Strategi Publikasi Jurnal Ilmiah untuk Kenaikan Jabatan Dosen Asisten Ahli Menuju Lektor

strategi-publikasi-jurnal-ilmiah-untuk-kenaikan-jabatan-dosen-asisten-ahli-menuju-lektor
Strategi Publikasi Jurnal Ilmiah untuk Kenaikan Jabatan Dosen Asisten Ahli Menuju Lektor

Salah satu strategi penting untuk mengembangkan karir akademik, adalah mempersiapkan pemenuhan syarat khusus. Mulai dari syarat khusus kenaikan jabatan dosen di jenjang Asisten Ahli menuju Lektor, kemudian Lektor Kepala, dan seterusnya sampai jenjang Guru Besar. 

Syarat Khusus Kenaikan Jabatan Asisten Ahli Menuju Lektor 

Mengacu pada Kepmendiktisaintek No. 39/M/Kep/2026, terdapat beberapa pilihan pemenuhan syarat khusus untuk kenaikan jabatan dosen menuju Lektor. Syarat khusus yang akan dibahas adalah untuk kenaikan jenjang jabatan akademik secara reguler. 

Yakni dari jenjang Asisten Ahli menuju ke jenjang Lektor. Total ada 3 pilihan yang bisa diambil salah satunya oleh dosen untuk memenuhi syarat khusus. Berikut penjelasannya: 

1. Publikasi Jurnal Nasional Minimal Peringkat SINTA 4

Pilihan pertama untuk dosen memenuhi syarat khusus kenaikan jabatan akademik menuju Lektor adalah memiliki riwayat publikasi di jurnal nasional. Sesuai ketentuan, dosen minimal punya publikasi 1 artikel di jurnal nasional dengan peringkat minimal SINTA 4. Selain itu, publikasi di jurnal nasional tersebut dosen memiliki posisi sebagai penulis pertama.

2. Publikasi Jurnal Internasional Minimal Peringkat Q4

Pilihan kedua untuk memenuhi syarat khusus kenaikan jabatan dosen dari jenjang Asisten Ahli menuju Lektor adalah publikasi minimal 1 artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Ketentuannya, jurnal tersebut merupakan jurnal internasional bereputasi pada peringkat minimal Q4 di database Scopus. 

Ketentuan kedua, jurnal tersebut memiliki skor SJR > 0,1 atau IF > 0,05 saat dilakukan penilaian. Kemudian, jurnal tersebut dalam status terpublikasi bukan berstatus canceled maupun coverage discontinued. Selain itu, dosen juga harus memiliki posisi sebagai penulis pertama.

Pahami strategi publikasi jurnal ilmiah pada artikel berikut: 10 Strategi Publikasi Jurnal Ilmiah 2026 yang Penting untuk Diterapkan Dosen

3. Menghasilkan Karya Seni

Pilihan syarat khusus yang ketiga hanya bisa dipilih oleh dosen di bidang ilmu seni atau sastra. Yakni menghasilkan paling sedikit 1 karya seni yang diakui dan memiliki reputasi di tingkat nasional maupun internasional. Serta dosen tersebut berstatus sebagai pencipta karya.

Ketentuan AK Prestasi dalam Kenaikan Jabatan Akademik 

Menuju jenjang Lektor baru bisa diajukan dosen jika memiliki AK Kumulatif minimal 200 atau di 300 poin. 

AK Kumulatif tersebut merupakan hasil penjumlahan dari 4 jenis angka kredit yang berhasil dikumpulkan dosen. Yakni AK Konversi, AK Prestasi, AK Integrasi (dosen PNS) atau AK Penyetaraan (dosen non-PNS), dan AK Pendidikan Formal. 

AK Prestasi, tentu saja dipenuhi dosen melalui kegiatan penelitian. Yakni lewat publikasi ilmiah dari hasil penelitian tersebut. Sedangkan untuk dosen di bidang seni atau sastra, bisa dipenuhi dengan menyusun serta menerbitkan karya sastra (karya tulis nonilmiah). 

