10 Tools AI untuk Mempercepat Proses Penelitian Dosen dan Mahasiswa
Kehadiran teknologi AI memang menimbulkan perdebatan, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Namun, menggunakan AI tentu tetap diperbolehkan. Sebab tools AI untuk mempercepat proses penelitian bisa diandalkan para dosen maupun mahasiswa.
Para dosen yang mempertimbangkan penggunaan sejumlah tools dengan teknologi AI. Tentu perlu memahami regulasi mengenai penggunaannya bagaimana dalam kegiatan penelitian. Sehingga tetap menjaga integritas dan etika. Berikut informasinya.
Teknologi AI tentunya menjadi teknologi yang dikenal luas oleh masyarakat. Penggunaan teknologi ini memicu pro dan kontra. Sebab mampu mendukung penggunanya untuk mengerjakan apapun dengan cepat dan praktis.
Dalam lingkungan pendidikan tinggi, teknologi AI menjadi teknologi yang meningkatkan potensi terjadi pelanggaran etika dan integritas akademik. Meskipun begitu, tidak ada kebijakan manapun yang melarang dengan tegas penggunaan AI di pendidikan tinggi.
Penggunaan AI tetap diperbolehkan dengan sejumlah catatan tambahan. Tujuannya agar penggunaannya bisa bermanfaat bagi akademisi (dosen dan mahasiswa). Namun tetap menjaga integritas dan mematuhi etika akademik.
Teknologi AI, juga bisa dimanfaatkan dengan bijak dan secara optimal oleh kalangan dosen. Bahkan terdapat beberapa tools AI untuk mempercepat proses penelitian. Berikut beberapa contoh penggunaannya:
Baca juga: State of The Art dalam Penelitian dan 3 Cara Menentukannya
Lalu, bagaimana dengan regulasi menggunakan tools AI untuk mempercepat proses penelitian dosen? Bagi dosen dan mahasiswa di Indonesia bisa mengikuti ketentuan dari Kemdiktisaintek melalui Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (Gen AI) Pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi.
Jika ingin membaca informasi yang lebih lengkap, Anda bisa baca dan unduh melalui Buku Panduan.
Secara garis besar Kemdiktisaintek tidak melarang menggunakan AI oleh akademisi. Hanya saja perlu memastikan AI dipakai sebagai alat bantu dan jujur mengakui penggunaan tools AI tersebut dengan melakukan atribusi konten. Bisa dilihat pada buku panduan di halaman 49.
Sementara dalam menggunakan AI oleh dosen untuk menyusun karya tulis ilmiah sebagai luaran penelitian. Misalnya menyusun artikel ilmiah untuk diterbitkan ke satu jurnal, menulis buku hasil penelitian untuk diterbitkan lewat jasa penerbitan, dan sebagainya.
Maka kebijakan penggunaan tools AI menyesuaikan kebijakan dari publisher atau penerbit. Sejumlah publisher yang mengelola jurnal internasional memperbolehkan penggunaan AI dengan batasan yang jelas dan tegas. Contohnya pada publisher Elsevier,
Begitu juga dengan penerbit buku. Jadi, dosen wajib mengecek dan memastikan ketentuan penggunaan AI yang ditetapkan pengelola jurnal dan penerbit buku. Sehingga mengikuti ketentuan yang ditetapkan dan menunjang kelancaran publikasi ilmiah.
Baca selengkapnya: Memahami Aturan Penggunaan AI pada Jurnal Internasional Bereputasi
Tools berbasis teknologi AI terus berkembang dan semakin beragam. Jenis layanan yang disediakan variatif dan beberapa ideal digunakan kalangan akademisi. Berikut beberapa contoh tool AI untuk mempercepat proses penelitian dosen:
Bagi para dosen yang mengalami kesulitan menyusun bab pendahuluan atau introduction pada artikel jurnal ilmiah. Maka bisa menggunakan Claude yang akan membantu menyusun pendahuluan dengan cepat dan praktis. Layanan tersedia dalam paket gratis dan berbayar.
