Inspirasi

10 Ciri-Ciri Jurnal Terindeks SINTA Ini Wajib Kamu ketahui

Dosen dan peneliti yang ingin memastikan artikel ilmiahnya terindeks ke SINTA wajib memahami ciri-ciri jurnal terindeks SINTA. Kenapa? Sebab lewat jurnal yang sudah terindeks inilah, ada kepastian artikel ilmiah akan segera masuk ke database SINTA. 

Hanya saja, tidak sedikit dosen maupun peneliti yang masih kebingungan dalam memilih jurnal yang tepat. Alhasil, rentan melakukan kesalahan dan artikel yang dipublikasikan tidak kunjung masuk ke database SINTA. 

Apa Itu Jurnal yang Terindeks SINTA?

Sebelum memahami daftar ciri-ciri jurnal terindeks SINTA maka pahami dulu arti dari terindeks SINTA itu sendiri. Pada dasarnya, SINTA adalah database yang akan memuat jurnal-jurnal ilmiah terakreditasi ARJUNA (jurnal nasional) dan jurnal internasional bereputasi. 

Jurnal yang sudah memenuhi kriteria dari SINTA maka akan masuk ke databasenya dan disebut dengan istilah masuk indeks atau terindeks. Jika suatu jurnal belum memenuhi ketentuan yang ada maka  belum bisa masuk ke indeks. 

Mengetahuinya mudah, yakni nama jurnal tersebut tidak muncul saat dilakukan pencarian di laman SINTA. Maka artinya jurnal yang dimaksud belum terindeks di SINTA dan belum memenuhi ketentuan sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya. 

Masuk ke indeks SINTA bisa dikatakan sebagai sebuah kelebihan atau nilai tambah. Pasalnya, Kemendikbud Ristek punya standar tersendiri dalam menyaring jurnal-jurnal yang masuk ke databasenya. 

Yakni hanya jurnal kredibel yang ditunjukan dengan jurnal nasional sudah terakreditasi di ARJUNA. Sementara untuk jurnal internasional, sudah masuk ke database bereputasi, yakni Scopus dan WoS (Web of Science). 

Artinya, dengan standar ini maka jurnal-jurnal di SINTA adalah jurnal kredibel yang layak dijadikan referensi penelitian dan penulisan KTI. Hal ini membantu pengguna layanannya untuk menemukan referensi terbaik tanpa perlu bersusah payah. 

Ciri Ciri Jurnal Terindeks SINTA

Lalu, apa saja ciri-ciri jurnal terindeks SINTA? Memahami ciri-ciri ini sangat penting agar dosen dan peneliti tidak salah dalam memilih jurnal. Berikut adalah ciri-ciri yang sebaiknya dipenuhi: 

1. Memenuhi Kaidah Keilmuan

Ciri yang pertama suatu jurnal memenuhi kaidah keilmuan. Apa itu kaidah keilmuan? Kaidah keilmuan adalah artikel yang dimuat harus melalui proses observasi (pengamatan), maupun studi pustaka. 

Sehingga isi artikel ilmiah yang dimuat di dalam jurnal tersebut memaparkan fakta kredibel. Tentunya membuat isinya bisa dipertanggung jawabkan. Hal ini memastikan isi jurnal memberi manfaat kepada pembacanya. 

2. Memiliki ISSN

Ciri yang kedua adalah memiliki ISSN. ISSN bisa dikatakan sebagai nomor seri yang diberikan kepada jurnal aktif dan kredibel. Sehingga merupakan jurnal resmi dan  bukan jurnal predator yang menyediakan layanan publikasi ilmiah. 

3. Memiliki Terbitan Versi Online

Jurnal yang terindeks ke SINTA wajib memiliki terbitan versi online. Hal ini bertujuan memastikan seluruh artikel yang dimuat bisa diakses dan diunduh oleh masyarakat ilmiah. 

4. Pengelolaan Profesional

Jurnal yang layak masuk indeks SINTA juga wajib dikelola secara profesional. Artinya, memiliki tim yang membantu penulis untuk melakukan publikasi. Selain itu proses terbit dilakukan berkala dan tepat waktu. 

5. Menampung Hasil Penelitian Bidang Keilmuan Spesifik

Ciri-ciri jurnal terindeks SINTA berikutnya adalah menampung hasil penelitian suatu bidang keilmuan. Sehingga satu judul jurnal hanya memuat satu bidang keilmuan dari artikel ilmiah yang ditulis beberapa penulis. 

Baca Juga :

Apa Itu Jurnal Sinta? Kenali Fungsi, Keunggulan, dan Cara Indeksnya

Daftar Jurnal SINTA 2 dari Berbagai Bidang Keilmuan

Inilah Daftar Jurnal Terindeks SINTA 2023 dan Cara Mengeceknya

6. Menyasar Masyarakat Ilmiah

Jurnal ilmiah adalah penyedia jasa publikasi artikel ilmiah yang tentu menyasar pembaca dari kalangan masyarakat ilmiah. Seperti dosen, mahasiswa, dan peneliti. 

7. Diterbitkan Lembaga Resmi

Jurnal umumnya dikelola oleh lembaga resmi. Baik itu oleh institusi pendidikan, lembaga penelitian, penerbit resmi komersial, maupun organisasi profesi. Sehingga tidak bisa didirikan dan dikelola perorangan. 

8. Memiliki Dewan Redaksi

Jurnal kredibel tentunya memenuhi ciri-ciri jurnal terindeks SINTA yang salah satunya adalah memiliki dewan redaksi. Yakni tim editor dan tim reviewer yang berasal dari kalangan ahli di suatu bidang keilmuan. 