Sumber-Sumber AK Prestasi untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen 

Menunjang kelancaran dalam memenuhi seluruh syarat kenaikan jabatan dosen dari Asisten Ahli menuju Lektor. Maka dosen perlu memahami AK Prestasi bisa dipenuhi lewat sumber-sumber yang sesuai ketentuan. Diantaranya adalah: 

1. Menerbitkan Buku Ilmiah 

Sumber poin AK Prestasi yang pertama adalah luaran penelitian dalam bentuk penerbitan buku ilmiah. Mencakup buku monograf, buku referensi, dan juga bunga rampai (book chapter). Bobot angka kredit untuk buku monograf dan referensi adalah sama, yakni di 40 poin. Sedangkan untuk bunga rampai jika bertaraf nasional memberi 10 poin dan jika bertaraf internasional memberi 15 poin. 

2. Publikasi di Jurnal Ilmiah 

Sumber poin AK Prestasi yang kedua adalah publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal. Jika publikasi di jurnal internasional bereputasi maka bisa mendapatkan poin angka kredit tinggi. Besaran angka kredit sesuai peringkat jurnal tersebut. Berikut detailnya: 

  • Q1: 40 
  • Q2: 38 
  • Q3: 35 
  • Q4: 33

Sedangkan untuk publikasi di jurnal nasional, paling sedikit memberi 10 poin. Kemudian yang tertinggi di 25 poin, yakni publikasi di jurnal nasional terakreditasi di peringkat SINTA 1 atau SINTA 2. Detail poin angka kredit semua jenis jurnal bisa mengecek dokumen Kepmendiktisaintek No. 39/M/Kep/2026. 

Pahami alur publikasi jurnal ilmiah pada artikel berikut: Alur Publikasi Jurnal Ilmiah dan 7 Status Submission

3. Publikasi di Prosiding 

Publikasi ilmiah berikutnya yang memberi tambahan poin AK Prestasi untuk kenaikan jabatan dosen adalah dalam bentuk prosiding. Artikel ilmiah berisi hasil penelitian jika dipresentasikan dalam seminar, lokakarya, atau konferensi ilmiah.

Poin tertinggi adalah untuk prosiding internasional yang terindeks database bereputasi dan memiliki SJR sampai IF sesuai ketentuan. Yakni memberi 20 poin angka kredit. Sementara paling sedikit adalah di 3 poin jika dipresentasikan di seminar nasional. 

4. Publikasi Karya Ilmiah Populer

Sumber poin AK Prestasi berikutnya adalah publikasi hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah populer dan dimuat di media massa. Misalnya di koran atau majalah ilmiah. Besaran angka kredit di 2 poin. 

5. Hak Kekayaan Intelektual 

Hasil penelitian dosen, khususnya dalam penelitian terapan dan penelitian pengembangan biasanya sudah bisa diurus kepemilikan Paten maupun jenis Hak Kekayaan Industri lain dalam HKI (Hak Kekayaan Intelektual). 

AK Prestasi bisa bersumber dari kepemilikan HKI tersebut. Mulai dari paten, merek, desain industri, DTLST, dan lain sebagainya. Jenis temuan, jenis HKI, dan skala atau taraf HKI memberi tambahan poin angka kredit berbeda-beda. Tertinggi di 60 poin untuk HKI internasional yang diakui minimal 4 negara berbeda. 

6. Publikasi Karya Sastra 

Sumber AK Prestasi lainnya adalah publikasi karya sastra dan berlaku hanya untuk dosen di bidang ilmu seni atau sastra. Terdapat beberapa jenis karya sastra yang bisa diakui dalam penilaian AK Prestasi. Berikut detailnya: 

  • Naskah drama. 
  • Skenario film. 
  • Novel yang ditulis dosen sebagai penulis tunggal. 
  • Antologi cerpen yang ditulis dosen sebagai penulis tunggal.
  • Antologi puisi yang ditulis dosen sebagai penulis tunggal.

Jika karya sastra tersebut terbit dalam skala lokal, maka mendapat 10 poin angka kredit. Jika nasional maka mendapat 15 poin dan jika bertaraf internasional maka mendapat 20 poin angka kredit. 

