Abstrak merupakan bagian penting dalam artikel jurnal ilmiah karena menjadi ringkasan isi penelitian yang pertama kali dibaca editor, reviewer, dan pembaca. Bagian ini membantu menentukan apakah artikel layak ditelaah lebih lanjut atau sesuai dengan kebutuhan pembaca.
Karena itu, abstrak harus ditulis secara jelas, ringkas, dan informatif. Berikut informasinya.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Abstrak Jurnal Ilmiah?
Abstrak jurnal ilmiah adalah ringkasan singkat yang memuat gambaran umum isi artikel, mulai dari latar belakang, tujuan, metode, hasil, hingga kesimpulan. Meskipun singkat, abstrak harus mampu mewakili keseluruhan isi artikel secara padat. Umumnya, abstrak ditulis sekitar 150–250 kata.
Abstrak membantu editor dan reviewer jurnal ilmiah memahami keseluruhan artikel dalam durasi singkat. Bagi pembaca, abstrak berperan membantu mereka menentukan apakah artikel jurnal sesuai kebutuhan mereka.
Baca juga: 7 Perbedaan Abstrak dan Pendahuluan pada Artikel Ilmiah
Fungsi Abstrak pada Artikel Jurnal Ilmiah
Keberadaan abstrak tentunya bukan sekedar pemanis di artikel jurnal ilmiah. Abstrak memiliki fungsi yang menguatkan struktur dan substansi artikel jurnal ilmiah. Berikut beberapa fungsinya:
1. Memberi Gambaran Cepat Isi Artikel Jurnal
Abstrak berfungsi sebagai ringkasan singkat yang membantu pembaca memahami inti artikel jurnal dengan cepat. Melalui abstrak, pembaca bisa mengetahui topik, tujuan, dan gambaran isi tulisan tanpa harus membaca seluruh artikel. Hal ini membuat proses memahami artikel menjadi lebih efisien.
2. Membantu Pembaca Menyeleksi Referensi
Abstrak memudahkan peneliti atau penulis dalam memilih artikel yang paling relevan untuk dijadikan referensi. Dengan membaca abstrak, pembaca dapat menilai apakah isi artikel sesuai dengan kebutuhan penelitiannya. Cara ini menghemat waktu dalam proses pencarian sumber ilmiah.
Temukan berbagai informasi terkait publikasi ilmiah pada halaman berikut: Kumpulan Artikel Mengenai Publikasi Ilmiah
3. Memudahkan Indeksasi dan Pencarian
Abstrak membantu sistem database mengenali isi artikel dan mengelompokkannya sesuai topik tertentu. Adanya kata kunci di dalam abstrak juga membuat artikel lebih mudah ditemukan oleh pembaca. Karena itu, abstrak berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas artikel ilmiah.
Cara Membuat Abstrak yang Baik
Abstrak jurnal berisi ringkasan isi artikel ilmiah secara keseluruhan. Dalam abstrak tersebut mencantumkan mulai dari latar belakang pemilihan topik, metode penelitian yang digunakan, hasil penelitian, dan juga kesimpulan. Namun, dipaparkan secara ringkas tidak lebih dari 250 kata. Bagaimana cara membuatnya? Berikut langkah-langkahnya:
1. Membaca dan Memahami Isi Artikel Jurnal Ilmiah
Langkah pertama membuat abstrak adalah membaca seluruh isi artikel secara menyeluruh. Tujuannya agar penulis benar-benar memahami inti pembahasan, data penting, dan hasil penelitian. Dengan begitu, isi abstrak yang ditulis akan lebih tepat dan mewakili keseluruhan artikel.
Termukan berbagai informasi lainnya pada halaman berikut: Kumpulan Artikel Mengenai Jurnal Ilmiah Dosen
2. Menentukan Komponen Inti dalam Abstrak Jurnal
Setelah memahami isi artikel, penulis perlu menandai komponen utama yang harus dimasukkan ke dalam abstrak. Komponen ini biasanya meliputi latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Penentuan komponen inti membantu abstrak tetap lengkap meskipun ditulis secara singkat.
3. Meringkas Komponen Inti
Komponen-komponen penting yang sudah dipilih kemudian diringkas menjadi bentuk yang lebih singkat. Setiap bagian cukup ditulis dalam beberapa kalimat yang langsung pada inti pembahasan. Langkah ini penting agar abstrak tetap jelas dan tidak melebihi batas jumlah kata.
