Ini Rektor Baru Universitas Atma Jaya Yogyakarta Periode 2019-2023

Yogyakarta – Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D terpilih menjadi Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Periode 2019-2023 menggantikan Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, SH. LL.M., yang berakhir masa jabatannya pada (31/3/2019). Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Yayasan Slamet Rijadi Nomor: 06/ Kep-Peng/ YSRY/ 2019 tentang pengangkatan Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta periode 2019–2023, maka rektor baru bertugas mulai tanggal (1/4/2019) sampai dengan (31/3/2023).

Dikutip dari laman uajy.ac.id Pelantikan Rektor diselenggarakan pada Senin, (1/4/2019) pukul 11.00 wib. di Auditorium Kampus II, Gedung Thomas Aquinas, Babarsari Yogyakarta dengan dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan, antara lain Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta, segenap pejabat struktural di lingkungan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kejati DIY, Kodim 0734 dan 0732, segenap relasi dan perwakilan komunitas.

(Foto: dok. uajy.ac.id)

”Terima kasih, terima kasih, dan terima kasih. Atas segala jasa dari berbagai pihak selama empat tahun ini sehingga memperoleh capaian luar biasa. Rangking ke-34 nasional, rangking ke-4 PTS se-Indonesia dari 4.000 lebih Perguruan Tinggi di Indonesia, UAJY terakreditasi A, itu semua adalah kerja keras kita semua tanpa terkecuali. Tetaplah tali silaturahmi di antara kita, kita jaga. Terima kasih, Tuhan memberkati,” ujar Rektor UAJY Periode 2015-2019, Dr. G. Sri Nurhartanto, SH., LL.M.

Sambutan juga disampaikan oleh Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng. Ph.D selaku Rektor UAJY Periode 2019-2023, ”Kita tingkatkan produktivitas agar UAJY semakin maju. Mari, seluruh civitas akademika UAJY berkontribusi positif sesuai tugas kita masing-masing. Jadilah contoh agar nilai-nilai keutamaan selalu menjadi ciri dan pegangan dalam pelaksanaan tugas kita sehari hari,” ujarnya.

”Lulusan Perguruan Tinggi adalah lulusan yang bisa bersaing di tingkat nasional dan global, tidak hanya di jogja saja tetapi juga ke berbagai daerah, itulah yang dilakukan Atma Jaya dengan mahasiswanya yang datang dari 34 provinsi di Indonesia,” ujar Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY.

Pemilihan Rektor UAJY melalui proses panjang yang berlangsung mulai Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019. Proses yang dilalui di antaranya Pendaftaran Bakal Calon Rektor, Pemeriksaan Kesehatan, Presentasi Bakal Calon Rektor hingga Penetapan Rektor UAJY Periode 2019-2023 oleh Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta.

(Foto: dok. uajy.ac.id)

Sebelum pelantikan, diadakan Perayaan Ekaristi Syukur yang dipimpin oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Pr, Rm. St. Suratman Gitowiratmo, Pr dan Rm. Robertus Tri Widodo, Pr yang dihadiri oleh civitas akademika Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Redaksi

Redaksi

Recent Posts

Cara Membuat Pendahuluan Artikel Jurnal Ilmiah dengan Efektif dan Efisien

Menggunakan AI untuk jurnal atau penulisan artikel pada jurnal ilmiah menjadi pertimbangan yang layak dilakukan…

1 day ago

Serdos 2026, Pahami dan Penuhi Persyaratannya dari Sekarang!

Penerbitan Permendiktisaintek No. 52 Tahun 202,5, tentu menjadi babak baru bagi dosen di Indonesia untuk…

1 day ago

Strategi Menghindari Kesalahan Dosen dalam Penyusunan RPS OBE

Kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia adalah kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). Salah satu…

2 days ago

Apa Itu Rumpun Ilmu? Dosen Pemula Wajib Tahu

Sejak tahun 2024, semua dosen di Indonesia diwajibkan mengisi data rumpun ilmu di profil SISTER…

2 days ago

6 Tips Menggunakan Scopus AI untuk Mendukung Publikasi Ilmiah Dosen

Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…

3 days ago

Bagus Muljadi, Dosen asal Indonesia yang Menjadi Assistant Professor termuda di University of Nottingham

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…

3 days ago