Informasi

7 Manfaat Aktif Ikut Kajian Ramadan bagi Dosen

Salah satu kegiatan Ramadan yang sangat dianjurkan dilakukan kalangan dosen adalah mengikuti kajian agama Islam. Ada banyak sekali manfaat kajian Ramadan bagi dosen, sehingga tepat untuk diikuti. 

Kajian Islam di bulan Ramadan bisa diselenggarakan secara online maupun offline. Dosen bisa memilih kajian mana yang sesuai dengan agenda akademik. Sehingga tetap bisa ikut serta dan tidak mengganggu kewajiban akademik. Berikut informasinya. 

Apa Itu Kajian Ramadhan?

Kajian Islam adalah kegiatan sistematis untuk mempelajari segala hal yang berkaitan dengan agama Islam, mencakup ajaran, sejarah, pemikiran, teks, dan praktik keagamaan. Kajian ini disebut sistematis, karena diselenggarakan secara terstruktur. 

Kajian Ramadan adalah kegiatan mempelajari ilmu agama Islam terkait suatu topik selama bulan Ramadan. Kajian di bulan Ramadan biasanya mengusung topik yang berkaitan dengan bulan Ramadan itu sendiri. Misalnya topik tentang puasa, malam lailatul qadr, dan sebagainya. 

Kajian Ramadan bisa diikuti oleh siapa saja, termasuk kalangan dosen. Menariknya, terdapat banyak sekali manfaat kajian Ramadan bagi dosen. Manfaat ini mencakup manfaat spiritual personal dosen tersebut. Kemudian ikut berdampak pada kinerja akademik dalam menjalankan tri dharma. 

Manfaat dan Pentingnya Kajian Ramadhan bagi Dosen

Sesuai penjelasan sebelumnya, ada banyak sekali manfaat kajian Ramadan bagi dosen. Berikut beberapa diantaranya: 

1. Menambah Wawasan Dosen Tentang Agama Islam

Manfaat yang pertama, dosen yang aktif mengikuti kajian Ramadan bisa menambah ilmu dan wawasan tentang agama Islam. Sebab memang ada banyak topik menarik dan wajib dipahami umat Islam, termasuk para dosen. 

Pemahaman tentang agama Islam yang meningkat bisa membantu meningkatkan keimanan. Sekaligus meningkatkan keikhlasan dalam menjalankan setiap ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah. 

Sebab menunaikan keduanya secara rutin meski sedikit, bisa membantu dosen menerima pahala. Sekaligus membantu dosen mendapat ketenangan hati dan pikiran. 

2. Meningkatkan Iman dan Taqwa Dosen

Manfaat kajian Ramadan bagi dosen yang kedua adalah meningkatkan iman dan taqwa. Dosen semakin yakin menganut agama Islam, menjalankan perintah Allah SWT, dan menjauhi semua larangannya. 

Sehingga dosen bisa menjadi pemeluk agama Islam yang baik. Sekaligus mampu memberi teladan yang baik bagi orang sekitar. Terutama rekan sesama dosen dan mahasiswa. Sebab ibadah yang dilakukan tanpa sengaja akan terlihat orang sekitar. Misalnya rajin ke mushola setelah adzan, rajin berdzikir, dll. 

3. Meningkatkan Kualitas Ibadah

Manfaat berikutnya, dosen terdorong untuk meningkatkan kualitas ibadah yang dilakukan. Setelah rutin mengikuti kajian Islam dan bertemu dengan jamaah lain yang belajar ilmu agama. Maka dosen akan terdorong meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. 

Sebelumnya, dosen mungkin hanya fokus menjalankan shalat wajib. Maka tertarik dan tertantang menjalankan shalat sunnah, puasa sunnah, berdzikir, dan ibadah sunnah lainnya. Jika sebelumnya dosen sulit khusuk dalam shalat, setelah ikut kajian lebih ikhlas shalat dan lebih khusuk. 

