Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 dari LPDP, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

beasiswa-stem-industri-strategis-2026-dari-lpdp
Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 dari LPDP, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

Salah satu skema dalam Beasiswa LPDP tahun 2026 adalah Beasiswa STEM Industri Strategis. Beasiswa ini bisa diikuti pendaftarannya oleh siapa saja. Baik masyarakat umum, akademisi (dosen dan mahasiswa), CPNS/PNS/TNI/POLRI, dan pendaftar kriteria Afirmasi (prasejahtera, penyandang disabilitas, putra putri Papua, dan daerah afirmasi). 

Jika tahun sebelumnya ada skema beasiswa reguler sampai afirmasi. Maka di tahun 2026, dipadatkan dalam 2 skema untuk jenjang pascasarjana. Yakni Beasiswa STEM dan SHARE. Lalu, seperti apa skema dan persyaratan skema Beasiswa STEM? Berikut informasinya. 

Apa Itu Beasiswa STEM Industri Strategis? 

Skema Beasiswa STEM Industri Strategis adalah beasiswa dari LPDP yang ditujukan khusus untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di berbagai industri strategis dan industri pendukung industri strategis tersebut. 

Sesuai kebijakan pemerintah, industri strategis menjadi 8 bidang pokok yang menjadi prioritas. Mencakup bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, dan maritim. 

Kemudian, mencakup 2 bidang pendukung industri strategis tersebut. Yakni bidang pendukung industri strategis pada kebijakan publik dan hukum dan juga bidang bisnis dan ekonomi. Serta bidang kewirausahaan dan industri kreatif.

Bagi pendaftar yang masuk di bidang kewirausahaan dan industri kreatif. Maka terdapat syarat khusus tambahan yang harus dipenuhi dalam skema Beasiswa STEM. Selain itu, skema STEM ini bisa diakses siapa saja. Mulai dari masyarakat umum, CPNS/PNS/TNI/POLRI dan juga pendaftar yang masuk dalam kriteria atau kategori afirmasi. 

Kategori afirmasi disini seperti pendaftar prasejahtera, penyandang disabilitas, putra putri Papua, dan daerah afirmasi. Masing-masing pendaftar di kategori afirmasi memiliki syarat khusus tersendiri. Begitu juga dengan pendaftar umum dan pendaftar dari kalangan CPNS/PNS/TNI/POLRI. 

Skema di Dalam Beasiswa STEM Industri Strategis

Dalam skema Beasiswa STEM Industri Strategis 2026, terdapat beberapa ketentuan dan nilai tambah. Hal ini disebut dengan istilah skema pelaksanaan dari skema beasiswa tersebut. Berikut rinciannya: 

  1. Beasiswa STEM Industri Strategis dibuka untuk 3 pilihan jenjang studi berikut: 
  1. Magister program satu gelar (single degree/joint degree) atau dua gelar (double degree), pendanaan maksimal selama 24 bulan. 
  2. Doktor program satu gelar (single degree/joint degree) atau dua gelar (double degree), pendanaan maksimal 48 bulan. 
  3. Terdapat ketentuan tambahan yan bersifat khusus untuk program Double Degree/Joint Degree pada skema Beasiswa STEM Industri Strategis 2026. Detail ketentuan tersebut bisa dibaca di buku panduan LPDP.
  1. Pendaftar yang belum memiliki LoA, bisa memilih tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan studi sesuai dengan program beasiswa yang didaftar. 
  2. Pendaftar yang sudah memiliki LoA, hanya bisa memilih satu program studi dan perguruan tinggi yaitu program studi dan perguruan tinggi asal yang menerbitkan LoA tersebut. 
  3. Pendaftar diperbolehkan memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan studi di luar daftar program studi dan perguruan tinggi yang telah ditetapkan LPDP. Namun wajib mengunggah bukti atas kualitas atau reputasi unggul program studi dan perguruan tinggi tersebut. Kemudian, wajib memenuhi salah satu dari 2 ketentuan di bawah ini: 
  1. Untuk tujuan Luar Negeri wajib memiliki LoA Unconditional, atau 
  2. Untuk tujuan Dalam Negeri dapat memiliki atau tidak memiliki LoA Unconditional.
  1. Dokumen yang membuktikan kualitas dan reputasi dari program studi dan perguruan tinggi tujuan di luar daftar yang ditetapkan LPDP, bisa berupa: 
  1. Bukti peringkat program studi unggul oleh Lembaga pemeringkatan tingkat dunia untuk tujuan Luar Negeri. 
  2. Bukti akreditasi program studi A/Unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk tujuan Dalam Negeri.
  1. Penetapan disetujui atau tidak untuk masuk ke program studi dan perguruan tinggi di luar daftar LPDP akan ditetapkan LPDP dan diumumkan pada tahap seleksi administrasi. 