4. Menyusun Abstrak dengan Kalimat Efektif
Abstrak harus ditulis dengan kalimat yang singkat, padat, dan mudah dipahami. Penulis perlu menghindari pengulangan atau penjelasan yang terlalu panjang. Kalimat efektif membuat abstrak lebih jelas, rapi, dan enak dibaca.
5. Baca Ulang dan Koreksi Kesalahan Jika Ada
Tahap terakhir adalah membaca ulang abstrak untuk memastikan tidak ada kesalahan isi maupun bahasa. Proses ini membantu memperbaiki kalimat yang kurang tepat, typo, atau bagian yang masih membingungkan. Dengan revisi akhir, abstrak menjadi lebih baik dan siap digunakan.
Baca juga: Format Penulisan Artikel Jurnal Terindeks SINTA
Kesalahan Umum Penyusunan Abstrak yang Harus Dihindari
Abstrak jurnal idealnya harus mampu memberi gambaran keseluruhan isi artikel jurnal. Akan tetapi dalam versi ringkas. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam penyusunan abstrak tersebut.
Mengantisipasi adanya kesalahan, berikut beberapa bentuk kesalahan umum penyusunanya yang harus diketahui dan dihindari:
1. Kalimat dalam Abstrak Tidak Efektif
Kesalahan ini terjadi ketika abstrak ditulis dengan kalimat yang bertele-tele, kurang jelas, atau sulit dipahami. Akibatnya, isi abstrak menjadi kurang informatif dan tidak mudah ditangkap pembaca. Karena itu, abstrak perlu disusun dengan kalimat singkat, padat, dan efektif.
2. Komponen Inti Abstrak Jurnal Terlewat
Abstrak yang baik harus memuat unsur penting seperti latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Jika salah satu komponen inti terlewat, pembaca tidak akan memperoleh gambaran utuh tentang isi artikel. Hal ini membuat fungsi abstrak sebagai ringkasan menjadi kurang maksimal.
Baca juga: 9 Kesalahan Dosen dalam Melakukan Penulisan Jurnal dan Tips Menghindarinya
3. Abstrak Terlalu Panjang
Abstrak seharusnya ditulis ringkas agar pembaca bisa memahami isi artikel dengan cepat. Jika terlalu panjang, abstrak justru kehilangan fungsinya sebagai rangkuman singkat. Karena itu, penulis perlu menyeleksi informasi yang benar-benar penting untuk dimasukkan.
4. Informasi yang Disajikan Tidak Terfokus
Kesalahan ini muncul ketika abstrak memuat terlalu banyak informasi di luar inti pembahasan. Akibatnya, abstrak menjadi melebar, kurang jelas, dan sulit menangkap pokok artikel. Supaya efektif, isi abstrak harus tetap fokus pada komponen utama penelitian.
Baca juga: AI Pembuat Abstrak Jurnal & Contoh Prompt, Menulis Makin Cepat!
Contoh Abstrak pada Artikel Jurnal Ilmiah
Memberikan gambaran lebih rinci mengenai apa itu abstrak jurnal dan bagaimana penyusunannya yang baik dan benar. Berikut contoh abstrak dari artikel ilmiah berjudul “Strategi Periklanan dalam Membangun Brand Hisana Fried Chicken: Studi Kualitatif Pada Bisnis Kuliner Berbasis Waralaba” yang terbit di Jurnal Ekonomi Bisnis (Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang):
1. Contoh Abstrak Jurnal Bahasa Indonesia
Persaingan dalam industri kuliner berbasis waralaba di Indonesia semakin ketat, di mana sebagian besar merek besar mengandalkan strategi promosi skala nasional dan anggaran pemasaran yang besar. Namun, masih terdapat sejumlah merek lokal yang bertahan dan berkembang melalui pendekatan promosi sederhana dan berbasis komunitas. Salah satu contohnya adalah Hisana Fried Chicken, yang dikenal mampu menjangkau pasar menengah ke bawah tanpa dukungan promosi terpusat dari manajemen pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi periklanan yang diterapkan oleh outlet Hisana Fried Chicken dalam membangun dan memperkuat merek secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di Kabupaten Pasuruan, dengan subjek utama berupa manajer outlet yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan promosi. Pelanggan tetap dan warga sekitar turut dilibatkan sebagai informan tambahan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi promosi online maupun offline. Instrumen utama berupa panduan wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak mendapat dukungan iklan terpusat, outlet Hisana Fried Chicken berhasil membangun loyalitas pelanggan melalui penggunaan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok, serta promosi luring seperti spanduk dan banner. Interaksi personal antara manajer outlet dan pelanggan menjadi faktor kunci dalam membentuk citra merek yang kuat dan emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi periklanan yang sederhana namun adaptif dan berorientasi komunitas dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun merek pada sektor usaha kecil dan menengah.
