Cara Cek NUPTK Dosen Kemdiktisaintek dan Kemenag
NUPTK menjadi nomor identitas unik untuk profesi dosen di Indonesia. Sehingga dosen perlu memahami cara pengajuan dan cara cek NUPTK dosen tersebut. Tujuannya agar bisa memastikan sudah memiliki NUPTK atau belum.
Tujuan lainnya adalah membantu dosen mengecek NUPTK yang diajukan sudah resmi diterbitkan kementerian yang menaungi atau belum. Hasil pengecekan tersebut bisa digunakan dosen untuk menentukan langkah selanjutnya. Berikut informasinya.
NUPTK memiliki kepanjangan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan. NUPTK sendiri adalah nomor identitas unik yang dimiliki pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia. NUPTK terdiri dari deretan angka dengan panjang 16 digit.
NUPTK kemudian resmi menggantikan nomor identitas unik dosen yang berlaku sebelumnya. Mencakup NIDN, NIDK, dan juga NUP. Begitu juga pada tenaga kependidikan (tendik), NUPTK akan menggantikan NITK (Nomor Induk Tenaga Kependidikan).
Pada profesi dosen, NUPTK wajib dimiliki semua dosen. Baik yang berstatus sebagai dosen tetap maupun dosen tidak tetap. Sekaligus untuk dosen ASN dan dosen non-ASN. Begitu juga dengan dosen di bawah naungan Kemdiktisaintek, Kemenag, Kemenkeu, Kemenkumham, dan kementerian lain di Indonesia.
Jadi, semua dosen di Indonesia yang dinaungi kementerian apapun perlu memiliki NUPTK. Kebijakan ini sekaligus memunculkan kebutuhan untuk memahami cara pengajuan sampai cara cek NUPTK dosen.
Baca juga terkait aturan baru profesi dosen: Kebijakan Baru Profesi Dosen Sesuai Permendiktisaintek No 52 Tahun 2025
NUPTK yang dimiliki oleh dosen, tentunya bukan sekedar sebagai nomor identitas unik. Namun, kepemilikannya memiliki fungsi yang beragam. Dosen yang memilikinya juga bisa mengakses berbagai manfaat. Secara umum, berikut adalah fungsi NUPTK yang dimiliki dosen:
NUPTK memiliki fungsi utama sebagai sarana menginformasikan pemiliknya adalah seorang dosen maupun tendik. Sebab, NUPTK menjadi nomor identitas yang dimiliki dosen usai memenuhi syarat dan ketentuan. Serta sudah mengajukan sesuai prosedur yang berlaku.
Memiliki NUPTK membuat dosen terdata di sistem pendataan pemerintah. Seperti PDDikti, SISTER, dan EMIS (untuk dosen Kemenag), dan sistem pendataan lain yang disediakan berbagai kementerian yang menaungi perguruan tinggi di Indonesia.
Baca juga: Cara Mendapatkan NUPTK bagi Dosen di Indonesia
Kepemilikan NUPTK juga menjadi kunci bagi dosen untuk mengakses layanan Ditjen Dikti. Misalnya akses ke layanan pelaporan BKD rutin, pengajuan ikut serta dalam sertifikasi dosen, pengajuan usulan kenaikan jenjang jabatan fungsional, dan sebagainya.
Berbagai layanan dari pemerintah yang ditujukan untuk dosen dan dikelola Ditjen Dikti tentunya hanya bisa diakses dosen dengan NUPTK. Oleh sebab itu, dosen yang belum mendapatkan NUPTK bisa fokus dulu mengurus pengajuan ke operator perguruan tinggi.
Anda ingin lolos penilaian Sertifikasi Dosen? Ikuti kelas dari Dunia Dosen “Rahasia PDD-UKTPT Berkualitas” Panduan Praktis Lolos Penilaian Sertifikasi Dosen agar Anda mampu merepresentasikan kinerja dosen secara optimal dan sesuai standar penilaian terbaru!
Fungsi ketiga dari NUPTK adalah membantu dosen dalam memenuhi berbagai syarat program pemerintah. Misalnya program beasiswa, seperti beasiswa LPDP atau beasiswa lain yang ditujukan untuk dosen. Maka biasanya ada syarat memiliki NUPTK.
Contoh lain adalah program hibah baik itu hibah penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hibah publikasi ilmiah, dan lain sebagainya. Jadi, bagi dosen yang sudah memiliki NUPTK maka artinya bisa memenuhi salah satu syarat dari berbagai program yang diselenggarakan pemerintah.
Fungsi NUPTK lainnya adalah mendukung pendataan dosen di Indonesia. Sehingga data jumlah dosen, dosen di bidang keilmuan tertentu, dan sebagainya bisa lebih mudah dilakukan.
Selain itu, NUPTK juga membantu proses integrasi data. Misalnya pemerintah melalui Kemdiktisaintek bisa menghubungkan SISTER dengan PDDikti dan BIMA. Contoh lain, dosen Kemenag bisa menghubungkan data di EMIS dengan PDDikti maupun SISTER. Sehingga mengurangi beban administrasi dosen.
Sejalan dengan fungsi NUPTK keempat yang dijelaskan sebelumnya. Maka bisa dipahami bahwa NUPTK juga memiliki fungsi sebagai pendukung kebijakan nasional dari pemerintah.
