Informasi

Aplikasi Simpel Diupgrade, Makin Mudahkan Perjalanan Dinas Luar Negeri

Yogyakarta – Perizinan Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) kini menjadi lebih simpel. Kepala Subagian Kerjasama Luar Negeri Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti M. Rifan Jauhari mengatakan karena saat ini pihaknya tengah melakukan peningkatan kualitas layanan perizinan Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) melalui aplikasi SIMPEL (Sistem Informasi Perjalanan Dinas Luar Negari) yang dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti.

”Prosedur perjalanan dinas luar negeri harus selektif. Yaitu hanya untuk kepentingan yang sangat tinggi dan prioritas yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Rifan saat acara bimbingan teknis aplikasi SIMPEL tahap lanjut bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan LLDIKTI yang diselenggarakan di Ruang Seminar, Fakultas Teknologi Mineral, UPN Veteran Yogyakarta, Selasa(21/5/2019).

Rifan menyebut, syarat untuk PDLN yang pertama yaitu memperoleh surat persetujuan (SP) dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Syarat kedua yaitu memperoleh Paspor Dinas dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Syarat ketiga mendapatkan Exit Permit dari Kemenlu dan syarat ke empat jika PDLN memerlukan Visa, selain Exit Permit diperlukan Rekomendasi Visa dari Kemenlu.

”Permohonan izin PDLN sebaiknya disampaikan tiga pekan sebelum tanggal keberangkatan. Pastikan dokumen lengkap dan tepat, terutama dalam ejaan nama dan kesesuaian informasi dalam tiap dokumen. Bagi Pejabat Eselon 1, 2, dan Pimpinan Perguruan Tinggi  izinnya harus melalui Menristekdikti, Pejabat eselon 3, 4 dan Non – Eselon di Kemenristekdikti izinnya melalui Sekjend Kemenristekdikti, Tenaga pendidikan dan Tenaga Kependidikan izinnya melalui Dirjen SDID Up. Setditjen SDID, sedangkan mahasiswa yang ingin PDLN izinnya melalui Dirjen Belmawa Up. Setditjen Belmawa,” papar Rifan.

Rifan menyebut, sejak 3 Januari 2017, Kementerian Sekretariat Negara memberlakukan Sistem Aplikasi SIMPEL untuk mudahkan izin PDLN secara online, rencananya sistem ini akan di upgrading versi terbaru di tahun 2019. Selain itu, yang harus diperhatikan dalam PDLN yaitu pejabat eselon 1-2 Kemenristekdikti dan Pimpinan PTN untuk melaksanakan PDLN harus memperoleh persetujuan dari Menristekdikti.

Tampilan aplikasi Simpel pada smartphone android. (Foto: dok. appadvice.com)

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan Dr. Susanta menuturkan, pihaknya merasa terhormat, karena menjadi tuan rumah dalam acara bimbingan teknis aplikasi Simpel tahap lanjut bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan  Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) tersebut.

“Kami mendorong dan mengapresiasi kegiatan ini, semoga penanganan perizinan dinas luar negeri dapat lebih mudah diakses, cepat, transparan dan akuntabel dengan adanya sistem aplikasi SIMPEL. Semoga acara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tegas Pak Warek 2 sapaan akrabnya seperti dilansir di laman upnyk.ac.id.

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset ,Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) ini dihadiri sedikitnya 55 peserta PTN dan LLDIKTI dari seluruh Indonesia. Acara ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan perizinan Perjalanan Dinas Luar Negeri melalui aplikasi Simpel yang dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti.

Redaksi

Redaksi

Recent Posts

Cara Membuat Pendahuluan Artikel Jurnal Ilmiah dengan Efektif dan Efisien

Menggunakan AI untuk jurnal atau penulisan artikel pada jurnal ilmiah menjadi pertimbangan yang layak dilakukan…

1 day ago

Serdos 2026, Pahami dan Penuhi Persyaratannya dari Sekarang!

Penerbitan Permendiktisaintek No. 52 Tahun 202,5, tentu menjadi babak baru bagi dosen di Indonesia untuk…

1 day ago

Strategi Menghindari Kesalahan Dosen dalam Penyusunan RPS OBE

Kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia adalah kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). Salah satu…

2 days ago

Apa Itu Rumpun Ilmu? Dosen Pemula Wajib Tahu

Sejak tahun 2024, semua dosen di Indonesia diwajibkan mengisi data rumpun ilmu di profil SISTER…

2 days ago

6 Tips Menggunakan Scopus AI untuk Mendukung Publikasi Ilmiah Dosen

Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…

3 days ago

Bagus Muljadi, Dosen asal Indonesia yang Menjadi Assistant Professor termuda di University of Nottingham

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…

3 days ago