Tools AI berikutnya adalah Prosa AI, tools AI ini untuk membantu dosen dalam mencari data statistik yang relevan dengan kebutuhan penelitian yang dilakukan. Yakni melalui fitur NLP dan Pemrosesan Teks.
Tools AI untuk mempercepat proses penelitian dosen berikutnya adalah Connected Paper. Tools ini bisa digunakan untuk menganalisis tren penelitian, mencari teori yang relevan untuk menguatkan topik penelitian, dll.
Berikutnya ada tools AI bertajuk Humata yang bisa dimanfaatkan dosen untuk membuat rangkuman. Misalnya merangkum artikel pada jurnal yang dijadikan referensi penelitian. Humata menyediakan layanan paket gratis dan berbayar.
Bagi dosen yang membutuhkan referensi ilmiah kredibel. Maka bisa mengakses tools AI bernama Scite. Tools ini sendiri cukup populer dan banyak digunakan kalangan akademisi dan peneliti. Hanya saja, akses layanannya berbayar.
Membutuhkan rekomendasi referensi kredibel lain dari jurnal internasional bereputasi? Maka bisa memanfaatkan tools AI Semantic Scholar. Layanan AI di tools ini bisa diakses gratis dengan kewajiban registrasi akun.
Tools AI untuk mempercepat proses penelitian selanjutnya adalah tools Whale AI. Tools ini bisa digunakan para dosen untuk melakukan analisis data penelitian dengan cepat dan tentunya praktis. Selain itu, fitur lainnya juga sangat bergam untuk lebih banyak kebutuhan.
Paperpal AI juga bisa diandalkan kalangan dosen di Indonesia, terutama untuk meningkatkan keterbacaan karya tulis ilmiah berisi hasil penelitian. Tools AI ini bisa digunakan untuk mencari rekomendasi diksi yang lebih tepat.
Baca juga: Scopus AI: Definisi, Fitur, Cara Menggunakannya
Layanan lain juga disediakan Paperpal AI. Seperti layanan cek grammar, cek plagiarisme, deteksi AI, dan sebagainya. Layanan bisa diakses gratis maupun berbayar.
Menyusun daftar pustaka dan melakukan sitasi pada kutipan bisa sangat susah karena rumit. Para dosen bisa menggunakan tools AI bertajuk Citation Machine. Tak hanya membantu sitasi otomatis, tools ini juga mengecek plagiarisme.
Berikutnya ada tools AI bertajuk SOM AI. Tools ini menyediakan banyak sekali layanan. Mulai dari parafrase sampai konsultasi hasil penelitian, misalnya membaca data dalam tabel atau grafik, dan sebagainya berbasis chatbot AI.
Sejumlah tools AI untuk mempercepat proses penelitian tersebut, mana saja yang sudah pernah dan masih digunakan? Jika dirasa sangat terbantu, maka menggunakannya dalam jangka panjang bisa dipertmbangkan. Menggunakan AI bisa membantu meningkatkan produktivitas penelitian dan juga pengembangan karir akademik dosen.
Menunjang akselerasi tri dharma dengan memanfaatkan teknologi AI, bisa ikut serta dalam E-Course: AI untuk Dosen, Akselerasi Tridharma Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Dunia Dosen.
Selama bulan Ramadan, kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi tentu masih berjalan seperti biasanya. Hanya saja,…
Menerapkan sejumlah strategi sukses publikasi tembus jurnal SINTA tentu penting bagi dosen. Sebab, jurnal yang…
Para dosen pemula, mungkin belum mengetahui apa saja perbedaan Asisten Ahli dan Lektor. Asisten Ahli…
Melaksanakan kegiatan penelitian tentunya akan rutin dijalankan dosen di Indonesia. Kewajiban ini sudah dimiliki dosen…
Ada cukup banyak gaya sitasi yang digunakan di Indonesia, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun…
Pernahkah mencari informasi mengenai bagaimana cara menentukan dan mengukur TKT hasil penelitian? Bagi dosen, istilah…