Webinar Ramadan dari Dunia Dosen, Bantu Tingkatan Kompetensi Dosen
Memasuki bulan Ramadan, kebutuhan dan kewajiban dosen untuk mengembangkan diri tentu tetap berjalan. Tidak serta-merta ikut “puasa” selama dosen menjalankan ibadah puasa wajib. Sehingga ikut serta dalam webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen bisa dipertimbangkan.
Dunia Dosen menggelar sejumlah webinar sampai e-course yang mengusung topik-topik berkaitan erat dengan profesi dosen. Akses ke webinar tersebut tentu bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Berikut informasinya.
Sebelum mengenal apa saja webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen. Maka perlu memahami dulu apa itu webinar dan apa saja tujuan dari penyelenggaraan kegiatan webinar tersebut.
Istilah webinar berasal dari frasa “seminar berbasis web” (web-seminar), sehingga disebut dengan istilah webinar dan bisa juga memakai istilah “seminar daring” atau “seminar online”. Dalam KBBI, webinar adalah seminar yang dilakukan dengan memanfaatkan situs web atau aplikasi berbasis internet.
Kegiatan webinar pada dasarnya sudah ada dari lama. Hanya saja mulai sangat populer dan familiar bagi masyarakat Indonesia, terutama di kalangan pendidik dan peserta didik, di masa pandemi Covid-19.
Pada masa tersebut, kegiatan pembelajaran diselenggarakan jarak jauh (online). Sehingga menggunakan aplikasi konferensi video seperti Zoom, Google Meet, dan sejenisnya. Kemudian, disusul dengan banyaknya penyelenggara webinar yang mengusung berbagai topik di berbagai bidang. Seperti bidang bisnis, pendidikan, kesehatan, dll.
Kegiatan webinar, kemudian bukan hanya webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen saja. Sejak pandemi Covid-19 di sekitaran tahun 2020 sampai sekarang, ada banyak kegiatan webinar diselenggarakan berbagai pihak di berbagai bidang.
Webinar terus terselenggara tentu menunjukan peminat yang tinggi. Sekaligus webinar memiliki beberapa tujuan penyelenggaraan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang berminat menjadi peserta. Secara umum, webinar punya tujuan sebagai berikut:
Kegiatan webinar sering diselenggarakan oleh perguruan tinggi sampai perusahaan yang menyediakan layanan tertentu. Salah satu tujuan penyelenggaraannya adalah berbagi ilmu pengetahuan kepada peserta. Misalnya webinar publikasi ilmiah, maka berisi ilmu pengetahuan terkait publikasi ilmiah tersebut.
Webinar yang diselenggarakan berbagai pihak juga bisa bertujuan untuk pelatihan suatu keterampilan atau kompetensi. Misalnya webinar dengan topik menyusun artikel jurnal internasional bereputasi. Maka diisi dengan kegiatan pelatihan jarak jauh bagaimana menyusun artikel ilmiah untuk jurnal internasional bereputasi.
Webinar juga bisa diselenggarakan dengan tujuan untuk diskusi. Sehingga menggunakan aplikasi konferensi video untuk mendiskusikan suatu topik, masalah untuk dicari solusinya, fenomena untuk dipahami penyebab dan dampaknya, dan sebagainya.
Webinar juga diselenggarakan dengan tujuan mensosialisasikan suatu program maupun kebijakan. Misalnya sosialisasi juknis Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025 yang diselenggarakan daring lewat Live YouTube oleh Kemdiktisaintek.
Penyelenggaraan webinar juga bisa bertujuan untuk promosi, baik barang maupun jasa. Misalnya seorang dosen menggelar webinar bedah buku referensi yang ditulis. Selain mengedukasi terkait topik dalam buku referensi tersebut. Dosen juga bisa sekaligus mempromosikannya ke peserta webinar.
Salah satu jenis webinar yang cukup banyak diikuti para dosen adalah berkaitan dengan tri dharma perguruan tinggi. Misalnya webinar dengan topik publikasi ilmiah, strategi pemenuhan BKD, teknik menyusun RPS OBE, dan sebagainya.
Lalu, apakah dengan mengikuti webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen benar-benar bermanfaat bagi dosen? Jawabannya adalah iya. Berikut sejumlah manfaat yang bisa didapatkan:
Dalam salah satu penelitian yang dipresentasikan dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian. Menjelaskan bahwa webinar yang diikuti dosen berdampak positif pada peningkatan kompetensi dosen sebagai pendidik. Yakni kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional.
