Informasi

Informasi Beasiswa S1 di Universitas Shizuoka Jepang

Update informasi beasiswa bisa membantu kamu untuk mewujudkan mimpi kuliah di berbagai negara, salah satunya adalah di Jepang. Khusus untuk kamu yang memang sejak dulu punya mimpi kuliah di negeri sakura. 

Maka ada kesempatan untuk mewujudkannya tahun depan, sebab ada tawaran beasiswa kuliah S1 di Jepang untuk tahun 2021 mendatang. Program beasiswa ini sendiri disediakan oleh Asia Bridge Program

Baca juga : 4 Tips Menjadi Dosen Muda Yang Disukai Mahasiswa

Informasi Beasiswa Kuliah S1 di Jepang

Asia Bridge Program membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin kuliah gratis di Jepang untuk jenjang S1 di Universitas Shizuoka. Saat ini Universitas Shizuoka sendiri tercatat sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru dari sejumlah negara. 

Seperti Vietnam, Indonesia, India, Myanmar, dan juga Thailand. Tidak hanya bisa kuliah namun juga bebas biaya kuliah karena bisa mencoba mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa yang sedang berjalan. 

Beasiswa yang diselenggarakan oleh Asia Bridge Program ini sendiri ditujukan untuk siapa saja yang tertarik aktif di dunia global. Sehingga adanya informasi beasiswa ini perlu dimanfaatkan, agar bisa berkunjung ke Jepang untuk keperluan studi. 

Sistem Beasiswa S1

Jumlah peserta di dalam Asia Bridge Program atau ABP yang akan diterima untuk mendapatkan beasiswa adalah 36 peserta. Adapun daftar fakultas yang dipilih di dalam program informasi beasiswa ini adalah: 

  • Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.
  • Ilmu Sosial dan Humaniora.
  • Fakultas Informatika.
  • Fakultas Pendidikan.
  • Fakultas Sains.
  • Fakultas Teknik.
  • Fakultas Pertanian.
  • Departemen Ilmu Sosio – Informatika.
  • Departemen Ilmu Komputer.
  • Departemen Informatika Perilaku.

Melalui informasi beasiswa ini disampaikan bahwa peserta yang diterima di dalam ABP akan memulai perkuliahan pada Oktober 2021 mendatang. Peserta ABP disampaikan akan mempelajari mengenai mata kuliah dasar. 

Seperti Bahasa Jepang, Matematika, dan mata kuliah dasar yang sifatnya sangat penting lainnya. Pemberian materi kuliah dasar ini akan berjalan selama 6 bulan pertama, setelahnya seluruh peserta ABP bisa mulai mempelajari mata kuliah liberal arts. 

Selain itu dijelaskan pula bahwa seluruh peserta bersama mata kuliah liberal arts juga akan mendapatkan mata kuliah khusus jurusan. Sehingga masing-masing mahasiswa akan memperoleh mata kuliah khusus sesuai jurusan, dan pembelajaran dilakukan bersama mahasiswa Jepang lainnya selama empat tahun. 

Peserta ABP nantinya akan mendapatkan sejumlah fasilitas berikut: 

  • Biaya pendaftaran dan biaya seleksi masuk ke Universitas Shizuoka.
  • Biaya kuliah penuh di tahun pertama.
  • Potongan biaya kuliah di tahun kedua hingga tahun keempat sebesar 50 persen, dan 100 persen dengan melihat performa akademik di tahun pertama dan seterusnya.

Sedangkan untuk syarat mengikuti beasiswa dari ABP ini adalah: 

  1. Bukan merupakan warga negara Jepang.
  2. Merupakan warga negara dari Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar, dan India.
  3. Pendaftar telah mendapat status kependudukan sebagai mahasiswa di Jepang sesuai ketentuan dari negara tersebut.
  4. Pendaftar yang sempat menempuh pendidikan di Jepang, berlangsung tidak lebih dari tiga tahun.
  5. Memenuhi salah satu syarat berikut:
  6. Telah menyelesaikan pendidikan wajib 12 tahun di negara asal.
  7. Telah lulus ujian negara di negara asal.
  8. Memiliki Ijazah International Baccalaureate.
  9. Memiliki Ijazah Abitur.
  10. Memiliki General Certificate of Education, Advanced Level.

Informasi beasiswa ini sendiri dibuka sejak 9 November 2020 dan pendaftaran akan ditutup pada 30 November 2020. Sehingga masih ada waktu untuk mengikuti program ABP ini, jadi manfaatkan sebaik mungkin. 

Mengenai detail dokumen administrasi untuk pendaftaran maupun detail informasi lainnya bisa mengunjungi link berikut https://www.abp.icsu.shizuoka.ac.jp/eng/news/504/ 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Sumber : https://campuspedia.id/

Admin Dunia Dosen

Admin Website Dunia Dosen Indonesia.

Recent Posts

Cara Membuat Pendahuluan Artikel Jurnal Ilmiah dengan Efektif dan Efisien

Menggunakan AI untuk jurnal atau penulisan artikel pada jurnal ilmiah menjadi pertimbangan yang layak dilakukan…

22 hours ago

Serdos 2026, Pahami dan Penuhi Persyaratannya dari Sekarang!

Penerbitan Permendiktisaintek No. 52 Tahun 202,5, tentu menjadi babak baru bagi dosen di Indonesia untuk…

22 hours ago

Strategi Menghindari Kesalahan Dosen dalam Penyusunan RPS OBE

Kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia adalah kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). Salah satu…

2 days ago

Apa Itu Rumpun Ilmu? Dosen Pemula Wajib Tahu

Sejak tahun 2024, semua dosen di Indonesia diwajibkan mengisi data rumpun ilmu di profil SISTER…

2 days ago

6 Tips Menggunakan Scopus AI untuk Mendukung Publikasi Ilmiah Dosen

Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…

3 days ago

Bagus Muljadi, Dosen asal Indonesia yang Menjadi Assistant Professor termuda di University of Nottingham

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…

3 days ago