Skema Pendanaan dan Cakupan Beasiswa 

Secara  umum, pendanaan di dalam Beasiswa LPDP bersifat penuh. Hanya saja untuk skema tertentu sifatnya parsial. Sementara pada skema Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 disediakan 2 pilihan skema pendanaan. Yakni penuh dan parsial, berikut penjelasan rincinya: 

1. Skema Pendanaan Penuh

Skema pendanaan penuh adalah skema pendanaan yang bersifat penuh dari pihak LPDP. Sehingga untuk dana pendidikan dan dana penunjang sepenuhnya dari pihak LPDP. Awardee tinggal fokus pada studinya. 

2. Skema Pendanaan Parsial 

Skema pendanaan parsial adalah skema pendanaan yang ditanggung bersama-sama kedua belah pihak, yakni antara LPDP dan individu yang menjadi awardee beasiswa LPDP. 

Dalam pendanaan parsial, terdapat 2 pilihan skema. Yakni dana pendidikan oleh individu sehingga dana penunjang dari pihak LPDP. Kedua, dana pendidikan dari LPDP sementara dana penunjang dari individu penerima beasiswa. Adapun dana dari individu yang menerima beasiswa wajib memenuhi ketentuan berikut: 

  1. Sumber dana Pendanaan Parsial berasal dari individu tidak boleh bersumber dari APBN/APBD. 
  2. Penerima Beasiswa yang kemudian diketahui bahwa sumber dana individunya bersumber dari APBN/APBD maka status beasiswa dihentikan dan wajib mengembalikan dana LPDP yang telah dibayarkan. 
  3. Penerima Beasiswa Parsial pada saat studi tidak dapat mengubah skema pendanaan. 
  4. Jika Penerima Beasiswa Parsial pada saat studi mengubah skema pendanaan menjadi ditanggung seluruhnya oleh Penerima Beasiswa, maka status beasiswa dihentikan dan tetap wajib melaporkan kelulusan studi kepada LPDP. 
  5. Apabila Penerima Beasiswa tidak melaporkan kelulusan studi, maka wajib mengembalikan dana LPDP yang telah dibayarkan.

Baca juga artikel berikut yang berkaitan:

Ikuti juga R&D Hack, Roadmap Riset Anti Stuck dan bangun roadmap riset pengembangan yang jelas dan aplikatif dengan memahami cara menemukan research gap, menyusun kerangka R&D yang praktis, serta memetakan langkah riset secara sistematis!

Adapun untuk komponen pendanaan dalam skema Beasiswa STEM, mencakup dana pendidikan dan dana penunjang. Berikut rincian seluruh komponen pendanaan tersebut: 

  1. Dana Pendidikan 
  • Dana Pendaftaran 
  • Dana SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal 
  • Dana Tunjangan Buku 
  • Dana Penelitian Tesis/Disertasi 
  • Dana Seminar Internasional, dan 
  • Dana Publikasi Jurnal Internasional. 
  1. Dana Penunjang
  • Dana Transportasi 
  • Dana Aplikasi Visa 
  • Dana Asuransi Kesehatan 
  • Dana Kedatangan 
  • Dana Hidup Bulanan 
  • Dana Lomba Internasional 
  • Dana Tunjangan keluarga (khusus Doktor), dan juga 
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan). 