4. Meningkatkan Kualitas Kepribadian Dosen

Manfaat kajian Ramadan bagi dosen berikutnya adalah meningkatkan kualitas kepribadian. Artinya, karakter pribadi dosen menjadi lebih positif dan lebih baik dibanding sebelum aktif ikut kajian. 

Misalnya, dosen sebelumnya mudah marah apalagi melihat mahasiswa sembarangan mengerjakan tugas yang diberikan. Namun setelah memahami Islam mengajarkan kesabaran, dosen belajar untuk sabar menghadapi mahasiswa. 

Dosen akan lebih fokus mengatasi kendala yang dihadapi mahasiswa agar tugas yang dikerjakan lebih baik dan sesuai harapan. Dosen pun memiliki kesempatan menjadi pendidik yang bijak, baik, dan profesional. Sebab paham betul, bekerja sebagai dosen adalah bagian dari ibadah. 

Sebagai dosen, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara menjaga produktivitas mengajar dengan 10 Tips agar Dosen Tetap Produktif Mengajar saat Puasa Ramadan dan juga Cara Manajemen Waktu Puasa bagi Dosen Supaya Tri Dharma Tetap Jalan. Sehingga kegiatan Anda sebagai dosen saat ramadan tetap dapat berjalan dengan maksimal.

5. Dosen Mampu Menciptakan Suasana Kampus yang Religius

Aktif mengikuti kajian Ramadan bermanfaat untuk menciptakan suasana kampus yang religius. Dosen ikut berkontribusi dalam menciptakan suasana tersebut. Sebab lebih rajin beribadah di lingkungan kampus, kemudian memberi teladan bagi dosen lain dan mahasiswa. 

Mushola di kampus menjadi lebih ramai, lebih banyak kegiatan yang digagas dosen, dan sebagainya. Sehingga lingkungan kampus lebih agamis dan memperbesar potensi menjadi lingkungan yang aman, tenang, dan mendukung pembelajaran lebih efektif. 

6. Membantu Dosen Menjaga Kesehatan Mental

Dosen tentu memiliki kesibukan akademik yang tinggi sehingga rentan mengalami stres, burnout, sampai depresi. Ikut dalam berbagai kajian Ramadan membantu dosen mendapat ketenangan batin. 

Sehingga memahami betul semua dosen menghadapi kesulitan dan ujian yang sama. Namun, banyak diantaranya yang tetap ikhlas mengajar dan menjalankan tri dharma lain. Sehingga memotivasi dosen untuk lebih ikhlas, kemudian lebih mudah mengontrol stres dan mencegah burnout sebab dosen menikmati prosesnya. 

7. Sarana Mendapat Pahala

Manfaat lainnya dari aktif mengikuti kajian di bulan Ramadan bagi dosen adalah sarana panen pahala. Mengikuti kajian sama artinya menjalankan ibadah menuntut ilmu agama dan bernilai ibadah. Sehingga dengan pemahaman ini, dosen termotivasi lebih sering ikut kajian sebagai sarana mendapat pahala. 

Webinar Ramadan dari Dunia Dosen, Bantu Tingkatan Kompetensi Dosen juga bisa menjadi salah satu opsi Anda sebagai dosen untuk memaksimalkan produtivitas pada saat bulan ramadan.

Contoh Materi Kajian Ramadhan

Memahami ada cukup banyak manfaat kajian Ramadan bagi dosen, tentu menjadi motivasi untuk mengikutinya. Kajian di bulan Ramadan bisa diselenggarakan berbagai pihak. Baik itu perguruan tinggi, organisasi Islam, organisasi di masyarakat, perusahaan BUMN maupun dikelola swasta, dan sebagainya. 

Topik dalam kajian Ramadan juga cukup beragam, biasanya berkaitan dengan ibadah di bulan Ramadan itu sendiri. Berikut beberapa contoh materi kajian Ramadan: 

1. Keutamaan Puasa Ramadan

Bulan Ramadan tidak hanya menjadi bulan istimewa karena menjadi momentum diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, menjadi bulan lebih istimewa lagi dengan turunnya perintah Allah SWT untuk menjalankan puasa satu bulan penuh. 