9. Terindeks Database Bereputasi

Jurnal yang berhasil masuk ke SINTA pada dasarnya sudah berhasil masuk ke database bereputasi, khusus untuk jurnal internasional. Sejauh ini, jurnal-jurnal yang terindeks di Scopus maupun WoS secara otomatis masuk ke SINTA. 

Sehingga, jurnal-jurnal yang sudah dijamin kredibel ini nantinya akan disaring lagi berdasarkan kriteria penilaian dari SINTA. Namun, secara umum jurnal bereputasi praktis akan masuk ke indeks SINTA. 

10. Memenuhi Jumlah Penulis Minimal

Ciri-ciri yang terakhir adalah memenuhi jumlah penulis minimal. Pada jurnal nasional, satu artikel ilmiah disusun setidaknya oleh dua dosen atau dua peneliti dari dua institusi dan lembaga berbeda. 

Kemudian untuk jurnal internasional, maka penulis berasal dari dosen maupun peneliti yang berasal dari dua negara berbeda. Sehingga publikasi dalam bentuk jurnal pada dasarnya adalah sebuah kolaborasi penelitian dan publikasi. 

Aturan terbaru untuk dosen di Indonesia disebutkan di dalam PO BKD, dimana publikasi jurnal tidak mewajibkan menjadi penulis pertama. Selama publikasi bisa ditelusuri dan masuk database bereputasi maka sudah diakui. 

Bagaimana Jurnal Dapat Terindeks

Jika sudah memenuhi ciri-ciri jurnal terindeks SINTA di atas, lalu bagaimana jurnal dapat terindeks? Selain memenuhi ciri-ciri tersebut, jurnal juga wajib memenuhi kriteria untuk terakreditasi di ARJUNA. 

Selanjutnya, jurnal tersebut juga wajib melewati proses penilaian jurnal untuk masuk ke tingkatan jurnal SINTA yang mana. Sebab ada enam tingkatan jurnal dan proses penilaian dilakukan asesor yang sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan Kemendikbud Ristek. 

Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA

Semua jurnal yang berhasil terindeks ke SINTA adalah jurnal nasional terakreditasi ARJUNA sekaligus jurnal internasional terindeks ke database bereputasi. Yakni Scopus dan WoS yang terhubung langsung dengan laman SINTA tersebut. 

Saat ini, sesuai dengan yang dilansir dari situs SINTA sudah ada 7.745 jurnal masuk ke indeks dan berasal dari 1.329 penerbit jurnal kredibel di Indonesia. Pencarian jurnal akan menemukan ada enam tingkatan SINTA dimulai dari SINTA 1 sampai SINTA 6. 

Selain itu, jurnal yang masuk sejauh ini ada 10 bidang keilmuan. Mencakup Pertanian, Ilmu Teknik, Seni, Kesehatan, Ilmu Alam, Ilmu Sosial, Ekonomi, Pendidikan, Agama, dan juga bidang keilmuan Humaniora. 

Cara Mengetahui Jurnal Terindeks SINTA

Jika ingin memastikan suatu jurnal sudah masuk ke indeks SINTA atau belum maka satu-satunya cara adalah mengecek langsung ke laman SINTA. Berikut langkah-langkahnya: 

  • Buka laman SINTA.
  • Masuk ke menu “Sources” dan pilih “Journal”.
  • Pada kolom “Search Journal” silahkan mengetik kata kunci. Bisa mengetik nama jurnal yang dimaksud kemudian tekan tombol “Enter” pada keyboard perangkat.
  • SINTA akan menampilkan hasil pencarian, jika memang ada maka hasilnya akan muncul di tampilan layar. Jika sebaliknya, maka akan ada notifikasi data tidak ditemukan.

Dari penjelasan di atas, diharapkan setiap dosen dan peneliti bisa lebih teliti dalam memilih jurnal untuk kebutuhan publikasi ilmiah. Tujuannya agar terhindar dari jurnal predator, sekaligus masuk ke database SINTA. Yakni dengan memprioritaskan jurnal yang memiliki ciri-ciri jurnal terindeks SINTA yang sudah dijelaskan. 

Artikel Terkait :

Mengenal Daftar Fitur SINTA Versi 3.0 yang Baru Saja Dirilis Kemendikbud

Cara Mencari Jurnal di SINTA Versi 3.0, Sudah Tahu?

Cara Menerbitkan Jurnal Sinta

Admin Dunia Dosen

Admin Website Dunia Dosen Indonesia.

Recent Posts

Tata Cara Menyusun Motivation Letter untuk Doktoral

Sebagian besar perguruan tinggi meminta dokumen motivation letter untuk Doktoral  atau jenang studi PhD. Motivation…

8 hours ago

Syarat dan Alur Sertifikasi Dosen

Dosen di Indonesia memiliki kewajiban untuk bersertifikasi. Sehingga wajib segera memenuhi syarat sertifikasi dosen serdos).…

12 hours ago

Apa Itu Academic Branding? Simak Penjelasan Lengkapnya

Pernahkah mendengar nama perguruan tinggi untuk pertama kalinya? Jika perguruan tinggi tersebut baru berdiri dan…

13 hours ago

Keuntungan dan Tantangan Jabatan Struktural Dosen yang Wajib Diketahui

Setiap dosen di Indonesia memiliki kesempatan dan peluang memangku jabatan struktural dosen. Jabatan ini menjadi…

1 day ago

Syarat Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen Sesuai Permendiktisaintek No. 52 Tahun 2025

Diterbitkannya Permendiktisiantek No. 52 Tahun 2025, sekaligus mengatur kebijakan baru terkait syarat kenaikan jabatan fungsional…

2 days ago

Pembukaan Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis Tahun 2026

Memasuki awal tahun 2026, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi mengumumkan pembukaan program Beasiswa Fellowship…

2 days ago