Persyaratan Beasiswa STEM Industri Strategis

Bagi siapa saja yang tertarik mendaftar pada skema Beasiswa STEM Industri Strategis. Maka tentu wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan. Persyaratan ini terbagi dalam persyaratan umum dan khusus. Persyaratan umum antara lain: 

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). 
  2. Pendaftar sudah menyelesaikan jenjang pendidikan sebelumnya, dengan ketentuan sebagai berikut: 
  • Lulusan program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa jenjang magister; 
  • Lulusan program magister (S2), dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa jenjang doktor; atau 
  • Lulusan program diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. 
  1. Pendaftar yang pendidikan terakhirnya D4 atau S1 dan ingin langsung ke jenjang S3 (Doktor). Maka wajib memenuhi ketentuan tambahan berikut ini: 
  • Pendaftar memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan; dan 
  • Pendaftar sudah memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar jenjang doktor (S3) Beasiswa LPDP.
  1. Pendaftar yang sudah lulus S2 maka tidak bisa mendaftar di beasiswa STEM jenjang S2. Begitu juga untuk pendaftar yang sudah lulus S3, maka tidak bisa mendaftar beasiswa STEM di jenjang S3. 
  2. Pendaftar di jenjang S3 (Doktor), akan menjadi prioritas dan berpeluang lebih tinggi lolos seleksi jika memenuhi ketentuan tambahan berikut: 
  • Memiliki surat pernyataan promotor yang menyatakan persetujuan co-promotor dari perguruan tinggi dalam negeri, khususnya pendaftar jenjang doktor luar negeri; dan/atau 
  • Memiliki surat keterangan yang menyatakan kesesuaian bidang riset dengan kebutuhan lembaga/instansi/perusahaan dari pimpinan lembaga/instansi/ perusahaan untuk semua pendaftar jenjang doktor dalam negeri/doktor luar negeri.
  1. Bagi para pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis. Maka bisa menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada masing-masing program.
  2. Bagi pendaftar lulusan luar negeri di jenjang sebelumnya, maka saat mendaftar Beasiswa STEM Industri Strategis wajib melampirkan dokumen tambahan berikut: 
  • Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman Penyetaraan Ijazah Online atau Kementerian Agama melalui laman Penyetaraan Ijazah Luar Negeri.
  • Melampirkan dokumen hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman Penyetaraan Ijazah Online atau Kementerian Agama melalui laman Penyetaraan Ijazah Luar Negeri.
  • Melampirkan hasil tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit. Tangkapan layar harus menampilkan identitas pendaftar.
  1. dan lain sebagainya. 

Detail persyaratan umum pada skema Beasiswa STEM dari LPDP bisa membaca buku panduan. Sementara untuk persyaratan khusus menyesuaikan dengan kategori pendaftar. Apakah masyarakat umum, CPNS/PNS/TNI/POLRI, atau pendaftar dari kategori afirmasi. Berikut beberapa persyaratan khusus bagi pendaftar reguler (masyarakat umum): 

  1. Memenuhi ketentuan batas usia, yakni: 
  • Pendaftar di jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun. 
  • Pendaftar di jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun. 
  • Pendaftar yang berprofesi sebagai dosen tetap dan sudah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) berusia paling tinggi 42 tahun untuk jenjang pendidikan magister dan maksimal di 47 tahun untuk jenjang pendidikan doktor dibuktikan dengan dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Cek juga kelas online Roadmap Riset Tembus Hibah & Luaran Kompetitif dari Duniadosen sebagai panduan strategis bagi Anda, cocok untuk riset yang berdaya saing dan berpeluang besar lolos hibah!