Sebab kegiatan webinar dengan topik yang relevan dengan profesi dosen memberikan ilmu pengetahuan, wawasan, dan keterampilan sebagai pendidik. Dosen lebih mudah menjalankan kegiatan mengajar, meneliti, maupun mengabdi kepada masyarakat.
Ikut serta dalam sejumlah webinar khusus untuk dosen juga bermanfaat dalam mengasah keterampilan dosen. Terutama keterampilan teknis mengenai penggunaan aplikasi konferensi video, perangkat elektronik, dan pemahaman tentang jaringan internet.
Semakin sering seorang dosen ikut webinar, maka semakin akrab dengan aplikasi Meeting Zoom, Google Meet, dan sebagainya. Selain itu, dosen juga semakin paham fitur apa saja di dalam aplikasi tersebut dan fungsinya apa saja.
Kemudian bisa menginspirasi dosen untuk menunjang kegiatan pembelajaran online, diskusi dengan tim penelitian secara online, dan sebagainya. Keterampilan ini tentu penting bagi dosen, sebab bisa menunjang tugas akademik.
Ikut serta dalam berbagai webinar khusus untuk dosen, bisa menunjang produktivitas tri dharma. Dosen bisa ikut serta webinar yang membahas cara menyusun RPS, menyusun buku ajar maupun buku referensi, publikasi ke jurnal nasional maupun jurnal internasional, dan sebagainya.
Sehingga dosen mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan kegiatan tri dharma. Baik itu pendidikan, penelitian, sampai pengabdian kepada masyarakat. Selain kuantitas kegiatan tri dharma meningkat, kualitasnya pun berkembang karena dosen semakin kompeten.
Baca juga: Cara Manajemen Waktu Puasa bagi Dosen Supaya Tri Dharma Tetap Jalan
Manfaat berikutnya adalah membantu dosen memenuhi BKD. Sebab, mengacu pada rubrik BKD 2021 dosen yang ikut serta dalam kegiatan pengembangan diri meningkatkan kompetensi bisa masuk pelaporan BKD.
Tentunya dengan catatan memenuhi ketentuan yang menyertainya. Salah satunya kegiatan pengembangan kompetensi tersebut minimal berdurasi 10 jam dalam satu semester.
Sejalan dengan webinar bersertifikasi yang diikuti dosen bisa masuk laporan BKD. Maka tentu bisa ikut menunjang pengembangan karir akademik dosen karena menambah poin angka kredit.
Manfaat lainnya, webinar bisa membantu dosen memperluas jaringan akademik. Sebab bisa mengenal dosen lain yang menjadi narasumber webinar maupun peserta. Apalagi jika pihak penyelenggara membentuk grup diskusi di WhatsApp, Telegram, dll. Maka memudahkan dosen saling mengenal dan berkolaborasi.
Memasuki bulan Ramadan, Dunia Dosen menggelar sejumlah kegiatan webinar. Kemudian juga menyelenggarakan kegiatan webinar dengan tajuk kegiatan E-Course. Beberapa webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen yang bisa diikuti.
Mulai dari E-Course Peta Capaian Pembelajaran, Merancang Mata Kuliah Efektif dalam RPS OBE. Melalui e-course ini, para dosen bisa meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menentukan CPMK dan Sub-CPMK di dalam RPS OBE yang baik dan benar.
Dunia Dosen juga menyelenggarakan E-Course: Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE. Melalui e-course ini, para dosen bisa mendapat pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun RPS OBE yang baik dan benar.
Mengikuti berbagai webinar Ramadan untuk dosen dari Dunia Dosen lewat program e-course tersebut tentu bisa dipertimbangkan. Sebab akses materi bisa kapan saja dan dimana saja. Sehingga bisa ngabuburit sambil tetap meningkatkan kompetensi sebagai dosen profesional.
Baca juga: Mengenal Pilihan Metode Pembelajaran Dosen yang Sesuai dengan RPS OBE
Metode pembelajaran dosen dengan RPS OBE tentu berkaitan satu sama lain. Metode pembelajaran yang diterapkan…
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menggelar kegiatan sosialisasi tahap kedua untuk Permendiktisaintek…
Kehadiran teknologi AI memang menimbulkan perdebatan, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Namun, menggunakan AI tentu…
Selama bulan Ramadan, kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi tentu masih berjalan seperti biasanya. Hanya saja,…
Menerapkan sejumlah strategi sukses publikasi tembus jurnal SINTA tentu penting bagi dosen. Sebab, jurnal yang…
Para dosen pemula, mungkin belum mengetahui apa saja perbedaan Asisten Ahli dan Lektor. Asisten Ahli…