK)
Skema kedua dari program PKM DRTPM tahun 2024 adalah Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PBK). Dalam kegiatan hibah PKM ini sifatnya multitahun dengan durasi maksimal 3 tahun.
Tujuannya untuk mendorong masyarakat berwirausaha. Pada skema ini terdiri dari 3 ruang lingkup program. Berikut detail target luaran PKM di masing-masing ruang lingkup PBK:
a. Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa (KBM)
Luaran wajib skema Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa (KBM) antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mahasiswa secara kuantitatif dan kualitatif minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada masing-masing mitra sasaran sesuai bidang usaha yang dijalani.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal nasional terindeks SINTA (pada tahun ke 1).
Menghasilkan 1 (satu) artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dan satu artikel dalam prosiding ber-ISBN/ISSN yang dilaksanakan di dalam negeri atau 1 (satu) artikel di jurnal bereputasi internasional (pada tahun ke 2 dan 3).
Menghasilkan minimal 1 (satu) produk yang ber-KI berupa hak cipta (selain poster, buku panduan, laporan, dan yang sejenis), paten, atau paten sederhana) di tahun ke 3.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik.
Karya audio visual berbentuk video (setiap tahun).
Karya visual berbentuk poster (setiap tahun).
Minimal 5 (lima) wirausaha baru mandiri berbasis IPTEKS per tahun yang siap beraktivitas di masyarakat.
Rekognisi 20 (dua puluh) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa/tahun yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Luaran tambahan antara lain:
Buku ber-ISBN.
Publikasi jurnal internasional; dan lain-lain di luar luaran wajib.
Mau publikasi jurnal internasional untuk luaran hibah? Pastikan terpublikasi di jurnal yang sesuai. Baca selengkapnya:
b. Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD)
Luaran wajib luaran PKM skema PM-UPUD antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra sasaran pada setiap mitranya (mitra sasaran 1 dan mitra sasaran 2) berbasis peningkatan produk dan profit minimal 10% dari total pendanaan dan meningkat setiap tahun. Minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada masing masing mitra sasaran yang dijabarkan secara kuantitatif dan kualitatif.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal nasional terindeks SINTA (pada tahun ke 1).
Menghasilkan 1 (satu) artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dan satu artikel dalam prosiding ber-ISBN/ISSN yang dilaksanakan di dalam negeri atau 1 (satu) artikel di jurnal bereputasi internasional (pada tahun ke 2 dan 3).
Menghasilkan minimal 1 (satu) produk ber-KI minimal berupa hak cipta (selain poster, buku, panduan, laporan, dan yang sejenisnya) di tahun ke 3.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik (setiap tahun).
Karya audio visual berbentuk video (setiap tahun).
Karya visual berbentuk poster (setiap tahun).
Rekognisi 4 (empat) orang mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa/tahun yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Luaran tambahan antara lain:
Buku ber-ISBN; dan lain-lain di luar luaran wajib.
c. Pengembangan Usaha Kampus (PUK)
Luaran wajib antara lain:
Peningkatan level keberdayaan usaha perguruan tinggi dalam hal peningkatan revenue generating PT dan minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi yang dijabarkan secara kuantitatif dan kualitatif.
Peningkatan pendapatan perguruan tinggi sejumlah minimal 10% dari total pendanaan dan meningkat minimal 10% setiap tahun.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal nasional terindeks SINTA (pada tahun ke 1).
Menghasilkan 1 (satu) artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dan satu artikel dalam prosiding ber-ISBN/ISSN dari seminar internasional yang dilaksanakan secara daring di dalam negeri atau 1 (satu) artikel di jurnal bereputasi internasional (pada tahun ke 2 dan 3).
Menghasilkan minimal 1 (satu) produk yang ber-KI berupa hak cipta (selain poster, buku panduan, laporan, dan yang sejenis), paten, atau paten sederhana) di tahun ke 3.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik (setiap tahun).
Karya audio visual berbentuk video (setiap tahun).
Karya visual berbentuk poster (setiap tahun).
Rekognisi 4 (empat) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa/tahun yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Luaran tambahan antara lain:
Buku ber-ISBN.
Publikasi jurnal internasional; dan lain-lain di luar luaran wajib.
3. Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah (PBW)
Skema PKM ketiga adalah Pemberdayaan Berbasis Wilayah (PBW). Sesuai namanya, program hibah PKM ini untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayah tertentu. Sifat program multitahun dengan durasi maksimal 3 tahun.
Pada sema PBW terbagi menjadi dua ruang lingkup. Berikut detail luaran PKM di masing-masing ruang lingkup tersebut:
a. Pemberdayaan Wilayah (PW)
Luaran wajib antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra yang dijabarkan secara kuantitatif dan kualitatif, minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada masing masing mitra sasaran.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA (pada tahun ke 1).
Menghasilkan 1 (satu) artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dan satu artikel dalam prosiding ber-ISBN/ISSN yang dilaksanakan di dalam negeri atau 1 (satu) artikel di jurnal bereputasi internasional (pada tahun ke 2 dan 3).
Menghasilkan minimal 1 (satu) produk yang ber-KI berupa hak cipta (selain poster, buku panduan, laporan, dan yang sejenis) di tahun ke 3.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik (setiap tahun).