Misalnya, jumlah dosen di bawah naungan berbagai kementerian terdata dengan baik dan rinci. Sehingga bisa membantu pemerintah menetapkan kebijakan terkait pengadaan dosen, perhitungan anggaran untuk gaji maupun tunjangan, pengaturan perpindahan homebase dosen, dan sebagainya.
Setelah memahami apa itu NUPTK dan fungsinya bagi dosen di Indonesia. Maka berikutnya adalah memahami bagaimana cara cek NUPTK dosen tersebut. Secara umum, NUPTK antara dosen di bawah naungan Kemdiktisiantek dengan kementerian lain bisa di cek dengan cara yang sama. Berikut penjelasannya:
Cara pertama untuk mengecek NUPTK dosen adalah melalui laman SISTER yang dikelola Kemdiktisaintek. Caranya cukup mudah, dosen masuk ke laman SISTER dan login ke akun SISTER menggunakan username dan password yang diberikan operator perguruan tinggi.
Setelah berhasil masuk ke akun SISTER, dosen bisa mengecek di bagian profil akun. Nantinya akan ada menu “Periksa Status Dosen”. Pada area ini, akan ada keterangan NUPTK. Jika sudah diterbitkan, maka NUPTK akan tampil berbentuk 16 digit angka.
Ikuti juga kelas E-Course dengan materi “Unlock SISTER” Data Terintegrasi, Karier Tersinergi dan pahami cara mengoptimalkan sistem SISTER untuk membangun data dosen yang terintegrasi, valid, dan mendukung pengembangan karier akademik berkelanjutan.
Jika belum, misalnya masih proses pengajuan maka akan ada keterangan NUPTK masih dalam proses. Mengenai kemungkinan ada tidaknya perubahan tempat pencantuman NUPTK, tentu masih ada kemungkinan. Namun, tetap akan ada di fitur profil dosen di SISTER. Jadi, silahkan mencarinya di fitur tersebut.
Baca juga: Mengenal Fungsi dan Kegunaan SISTER sebagai Portofolio Dosen
Cara cek NUPTK dosen yang kedua adalah lewat website perguruan tinggi tempat dosen mengabdi. Secara umum, informasi di website berbeda-beda bergantung pada kebijakan internal perguruan tinggi tersebut.
Perguruan tinggi yang menampilkan daftar nama dosen dan tendik, bisa saja menampilkan NIP, NUPTK, dan identitas lain yang sekiranya aman disampaikan ke publik luas.
Jadi, para dosen bisa mengecek langsung ke website perguruan tinggi yang menaungi. Kemudian mengecek apakah mencantumkan NUPTK atau tidak. Jika tidak, maka cara kedua ini tidak bisa digunakan. Bisa kembali mengecek di laman SISTER. Opsional lain, adalah menggunakan cara ketiga yang dijelaskan di bawah.
Ikuti juga kelas Masterclass Roadmap Riset, Strategi Penguatan Kepakaran dan Akselerasi Publikasi dari Dunia Dosen dan Optimalkan kualitas dan arah riset Anda melalui roadmap yang sistematis, penguatan kepakaran yang terfokus, serta strategi akselerasi publikasi yang tepat sasaran!
Cara cek NUPTK dosen yang ketiga adalah secara luring atau secara offline. Yakni dengan menemui operator perguruan tinggi. Cara ini bisa dilakukan jika dosen berada di lingkungan kampus.
Kondisi lainnya, adalah karena masih dalam proses pengajuan NUPTK. Sehingga sangat mungkin belum terupdate di SISTER maupun di website resmi perguruan tinggi yang menaungi dosen.
Pada saat menemui operator, bisa menyampaikan tujuan dengan jelas. Pihak operator nantinya akan membantu mengecek NUPTK Anda. Jika sudah terbit, maka akan diinformasikan apa adanya.
Begitu juga sebaliknya, jika belum terbit maka akan dijelaskan statusnya masih proses pengajuan atau penerbitan dari kementerian. Detailnya bisa dikomunikasikan dengan operator perguruan tinggi tersebut.
Dalam 3 pilihan cara cek NUPTK dosen tersebut, silahkan memilih cara yang dirasa paling mudah untuk dilakukan. Pengecekan online bisa dijadikan pilihan utama karena mudah, bisa kapan saja, dan bisa dimana saja.
Jika sudah dilakukan pengecekan dan NUPTK ternyata sudah terbit dan dimiliki. Maka dosen bisa mengurus keperluan berikutnya. Misalnya segera mengajukan proposal hibah, mendaftar beasiswa, dll.
PROMO HEMAT HINGGA 20% untuk semua produk E-Course hanya sampai tanggal 28 Februari 2026.
JANGAN LEWATKAN DAN BELI SEKARANG PRODUK E-COURSE DARI DUNIA DOSEN!
Pernahkah mencari informasi mengenai bagaimana cara menentukan dan mengukur TKT hasil penelitian? Bagi dosen, istilah…
Bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti memahami cara mengetahui quartile jurnal ilmiah sangat penting. Khususnya pada…
Dosen di Indonesia memiliki hak menerima sejumlah tunjangan yang sifatnya khusus, salah satunya tunjangan sertifikasi…
Bagi dosen maupun calon dosen dan para peneliti yang mencari program beasiswa pascasarjana. Maka bisa…
Bagaimana dosen tetap produktif menulis saat puasa di bulan Ramadan? Pertanyaan ini, tentu menjadi pertanyaan…
Selama Ramadan, biasanya jam operasional perguruan tinggi di Indonesia menyesuaikan. Yakni menjadi lebih pendek dibanding…