Informasi

8 Cara Menjadi Dosen yang Sukses Sejak Usia Muda

Cara menjadi dosen yang sukses – Tenaga pengajar bukan hanya menjadi guru melainkan bisa juga menjadi dosen, namun untuk kamu yang punya cita-cita menjadi dosen. Sudahkah mengetahui tata cara menjadi dosen tersebut? 

Menjadi seorang dosen tidak bisa dikatakan mudah, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi baik secara administratif maupun dari kesiapan diri sendiri. Seorang dosen pada dasarnya dituntut untuk memiliki pendidikan yang tinggi, memiliki nilai akademik yang baik, dan sebagainya. 

Tujuannya adalah pada saat menempuh cara menjadi dosen dan berhasil maka bisa menjadi dosen yang luar biasa. Tidak hanya bisa mengajar atau menyampaikan materi, namun juga membangun suasana kelas yang mendukung dan mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas unggul. 

Baca juga : Metode Pomodoro Untuk Menjaga Fokus Saat Kuliah Daring Interaktif

Daftar Cara Menjadi Dosen

Menjadi dosen juga menjadi pemilik profesi yang mulia, sebab bisa memastikan setiap ilmu pengetahuan yang dimiliki bisa dibagikan ke banyak orang. Baik itu mahasiswanya di kelas maupun kepada orang lain melalui karya ilmiah yang ditulis dan sudah dipublikasikan. 

Apabila berniat menjadi dosen yang luar biasa atau dosen yang sukses, maka beberapa cara menjadi dosen bisa dilakukan: 

1. Membangun Niat dari Hati

Cara pertama yang perlu dilakukan jika ingin cepat menjadi dosen adalah dengan membangun niat. Yakni niat dari hati agar lebih bersungguh-sungguh dalam meraih mimpi menjadi dosen. 

Sebab perlu segera menyelesaikan pendidikan, melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 baik di dalam maupun luar negeri, belum lagi dengan tuntutan lainnya. Jika tidak ada niat dari hati dan merupakan paksaan, misal paksaan dari orang tua. Maka langkah menjadi dosen bisa terasa lebih sulit dan resiko gagal tinggi. 

2. Sehat Jasmani Maupun Rohani

Sebagai seorang calon dosen kamu juga perlu memperhatikan kesehatan jasmani dan rohani. Sebab salah satu syarat dari pemerintah bagi calon dosen adalah memiliki kesehatan yang prima. Dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari rumah sakit. 

3. Kuliah dengan Sungguh-Sungguh

Berikutnya untuk cara menjadi dosen adalah dengan bersungguh-sungguh selama kuliah. Sebab semakin cepat menyelesaikan pendidikan S1 maka semakin baik, karena bisa segera lanjut ke S2 maupun S3 sesuai syarat wajib dosen saat ini yang minimal harus S2. 

Meskipun kuliah bisa dilakukan kapan saja, namun umur untuk menjadi dosen ada batas maksimalnya. Yaitu 35 tahun, jika lewat dari ini maka kamu tidak bisa menjadi dosen. Oleh sebab itu perlu sungguh-sungguh semasa kuliah agar cepat lulus dan bisa cepat mendaftar dosen. 

4. Skor TOEFL di Atas 500

Berikutnya adalah segera menjalani tes TOEFL, sebab syarat untuk diterima menjadi dosen adalah memiliki TOEFL minimal 500. Sehingga perlu segera menjalani tes ini, untuk bisa fokus memenuhi syarat lainnya. 

5. Melanjutkan S2

Setelah lulus dari jenjang S1, pastikan segera meraih kesempatan kuliah di jenjang S2. Persiapkan diri melanjutkan studi S2 sejak masih kuliah S1, sehingga bisa patas untuk melanjutkan studi. Semakin cepat lulus S2 semakin cepat pula menekuni profesi dosen. 

6. Menjadi Asisten Dosen

Sebagai upaya menguatkan mental menjadi dosen, maka dalam cara menjadi dosen juga perlu mencoba menjadi asisten dosen. Sehingga bisa merasakan sejak dini bagaimana menyampaikan materi di hadapan banyak mahasiswa. 

7. Menjadi Guru Les

Menjadi guru les selama kuliah S1 juga penting untuk dilakukan, sebagai upaya untuk membangun metode berinteraksi dengan mahasiswa sejak dini. Selain itu bisa menambah pengalaman dan isi dompet juga. 

8. Bebas dari Tindak Pidana

Menjadi dosen memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik perguruan tinggi tempat kamu mengajar. Oleh sebab itu wajib bebas dari segala jenis tindak pidana, dan merupakan cara menjadi dosen yang wajib dilakukan atau dipenuhi. 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Sumber : https://www.pilihprofesi.com/cara-jadi-dosen/

Admin Dunia Dosen

Admin Website Dunia Dosen Indonesia.

View Comments

Recent Posts

5 Aspek yang Menjadi Perbedaan Asisten Ahli dan Lektor

Para dosen pemula, mungkin belum mengetahui apa saja perbedaan Asisten Ahli dan Lektor. Asisten Ahli…

16 hours ago

Langkah-Langkah Menyusun Roadmap Penelitian Dosen Pemula

Melaksanakan kegiatan penelitian tentunya akan rutin dijalankan dosen di Indonesia. Kewajiban ini sudah dimiliki dosen…

2 days ago

Mengenal Vancouver Style, Gaya Sitasi yang Umum Digunakan dalam Proposal Hibah Penelitian

Ada cukup banyak gaya sitasi yang digunakan di Indonesia, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun…

2 days ago

Memahami Cara Menentukan dan Mengukur TKT dalam Prorgram Hibah Penelitian

Pernahkah mencari informasi mengenai bagaimana cara menentukan dan mengukur TKT hasil penelitian? Bagi dosen, istilah…

3 days ago

Cara Cek NUPTK Dosen Kemdiktisaintek dan Kemenag

NUPTK menjadi nomor identitas unik untuk profesi dosen di Indonesia. Sehingga dosen perlu memahami cara…

3 days ago

Tata Cara Mengetahui Quartile Jurnal Ilmiah dan Daftar Jurnal Indonesia Q1-Q4 2026

Bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti memahami cara mengetahui quartile jurnal ilmiah sangat penting. Khususnya pada…

4 days ago