Mengecek database dosen memang menjadi hal penting, manfaat yang didapatkan tentu sangat banyak dengan melakukan pengecekan ini. Pengecekannya sendiri dilakukan di situs Direktorat Pendidikan Tinggi atau yang akrab disebut PDDikti. 

Saat ini untuk pengecekan database baik untuk dosen dan mahasiswa di situs PDDikti dilakukan di pddikti.kemdikbud.go.id. Perubahan ini sudah dimulai menjelang akhir tahun 2019 lalu. 

Baca juga : Pengaruh Penilaian Akreditasi Dosen Terhadap Kampus Dan Prosesnya

Manfaat Mengecek Database Dosen dan Mahasiswa

Melakukan pengecekan terhadap database dosen sendiri bukan sekedar perbuatan iseng tanpa tujuan. Melakukan kegiatan ini memberi sejumlah manfaat sebagai berikut: 

  • Mengecek apakah data sebagai dosen sudah masuk di situs resmi PDDikti.
  • Memastikan bahwa setiap aktivitas dosen dan mahasiswa di sebuah universitas memang diketahui dan diakui oleh pihak PDDikti itu sendiri.
  • Memastikan data yang tercatat di dalam situs PDDikti dan database milik PDDIkti tersebut sudah sesuai dengan data yang ada di universitas tempat mengajar.
  • Memudahkan jalan untuk mencalonkan diri sebagai PNS ketika ada pembukaan CPNS, baik untuk dosen maupun mahasiswa.
  • Memberi kemudahan dalam mencari kerja bagi mahasiswa, dan dosen untuk mengajar di lebih banyak universitas.

Memahami bahwa mengecek dan memastikan database dosen sudah benar dan sesuai sangat penting. Maka pengecekan perlu dilakukan secara berkala, setidaknya setahun sekali atau sesuai kebutuhan ketika ada data yang berubah. 

Misalnya untuk alamat tinggal, usia, pendidikan terakhir, dan lain sebagainya. Update terhadap data pribadi di database tersebut akan bermanfaat untuk masa depan. Terutama jika berencana pindah universitas untuk mengajar maupun ikut CPNS. 

Cara Cek Database Dosen di PDDikti

Adapun untuk cara mengecek database dosen sendiri tidaklah sulit, dan karena sudah online maka bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Berikut adalah langkah-langkah untuk pengecekan tersebut: 

1. Akses Situs PDDikti

Langkah pertama tentu saja dengan mengakses atau membuka situs resmi dari PDDikti untuk pangkalan data dosen dan mahasiswa secara nasional. Yakni ke situs pddikti.kemdikbud.go.id. yang sudah disebutkan sebelumnya di atas. 

2. Mengetik Keyword

Setelah halaman situs terbuka sempurna, silahkan mencari kolom pencarian yang tersedia. Disini kamu bisa mengetik kata kunci atau keyword dari apa yang akan dicari. Bisa dengan mengetik nama lengkap, akan lebih baik jika beserta gelar. 

3. Mengetik Nama dan Nomor Induk

Cara mudah untuk melakukan pengecekan database dosen dan juga lebih cepat, adalah mengetik nama dan nomor induk dosen. Hal serupa juga dilakukan saat mengecek data mahasiswa, yakni mengetik nama lengkap dan juga NIM (Nomor Induk Mahasiswa). 

4. Mengetik Nama dan Universitas

Opsional lain, jika lupa nomor induk adalah dengan mengetik nama lengkap dan diikuti nama universitas tempat mengajar. Setelah diketik lengkap dan benar maka bisa menekan tombol enter maupun pada tombol yang sudah disediakan di halaman situs PDDikti tersebut. 

5. Hasil Pencarian

Selang beberapa detik berikutnya oleh sistem di situs PDDikti akan diarahkan ke halaman hasil pencarian. Jika nama yang diketik sudah benar dan data pendukung lainnya sudah tepat. Maka hasil pencarian akan menunjukan nama dosen tersebut lengkap dengan detail informasi lainnya. 

6. Melakukan Pengecekan Sesuai Kebutuhan

Setelah hasil pencarian menunjukan nama kamu sendiri, usahakan tidak langsung menutup situs. Melainkan dicek dulu di bagian detail profil untuk memastikan database dosen dan mahasiswa tersebut sudah berisi data yang valid. 

Pengecekan terhadap database dosen dan mahasiswa ini sangat mudah, dan perlu dilakukan bekala. Namun, jika data diri tidak ditemukan sebaiknya menghubungi bagian akademik di universitas tempat mengajar untuk segera diurus. 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Sumber : https://sevima.com/

Admin Dunia Dosen

Admin Website Dunia Dosen Indonesia.

Recent Posts

Syarat agar Dosen Eligible untuk Sertifikasi Dosen Tahun 2026

Sertifikasi dosen (serdos) adalah proses panjang. Jauh sebelum dosen bisa menjadi peserta serdos. Maka perlu…

7 days ago

Ketentuan Baru Gaji Dosen Sesuai Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025

Penerbitan Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025 turut mengubah ketentuan baru gaji dosen di Indonesia. Baik…

1 week ago

Nominal Tunjangan Sertifikasi Dosen Berapa? Ini Penjelasan dan Syarat Pencairannya

Dosen di Indonesia memiliki hak menerima sejumlah tunjangan yang sifatnya khusus, salah satunya tunjangan sertifikasi…

1 week ago

Ini Ketentuan Baru dalam Penyetaraan Tunjangan Dosen Non-ASN dan Cara Perhitungannya

Dalam Permendikisaintek No. 52 Tahun 2025, besaran sejumlah jenis tunjangan dosen non-ASN dibuat setara dengan…

1 week ago

6 Strategi Publikasi Jurnal bagi Dosen Pemula

Menyusun strategi publikasi jurnal bagi dosen pemula adalah hal penting. Strategi ini sebaiknya sudah mulai…

2 weeks ago

6 Perbedaan antara Laman SINTA dan ARJUNA Kemdiktisaintek

Mengenal perbedaan SINTA dan ARJUNA tentu penting bagi dosen maupun mahasiswa. Termasuk juga para peneliti…

2 weeks ago