Mengkaji mengenai keutamaan puasa Ramadan menjadi topik yang sering diangkat dalam kajian Islam Ramadan. Sebab ibadah puasa Ramadan ternyata memiliki dampak positif yang luas bagi umat muslim yang menjalankannya. 

Ibadah puasa yang ditunaikan membantu umat muslim meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Ibadah puasa Ramadan juga identik dengan kegiatan bersilaturahmi secara intens seperti tarawih berjamaah sehingga berdampak positif pada aspek sosial. 

Selain itu, ibadah puasa sebulan penuh juga berdampak positif pada kesehatan tubuh. Alih-alih menjadi mudah sakit, umat muslim yang berpuasa justru lebih bugar, gula darah lebih terjaga, tekanan darah bisa lebih normal, dll. 

2. Tuntunan Ibadah di Bulan Ramadan

Contoh materi kajian Ramadan yang kedua adalah terkait topik tuntunan ibadah di bulan Ramadan. Selama bulan Ramadan, amal perbuatan akan dilipatgandakan pahala oleh Allah SWT. 

Sehingga umat muslim dianjurkan memperbanyak ibadah di bulan suci ini. Selain menunaikan puasa wajib dan shalat wajib. Juga dianjurkan memperbanyak berdzikir, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, bersedekah, dan sebagainya. 

Dalam kajian Islam, bisa membahas secara rinci mengenai bagaimana melaksanakan ibadah-ibadah tersebut di bulan Ramadan. Misalnya ibadah shalat sunnah, niat shalat, waktu terbaik menunaikannya, rukun shalat sunnahnya bagaimana, dan sebagainya. 

Selain beberapa contoh tersebut, tentu masih banyak topik lain di dalam kajian Ramadan. Para dosen maupun siapa saja bisa mencoba ikut serta. Kemudian bisa memetik manfaat kajian Ramadan bagi dosen yang dijelaskan di atas.

Selain materi kajian diatas, 5 Ide Topik Kultum Ramadan untuk Dosen yang Relevan dengan Kebutuhan Mahasiswa juga relevan dengan Anda sebagai dosen untuk melengkapi momentum pengajaran saat bulan ramadan.

Ahmad Aziz

An SEO Specialist and Content Editor who also manages SEO and the website for Dunia Dosen. Highly interested in SEO, content marketing, and WordPress website development. With experience as a WordPress Web Developer, helping to optimize and manage website projects to support business goals.

Recent Posts

5 Ide Topik Kultum Ramadan untuk Dosen yang Relevan dengan Kebutuhan Mahasiswa

Kegiatan penyampaian kultum Ramadan untuk dosen tentu menjadi sebuah momentum penting. Para dosen berkesempatan untuk…

3 hours ago

Webinar Ramadan dari Dunia Dosen, Bantu Tingkatan Kompetensi Dosen

Memasuki bulan Ramadan, kebutuhan dan kewajiban dosen untuk mengembangkan diri tentu tetap berjalan. Tidak serta-merta…

7 hours ago

Mengenal Pilihan Metode Pembelajaran Dosen yang Sesuai dengan RPS OBE

Metode pembelajaran dosen dengan RPS OBE tentu berkaitan satu sama lain. Metode pembelajaran yang diterapkan…

1 day ago

Sosialisasi Juknis Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025 Tahap 2

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menggelar kegiatan sosialisasi tahap kedua untuk Permendiktisaintek…

1 day ago

10 Tools AI untuk Mempercepat Proses Penelitian Dosen dan Mahasiswa

Kehadiran teknologi AI memang menimbulkan perdebatan, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Namun, menggunakan AI tentu…

2 days ago

7 Tantangan Kegiatan Pembelajaran saat Puasa dan Solusinya

Selama bulan Ramadan, kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi tentu masih berjalan seperti biasanya. Hanya saja,…

7 days ago