Karya audio visual berbentuk video (setiap tahun).
Karya visual berbentuk poster (setiap tahun).
Rekognisi 4 (empat) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa/tahun yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Luaran tambahan antara lain:
Buku ber-ISBN; dan lain-lain di luar luaran wajib.
b. Pemberdayaan Desa Binaan (PDB)
Luaran wajib antara lain:
Peningkatan level keberdayaan mitra yang dijabarkan secara kuantitatif dan kualitatif, minimal dua lingkup permasalahan yang dihadapi pada masing masing mitra sasaran.
Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA (pada tahun ke 1).
Menghasilkan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal terindeks SINTA dan 1 (satu) artikel dalam prosiding ber-ISBN/ISSN dari seminar yang dilaksanakan di dalam negeri, atau 1 (satu) artikel di jurnal internasional terindeks (pada tahun ke 2 dan 3).
Menghasilkan minimal 1 (satu) produk yang ber-KI berupa hak cipta (selain poster, buku panduan, laporan, dan yang sejenis) di tahun ke 3.
Satu artikel publikasi berupa berita pada media massa cetak/elektronik (setiap tahun).
Karya audio visual berbentuk video (setiap tahun).
Karya visual berbentuk poster (setiap tahun).
Rekognisi 4 (empat) mahasiswa menjadi bagian dari MBKM minimal 6 (enam) SKS/mahasiswa/tahun yang dalam pelaksanaannya dibuktikan dengan surat keterangan rekognisi yang sah.
Luaran tambahan antara lain:
Buku ber-ISBN; dan lain-lain di luar luaran wajib.
Cara Menuliskan Luaran yang Ditargetkan di Proposal
Lalu, bagaimana cara menuliskan luaran yang ditargetkan dalam proposal usulan? Pada program hibah PKM DRTPM tahun anggaran 2024. Pengusul menyebutkan detail target luaran yang diusahakan dicapai secara daring, yakni dilakukan melalui laman BIMA.
Sistem di BIMA akan menyediakan bagian khusus untuk pengusul memilih kategori luaran, jenis luaran, status luaran, dan keterangan. Pada saat pelaporan progress kegiatan PKM yang didanai oleh program, Anda akan melaporkan luaran yang dicapai beserta bukti pendukung sesuai ketentuan.
Memahami bahwa hal ini diberlakukan pada penyelenggaraan hibah PKM tahun 2024. Maka untuk penyelenggaraan di tahun 2025 bisa menunggu pengumuman lebih lanjut. Sekaligus menunggu diterbitkannya buku panduan PKM oleh pihak DRTPM.
Sementara itu, penulisan target luaran juga bisa dicantumkan dalam proposal usulan. Jika aturannya seperti ini, target luaran akan dicantumkan di bab 2 yang berisi “Solusi dan Target Luaran”. Berikut contoh penulisannya:
Judul PKM: KREATIFITAS DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH SMK PELITA HARAPAN BIMA -NTB (Ahmad, S.T., M.T, IPM – Universitas Tarumanagara)
Luaran Kegiatan PKM Pelatihan ini diharapkan dapat memotivasi, memberikan motivasi, wawasan, dan kesadaran kepada peserta untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam mencarikan solusi inovatif terhadap permasalahan (kebutuhan) masyarakat sekaligus mampu menciptakan peluang bisnis. Pelbagai kasus dilakukan untuk meningkatkan ide kreatif dan membangun interaktif peserta selama pelatihan berlangsung. Dan juga pelatihan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausahawan baru sehingga di masa mendatang Indonesia mampu mencapai kemandirian dan kedaulatan ekonomi
Judul PKM: IbM KELOMPOK ISTRI PETANI SAYURAN ORGANIK DALAM PENGEMBANGAN PRODUK NUTRASETIKA BERBASIS SAYURAN ORGANIK DI DESA BATUR KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG (Dr. Asyhari, MM – Universitas Islam Sultan Agung).
Target Luaran Pengembangan usaha nutrasetikal berbasis sayuran organik semakin berkembang dengan peningkatan pengelolaan manajemen usaha baik proses produk yang sehat, penguasaan teknologi tepat guna, pengelolaan SDM yang efektif, strategi pemasaran dan kemasan baik sehingga mampu meningkatkan volume penjualan dengan publikasi terakreditasi dalam jurnal ilmiah. Lebih lanjut dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Jenis Luaran
Indikator Capaian
Publikasi Ilmiah di Jurnal/Prosiding
Submitted
Pemakalah dalam pertemuan ilmiah
Belum Ada
Hak Atas Kekayaan Intelektual
Belum Ada
Teknologi Tepat Guna
Belum Ada
Itulah penjelasan mengenai topik luaran PKM, khususnya dalam hibah dari pemerintah yang dikelola DRTPM di bawah naungan Kemendiktisaintek.
ⓘ Jika hibah PKM yang diikuti diselenggarakan pihak lain, silakan menyesuaikan dengan aturan di buku panduan yang ada.
Saya menyukai kegiatan membaca, menulis, mendengarkan musik, dan menonton film. Saat ini, selain disibukkan dengan agenda seorang ibu rumah tangga, saya aktif menjadi Content Writer untuk situs di Deepublish Group. Sesekali saya juga membuat artikel untuk media Hops ID.