Kata kunci: Strategi Periklanan, Waralaba, Loyalitas Pelanggan, Media Sosial, Merek Lokal.
2. Contoh Abstrak Jurnal Bahasa Inggris
Competition in Indonesia’s franchised culinary industry is becoming increasingly intense, with most major brands relying on national-scale advertising campaigns and large marketing budgets. However, some local brands have managed to survive and grow using simple, community-based promotional strategies. Hisana Fried Chicken is one such brand, known for targeting middle- to lower-income markets without centralized promotional support. This study aims to analyze the advertising strategies implemented by Hisana Fried Chicken outlets in building and strengthening their brand independently. A qualitative approach with a descriptive case study design was used. The study was conducted in Pasuruan Regency, selected purposively, with outlet managers as the main subjects and regular customers and local residents as additional informants. Data were collected through semi-structured interviews, direct observation, and documentation of both online and offline promotional activities. The primary instruments included interview guides and field notes. The findings indicate that despite the absence of centralized advertising, the outlets successfully built customer loyalty through the active use of social media platforms such as WhatsApp, Instagram, and TikTok, as well as offline promotions like banners and posters. Personal interactions between outlet managers and customers emerged as a key factor in shaping a strong and emotionally resonant brand image. The study concludes that simple, adaptive, and community-oriented advertising strategies can serve as powerful tools for brand development in the small and medium enterprise (SME) culinary sector.
Keywords: Advertising Strategy, Franchise, Customer Loyalty, Social Media, Local Brand
Melalui penjelasan di atas, tentunya bisa dipahami bahwa abstrak merupakan bagian penting dalam struktur artikel jurnal ilmiah. Melalui abstrak jurnal inilah penulis bisa meningkatkan potensi artikel diterima jurnal tujuan. Sekaligus membantu pembaca lebih efisien dalam memahami isi artikel dan memilih referensi yang sesuai.
Sumber:
- Panduan Penulisan Jurnal. (2024). Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. https://ti.ft.uny.ac.id/sites/ti.ft.uny.ac.id/files/Panduan%20Penulisan%20Jurnal.pdf
- Hidayah, N. (2026). Abstrak: Pengertian, Cara Membuat, Ciri, Struktur & Contoh. Diakses pada 10 April 2026 dari https://www.brainacademy.id/blog/abstrak-dalam-karya-ilmiah
- Mayang, S. (2023). Cara Mudah Membuat Abstrak yang Benar dalam Penulisan Ilmiah. Diakses pada 10 April 2026 dari https://blog.maukuliah.id/cara-mudah-membuat-abstrak-yang-benar/
- Tips Menulis Abstrak Jurnal yang Baik dan Menarik untuk Publikasi Ilmiah. (2026). Masoem University. Diakses pada 10 April 2026 dari https://masoemuniversity.ac.id/artikel/tips-menulis-abstrak-jurnal-yang-baik-dan-menarik-untuk-publikasi-ilmiah/
- Cara Membuat Abstrak Ilmiah Berkualitas untuk Publikasi Jurnal. (2025). Indonesian Scientific Publication. Diakses pada 10 April 2026 dari https://idscipub.com/id/abstrak-ilmiah-jurnal/
- Indanigsih , S. ., Almadini, M. ., & Nasihin, M. . (2025). Strategi Periklanan dalam Membangun Brand Hisana Fried Chicken: Studi Kualitatif Pada Bisnis Kuliner Berbasis Waralaba. Jurnal Ekonomi Bisnis, 31(1), 13–27. Retrieved from https://ejournal.unis.ac.id/index.php/JEB/article/view/7464