7. Penciptaan dan Publikasi Karya Seni 

Sumber AK Prestasi berikutnya juga untuk dosen di bidang ilmu seni. Dosen yang menciptakan suatu seni dan mempublikasikannya atau memamerkan dan mempertunjukkan. Maka bisa mendapat poin untuk AK Prestasi. Berikut jenis-jenisnya: 

  • Menciptakan karya seni (sebagai komposer, penulis naskah, sutradara, perancang, pencipta, penggubah, animator, dan istilah lain yang menunjukan dosen sebagai pencipta karya seni tersebut. 
  • Menciptakan seni konseptual. 
  • Penataan karya seni (misalnya penata musik, penata rias, penata suara, penata panggung, dan sebagainya). 
  • Kegiatan penyajian karya seni (pameran, pentas penari, dalang, pemeran, pembuat foto dokumentasi, dll). 

Kiat Memenuhi AK Prestasi dengan Publikasi Jurnal Ilmiah 

Melalui penjelasan sebelumnya, maka bisa dipahami bahwa salah satu kiat memenuhi AK Prestasi untuk menunjang kenaikan jabatan dosen adalah publikasi di jurnal ilmiah. Berikut beberapa kiat mengoptimalkan perolehan AK Prestasi lewat publikasi jurnal ilmiah: 

1. Menyusun Roadmap Penelitian 

Roadmap penelitian berisi rencana penelitian dalam jangka panjang. Misalnya dalam kurun waktu 15 tahun ke depan. 

Sehingga dosen sudah menyiapkan rencana kegiatan penelitian secara kontinyu dan berkelanjutan. Dosen memiliki waktu lebih banyak untuk menyiapkan kegiatan penelitian yang baik dan berkualitas. Sehingga mengoptimalkan temuan dan AK Prestasi. 

Baca juga: Cara Membuat Roadmap Penelitian dan Contohnya

2. Memilih Jurnal yang Kredibel dan Tepat 

Dalam AK Prestasi, dosen tentu tidak bisa hanya fokus memastikan ada publikasi di jurnal ilmiah. Akan tetapi juga memenuhi ketentuan untuk digunakan sebagai syarat khusus kenaikan jabatan akademik dosen. 

Oleh sebab itu, jangan hanya memilih jurnal yang kredibel dan bereputasi. Namun juga dari segi peringkat, skor SJR, IF, dan peran dosen sebagai penulis pertama maupun korespondensi wajib diperhatikan.

3. Mencapai Beberapa Luaran Penelitian Sekaligus 

Strategi ketiga, luaran dari penelitian dosen sebaiknya tidak hanya luaran wajib. Namun jika memungkinkan bisa meraih luaran tambahan. Misalnya, luaran wajib publikasi di jurnal nasional peringkat SINTA 1. 

Maka luaran tambahan bisa menerbitkan buku monograf. Sehingga AK Prestasi bersumber dari dua luaran tersebut dan tetap diakui meski dari satu kegiatan penelitian. 

4. Melaksanakan Penelitian Berkelanjutan

Kegiatan penelitian yang berkelanjutan dan terus berkembng tingkatannya bisa mengoptimalkan AK Prestasi. Sebab luaran penelitian dasar dengan peneltiian terapan dan pengembanga berbeda. Kemudian semakin naik tingkatan penelitian, semakin besar angka kredit yang didapatkan dosen. 

Selain menerapkan kiat-kiat di atas, dosen juga dapat memperdalam strategi penyusunan roadmap penelitian dan publikasi ilmiah melalui E-Course Masterclass Roadmap Riset, Kuatkan Strategi Penguatan Kepakaran dan Akselerasi Publikasi dari Dunia Dosen.

Program ini dirancang untuk mendampingi dosen dalam membangun arah riset yang konsisten, meningkatkan produktivitas publikasi, serta memperkuat kepakaran akademik yang mendukung pemenuhan angka kredit dan proses kenaikan jabatan.

Sumber:
  1. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2026). Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39/M/Kep/2026 Tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. https://lldikti3.kemdiktisaintek.go.id/wp-content/uploads/2026/03/Salinan-Kepmendiktisaintek-39MKEP2026_Juknis-Layanan-Pengembangan-Profesi-dan-Karier-Dosen.pdf 
  2. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2026). Slide PresentasiSosialisasi Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Karier dan Profesi Dosen 20 Februari 2026. https://drive.google.com/file/d/1fqJS99SsLzkQvRcaorBDwkd6fymPFTcj/view

More Posts

Kelas E-Course

Ebook Gratis

Tag Populer