APEC ASPIRE 2019. (Sumber Foto: antarafoto)
Dunia Dosen – Dikutip dari website resmi ristekbrin.go.id, saat ini pihaknya tengah mencari kandidat satu peneliti muda dari Indonesia untuk mengikuti APEC ASPIRE 2020. Dalam rangka mendukung penelitian mengenai keanekaragaman hayati dan penghormatan kepada ilmuwan muda, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) bakal menggelar ASPIRE ASPIRE 2020 pada Kuartal III/2020 di Malaysia.
Adapun The APEC Science Prize for Innovation, Research and Education (“ASPIRE”) merupakan penghargaan tahunan yang diperuntukkan bagi peneliti muda yang membuktikan komitmen besar terhadap dunia penelitian melalui publikasi ilmiahnya, serta menjalin kerja sama dengan para peneliti dari anggota ekonomi APEC.
“Keanekaragaman hayati menopang kesehatan ekonomi kita. Penelitian inovatif dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan mempromosikan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah, ketahanan pangan dan penggunaan energi, ”kata Yeo Bee Yin, Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Malaysia, seperti dikutip dari ekonomi.bisnis.com, Selasa (11/2/2020).
Sejak dilaksanakan pada 2011, ASPIRE telah menjadi ajang bagi ilmuwan muda dalam berbagai pemecahan masalah, mulai dari keamanan pangan hingga pengelolaan laut berkelanjutan dan penguatan jaringan sains dan teknologi.
Diketahui APEC ASPIRE 2020 mengusung tema “Biodiversity for a Prosperous Economy”. Tema tersebut menekankan kontribusi para peneliti muda terkait keanekaragaman hayati dalam upaya mendorong kesejahteraan ekonomi di wilayah APEC (forum ekonomi 21 negara di Lingkar Pasifik) melalui peran kegiatan penelitian yang mendukung kehidupan masyarakat lokal, obat-obatan modern, serta perkembangan ekonomi.
Kemenristekdikti selaku focal point APEC Policy Partnership for Science, Technology and Innovation (PPSTI) akan melakukan seleksi untuk menentukan 1 (satu) orang finalis peneliti muda dari Indonesia yang akan dikompetisikan dengan peneliti muda dari ekonomi APEC lainnya.
Adapun, acara ini rencananya diselenggarakan di Malaysia, pada Agustus 2020. Salah satu penerbit ternama di bidang pengetahuan ilmiah Wiley and Elsevier hadir menjadi salah satu sponsor acara tersebut.
Pemenang APEC ASPIRE 2020 akan mendapatkan hadiah sebesar USD 25,000 yang disponsori oleh Wiley and Elsevier.
Peneliti muda yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengirimkan formulir pendaftaran beserta dokumen pendukung lainnya (hard dan soft file) berupa:
Gedung B.J Habibie Lt. 18 Jl. M.H. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat
Telp: (021) 316 9684, Email: kerjasama@ristekbrin.go.id.
Adapun informasi lebih lanjut dan formulir pendaftaran dapat unduh di sini:
https://www.apec.org/aspire/aspire2020
Masih sepekan lagi, segera kirim berkas formulir pendaftaran Anda untuk mengikuti APEC ASPIRE 2020. Semoga Anda yang beruntung.
Referensi: ristekbrin.go.id dan ekonomi.bisnis.com
Kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi Indonesia adalah kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). Salah satu…
Sejak tahun 2024, semua dosen di Indonesia diwajibkan mengisi data rumpun ilmu di profil SISTER…
Menggunakan teknologi AI bagi kalangan akademisi, tentu bukan hal baru. Sebab dengan penggunaan yang etis…
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki cita-cita menjadi dosen, tentu tak harus mengajar di Indonesia.…
Salah satu jenis dokumen yang dilampirkan saat mendaftar program beasiswa, adalah essay. Mayoritas program beasiswa…
Dalam kegiatan penelitian, secara umum peneliti akan menentukan dulu topik penelitian. Baru kemudian ada tahap…