Informasi

5 Cara Jadi Dosen yang Asyik

Dosen yang asyik mampu menjadikan profesi dosen lebih menyenangkan. Bagaimana caranya? Coba ikuti cara-cara ini agar jadi dosen asyik.

Profesi dosen merupakan profesi yang menyenangkan. Salah satunya karena terus menghadapi mahasiswa ataupun mahasiswi yang karakternya beraneka ragam. Plus, profesi ini memungkinkan untuk mengetahui banyak hal.

Anda juga harus mengajar sekaligus berdebat, untuk beradu argumen dan referensi. Situs hypno-teaching memberikan tips menjadi dosen yang asyik bagi mahasiswanya.

1. Gunakan Gadget

Lain dulu, lain sekarang. Mahasiswa saat ini bukan mahasiswa yang tenggelam dalam buku-buku tebal dan rela berjam-jam menghabiskan waktu mencari referensi buku di perpustakaan.

Sebagian waktu mahasiswa saat ini disibukkan dengan mencari informasi melalui gadget yang terkadang cenderung kurang relevan bahkan seringkali menyalin dengan sesama mahasiswa.

Mengutip laman, para pengajar dalam hal ini dosen disarankan untuk mengajar sesuai dengan perkembangan zaman. Bila saat ini para mahasiswa sudah mengerjakan tugas dengan didukung internet dan aplikasi komputer, maka dianjurkan untuk melatih diri sendiri agar menyesuaikan keadaan tersebut.

Menjadi dosen bukan berarti berhenti belajar, namun justru terus belajar agar dapat memberikan pengajaran serta bimbingan yang baik bagi mahasiswanya.

2. Berbicara sebagai Kawan dan Berbahasa “Gaul”

Namun hal ini tergantung dari pribadi masing-masing. Apabila berkenan untuk mengikuti perkembangan zaman yang begitu cepat, maka dosen lebih diperhatikan para mahasiswa sebab memiliki bahasa yang ‘nyambung’ atau mudah dipahami. Bahkan mahasiswa cenderung menaruh hormat kepadanya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Beberapa hal yang dianjurkan agar menjadi dosen yang menyenangkan bagi mahasiswa, yang pertama, memiliki niat dalam diri agar muncul motivasi meraih kesuksesan dalam mengajar. Sebaik apapun metode yang digunakan, apabila tidak memiliki niat dalam diri, tidak akan berhasil.

Lakukan persamaan posisi gerak tubuh, pemikiran, dan bahasa dengan mahasiswa. Sehingga akan memunculkan perasaan nyaman terhadap dosen tersebut. Manfaatnya kemudian, ia akan mudah berinteraksi dan berkomunikasi dengan mahasiswa. Mahasiswa pun mudah menerima materi yang disampaikan.

3. Jangan Menekan atau Mengintimidasi

Menekan atau mengintimidasi saat memberi pengarahan kepada mahasiswa, justru mengakibatkan mahasiswa tidak menikmati kuliah Anda. Mereka hanya terpaksa mengerjakan tugas, dan selebihnya sulit menyerap mata kuliah.

Baca juga: Komponen-Komponen Penting Kompetensi Pedagogik bagi Dosen

 

4. Gunakan Kalimat yang Positif dan Memuji

Selanjutnya, dosen lebih banyak menggunakan kata-kata positif. Dengan kata-kata yang lebih positif, mahasiswa akan lebih memperhatikan dan cepat merespon. Tidak berlebihan juga jika sesekali memuji mahasiswa.

Sebab, pujian adalah salah satu cara membentuk diri seseorang. Ini akan membuat seseorang lebih dihargai atas usahanya seberapapun usaha yang telah dilakukan.

5. Jadilah Teladan

Terakhir, berikan keteladanan tidak hanya dari ucapan namun juga perbuatan yang konsisten. Dengan demikian, kepercayaan antara dosen dan mahasiswa akan terbangun dengan baik.

 

foto: kabarcelebes.com
Prof. Dr. Drh. Hj. RR Retno Widyani, MS., MH.

Ludhy Cahyana, Pimpinan Redaksi LDII News Network (LINES) DPP LDII.

View Comments

  • Tulisan ibu inspiratif sekali, sudah saatnya image dosen killer dihapus di zaman modern tapi jadilah dosen yang disenangi, bahasa santai, pembawaan tidak kaku, bisa berbaur dg mahasiswa tapi tetap beretika dan disegani.

  • Jadi dosen itu memang butuh inspirasi yang fresh agar tidak membosankan. Kalau mahasiswa sudah bosa, ya apapun yang kita sampaikan tidak akan bisa mereka tangkap dan cerna dengan baik..

Recent Posts

Memahami Sebab Publikasi Ilmiah SLR Tidak Menunjang Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen

Menyusun artikel ilmiah dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) menjadi langkah yang sering diambil…

3 hours ago

Memahami Apa Itu Novelty pada Penelitian dan Cara Menentukannya

Salah satu indikator kualitas penelitian dikatakan baik adalah terdapat novelty pada penelitian tersebut. Novelty (kebaruan)…

3 hours ago

Research Gap : Pengertian, Fungsi, dan Korelasinya dengan Novelty Penelitian

Topik penelitian yang dipilih bisa jadi sudah pernah diteliti sebelumnya, dan tentu dalam kondisi ni…

3 hours ago

Beasiswa STEM Industri Strategis 2026 dari LPDP, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

Salah satu skema dalam Beasiswa LPDP tahun 2026 adalah Beasiswa STEM Industri Strategis. Beasiswa ini…

1 day ago

Pembukaan Beasiswa LPDP 2026, Ketentuan Baru dan Skema Baru!

Kabar baik untuk para calon dosen maupun dosen dan masyarakat luas di Indonesia yang menantikan…

1 day ago

Ini Ketentuan Baru dalam Penyetaraan Tunjangan Dosen Non-ASN dan Cara Perhitungannya

Dalam Permendikisaintek No. 52 Tahun 2025, besaran sejumlah jenis tunjangan dosen non-ASN dibuat setara dengan…

1 week ago