  1. Mengunggah dokumen dengan IPK di dalamnya, dokumen harus memenuhi ketentuan berikut: 
  • Pendaftar pada jenjang Magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. 
  • Pendaftar pada jenjang Doktor wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. 
  • Khusus pendaftar jenjang Doktor dari program Magister tanpa IPK, maka wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal. 
  1. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (10 April 2026). Berikut sertifikat yang diakui dan bisa dilampirkan pendaftar: 

Sertifikat yang dilampirkan juga harus memenuhi ketentuan passing grade sebagai berikut: 

  • Pendaftar pada program Magister Dalam Negeri skor minimal yang diraih  TOEFL® ITP 500, TOEFL® iBT 61, PTE Academic 50; atau IELTSâ„¢ 6,0. 
  • Pendaftar pada program Magister Luar Negeri, skor minimal yang diraih TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTSâ„¢ 6,5.
  • Pendaftar pada program Doktor Dalam Negeri, skor minimal yang diraih TOEFL® ITP 530, TOEFL® iBT 70, PTE Academic 50; atau IELTSâ„¢ 6,0. 
  • Pendaftar pada program Doktor Luar Negeri, skor minimal yang diraih  TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTSâ„¢ 7,0. 
  • Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku dan yang dilampirkan harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia

Detail syarat khusus skema Beasiswa STEM untuk pendaftar pada kategori lain. Bisa membaca buku panduan yang sudah disediakan LPDP. Buku panduan bisa dilihat dan diunduh melalui tautan berikut [Download]

Selain persyaratan di atas, pendaftar juga wajib melampirkan sejumlah dokumen saat mengajukan aplikasi pendaftaran. Berikut beberapa diantaranya: 

  1. Melampirkan hasil scan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Melampirkan hasil scan Ijazah S1/D4/S2/ Spesialis (Asli atau Legalisir) atau bisa diganti dengan SKL (Surat Keterangan Lulus). 
  3. Melampirkan surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi).
  4. Pendaftar melampirkan dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kemenag atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan.
  5. Pendaftar bisa melampirkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika sudah memiliki).
  6. Pendaftar melampirkan surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit sejumlah dokumen sesuai ketentuan (bisa dilihat pada halaman lampiran buku panduan).
  7. Melampirkan hasil scan Transkrip Nilai D4/S1/S2/Spesialis (bukan Transkrip Profesi).
  8. Melampirkan dokumen konversi IPK dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan.
  9. dan lain sebagainya sesuai ketentuan LPDP. 

Timeline Program Beasiswa 

Hal penting berikutnya yang harus diketahui peminat skema Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 adalah jadwal seluruh tahapan. Berikut rinciannya dan masih bersifat tentatif: 

  1. Masa pembukaan pendaftaran: 22 Januari – 23 Februari 2026
  2. Tahap seleksi pertama, seleksi administrasi: 24 Februari – 12 Maret 2026
  3. Jadwal pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Maret 2026
  4. Masa pengajuan sanggah hasil seleksi administrasi: 14 – 17 Maret 2026
  5. Jadwal pengumuman hasil pengajuan sanggah: 10 April 2026
  6. Tahap seleksi kedua, seleksi bakat skolastik: 15 – 28 April 2026
  7. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 30 April 2026
  8. Tahap seleksi ketiga, seleksi substansi (wawancara): 4 Mei – 12 Juni 2026
  9. Jadwal pengumuman hasil seleksi substansi: 22 Juni 2026 
  10. Jadwal perkuliahan dengan beasiswa STEM LPDP: palin cepat di Juli 2026. 

Cara Daftar 

Pendaftaran untuk Beasiswa STEM Industri Strategi 2026 dilakukan secara daring. Yakni melalui portal berikut [Portal]. Pastikan registrasi akun terlebih dahulu. 

Baru kemudian memilih skema Beasiswa LPDP, jika memilih skema Beasiswa STEM maka pilih skema ini. Kemudian iis formulir pendaftaran dan ikuti arahan yang ditampilkan sistem ke layar perangkat Anda. 

Informasi lebih rinci mengenai Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 bisa mengunjungi website resmi LPDP

Duniadosen juga memiliki kelas online dengan materi terbaik dan sangat cocok untuk membantu pengembangan Anda! Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftar E-Course dari Duniadosen dan tingkatkan kemampuan Anda!

Referensi:
  1. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. (2026). Beasiswa STEM Industri Strategis. [BUKA]
  2. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. (2026). Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 STEM Industri Strategis. [BUKA]